Kamis, 21 November 2019, WIB gudangberitaviral.com - Gudang Berita Viral
Breaking News

Kamis, 07 Nov 2019, 08:00:11 WIB, 1 View Tim Redaksi, Kategori : News
WP KPK Minta Buzzer Hentikan Pembunuhan Karakter Novel Baswedan - Gudang Berita Viral

gudangberitaviral.com – Wadah Pegawai Komisi Pemberantasan Korupsi (WP KPK) meminta buzzer dan para pegiat media sosial (Medsos) untuk berhenti membunuh karakter Novel. Pasalnya, mereka kerap menyebarkan narasi seolah teror terhadap penyidik senior KPK Novel Baswedan merupakan rekayasa.

“Saya pikir orang-orang ataupun mereka yang ada di dunia maya yang ingin mengubah, ingin membunuh karakter, dan membuat distorsi terhadap publik bahwa ini direkayasa saya minta untuk dihentikan dan distop,” kata Ketua Wadah Pegawai KPK Yudi Purnomo di Gedung Merah Putih KPK, Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Rabu (6/11).



WP KPK, kata Yudi, belum memutuskan untuk menempuh langkah hukum terhadap pihak maupun akun di media sosial yang ‘membunuh’ karakter Novel tersebut. Menurutnya, pegawai akan berkonsolidasi dengan tim kuasa hukum Novel dan Biro Hukum KPK mengenai langkah tersebut.

Menurut Yudi, narasi yang menyebut kasus teror terhadap Novel merupakan rekayasa telah menyakitkan hati para pegawai KPK. Apalagi, narasi tersebut dibangun saat tokoh nasional, tokoh agama, mahasiswa dan elemen lainnya mendorong agar kasus ini segera diselesaikan.

“Ini benar-benar suatu hal yang bagi kami sangat menyakitkan,” ujar Yudi.

Menurutnya, Novel telah memberantas korupsi sebagai penyidik di KPK kemudian dibuat seolah-olah bawah penyerangan terhadapnya adalah rekayasa. Padahal, kalau penyerangan itu rekayasa dari hari pertama Novel menyatakan bahwa itu disiram itu pasti akan kelihatan bahwa itu rekayasa.

“Pasti Novel akan langsung ditangkap,” sesal Yudi.

Yudi menegaskan, berbagai tim yang dibentuk oleh pihak kepolisian, Ombudsman, Komnas HAM, pegiat antikorupsi dan lainnya menunjukkan kasus teror terhadap Novel yang terjadi pada 11 April 2017 atau tepatnya 939 hari lalu tersebut bukan rekayasa. Namun, peneror yang membuat mata Novel cacat tersebut hingga kini belum juga tertangkap.

Bahkan, lanjutnya, tim teknis yang juga sudah turun yang merupakan rekomendasi dari tim pencari fakta gabungan yang terdiri dari para pakar juga belum mengungkap pelakunya. Sehingga bisa lihat bawah sama sekali tidak ada rekayasa terhadap kasus penyerangan Novel.

Apalagi, kata Yudi, Presiden Joko Widodo (Jokowi) selaku Kepala Negara dan Kepala Pemerintahan telah secara tegas memerintahkan aparat kepolisian untuk segera mengungkap kasus ini. Bahkan, Presiden memberi tenggat kepada Kepolisian menyelesaikan kasus ini pada awal Desember.

Oleh karena itu, Yudi berharap dalam waktu satu bulan ini, pihak kepolisian dapat mengungkap dan membekuk pelaku lapangan maupun aktor intelektual dari teror terhadap Novel.

“Kami masih menunggu Desember awal nanti itu seperti apa pengungkapannya dan kami harap bahwa pelakunya bukan hanya orang yang ada di lapangan yang menyiram langsung Novel dengan air keras tetapi juga pelaku-pelaku intelektualnya juga sudah tertangkap,” harapnya.

Sebelumnya, penyidik senior KPK Novel Baswedan membantah tudingan warganet terkait video viral di media sosial mengenai penyerangan hingga matanya mengalami luka serius. Menurut Novel, saat itu matanya belum dilakukan penanganan operasi ketika menjalani pengobatan di Singapura.

Novel menjelaskan, video itu diambil pada kurun waktu April-Juli 2017. Saat itu belum dilakukan operasi Osteo Odonto Keratoprosthesis (OOKP) pada mata kiri nya. Karena Profesor Donald Tan sedang upayakan dengan stem cell dengan cara dipasang selaput membran plasenta pada kedua matanya untuk menumbuhkan jaringan yang sudah mati.

Setelah itu, Novel menjalani operasi OOKP yang membuat kondisi mata dia terlihat rusak sebagaimana yang terlihat saat ini. Sebab dalam video itu terlihat mata Novel tidak merah.

“Saat itu bila orang lihat mata kiri saya seperti tidak sakit, bahkan tidak merah dan bening, seperti kelereng. Tapi sebenarnya selnya justru sudah banyak yang mati dan fungsi melihatnya sangat kurang,” tukas Novel.

 




Sumber: jawapos.com

Tag: viral, berita viral, hot news, news, gudang berita viral, jawapos, tribunnews, kompas, WP KPK Minta Buzzer Hentikan Pembunuhan Karakter Novel Baswedan

Tag: News



 PT Unilever Segera Pecah Saham 1:5  - Gudang Berita Viral PT Unilever Segera Pecah Saham 1:5
Kamis, 21 Nov 2019, 05:00:06 WIB, Dibaca : 0 Kali
 Posisi Wakil Komut Bank Mandiri Kosong  - Gudang Berita Viral Posisi Wakil Komut Bank Mandiri Kosong
Kamis, 21 Nov 2019, 05:00:06 WIB, Dibaca : 0 Kali
 Rob Holding: Arsenal Tidak Sedang Kritis  - Gudang Berita Viral Rob Holding: Arsenal Tidak Sedang Kritis
Kamis, 21 Nov 2019, 05:00:05 WIB, Dibaca : 0 Kali






Buffer Digg Facebook LinkedIn Pinterest Reddit StumbleUpon Tumblr Twitter VK Yummly Print