Selasa, 22 Oktober 2019, WIB gudangberitaviral.com - Gudang Berita Viral
Breaking News

Kamis, 03 Okt 2019, 17:00:12 WIB, 6 View Tim Redaksi, Kategori : News
Wali Kota Depok Senyum: Saya Bangga, Enggak Jauh sama Iwan Fals - Gudang Berita Viral

gudangberitaviral.com – Wali Kota Depok Mohammad Idris angkat bicara soal survey yang menyebut musisi Iwan Fals menjadi tokoh yang paling diinginkan masyarakat menjadi pemimpin di Depok, Jawa Barat. Menurutnya, hal itu menjadi suatu hal yang wajar menjelang Pilwalkot Depok yang akan berlangsung pada 2020 mendatang.

Dengan tersenyum, dia mengaku bangga karena disandingkan dengan nama besar sekelas pencipta lagu Umar Bakrie itu. Menurutnya, sosok Iwan Fals merupakan musisi yang dia kagumi. Bahkan, dia senang menyanyikan beberapa lagu karya ayahanda dari almarhum Galang Rambu Anarki itu.



“Saya bangga juga, hasilnya enggak jauh sama Iwan Fals,” selorohnya saat berkunjung ke redaksi Jawa Pos, Graha Pena, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, Kamis (3/10).

Menurutnya, sosok Iwan Fals adalah tokoh nasional. Berbanding terbalik dengan dirinya yang berasal dari Cilodong. Namun, dia tidak pesimis sebagai petahana. Karena, sebelumnya Rieke Dyah Pitaloka yang sempat diunggulkan menjadi Wali Kota Depok pun, akan tetap dilawannya.

“Mereka figur nasional. Saya bilang sudah pasti lebih dikenal. Karena manggungnya kemana-mana. Dulu Oneng (Sebutan Rieke-red) sampai 70 persen popularitasnya, dan saya hanya 5 persen. Saya tetap maju. Tapi waktu itu, dari DPP tidak menunjuknya,” ungkap Idris.

Survei Klinik Digital Vokasi UI

Seperti diberitakan Radar Depok (Jawa Pos Group), Siapa yang diinginkan warga Depok menjadi Wali Kota periode 2020-2025, sudah terang benderang. Ada tujuh nama tokoh asal Kota Depok yang jadi idola. Berdasarkan hasil survei Klinik Digital Vokasi Universitas Indonesia (UI) bersama Depok 24 Jam, Iwan Fals menjadi tokoh yang paling diinginkan netizen (Warganet) menjadi Walikota Depok periode 2020-2025.

Founder Klinik Digital Vokasi Universitas Indonesia, Devie Rahmawati mengatakan, metodelogi yang digunakan survei kualitatif dengan Google form serta pertanyaan tujuan. Partisipasi lebih dari 2.800 mengisi Google form. Tokoh pilihan netijen yang paling diingin menjadi Wali Kota Depok, Iwan Fals dengan 13 persen.

Kemudian disusul, Mohammad Idris dengan 12 persen, Pradi Supriatna 10 persen dan Nuroji 4 persen. Sedangkan, sambung Devie, Hendrik Tangke Allo, Imam Budi Hartono serta Babai Suhaimi masing-masing tiga persen.

“Yang paling tinggi itu netijen ingin siapapun jadi dengan 48 persen, yang penting sosok tersebut cinta benar dan nurut dengan warga. Untuk lain-lainnya di 4 persen,” kata Devie saat mempresentasikan hasil survei yang dilakukan bersama Depok 24 Jam di bilangan Margonda, Jumat (13/9).

Hal ini linier dengan profesi Walikota yang diinginkan netijen, yakni siapa saja yang penting cinta benar dan nurut dengan warga sebesar 48 persen. Sementara, peringkat kedua ditempati pengusaha 14 persen, disusul akademisi 13 persen, warga biasa 10 persen, politisi 8 persen.

Selanjutnya, birokrat, incumbent dan kalangan lembaga swadaya masyarakat masing-masing 2 persen dan terakhir dari kalangan artis 1 persen. “Kalau asal mana sosok yang diinginkan netizen, sebanyak 49 persen warga asli Depok, sementara 51 persen netizen tidak mempermasalahkan asal, yang penting sayang dan bisa memajukan Depok,” katanya.

Range usia yang diinginkan netizen, sebanyak 46 persen di usia 30-40 persen, 33 persen 40-50 tahun, 17 persen mengharapkan usianya sekitar 20-30 tahun. “Hanya 4 persen yang menginginkan usianya 50 tahun ke atas. Untuk gender, 88 persen memilih laki-laki dan 12 persen memilih perempuan,” ujarnya.

Sementara, jika merunut survei sosok wali kota yang diinginkan berdasarkan asal partai, sambung Devie, sebanyak 57 persen netizen memilih partai apa saja, yang penting sosoknya dapat diterima. Untuk PKS ada 14 persen, PDI Perjuangan dan Gerindra masing-masing 12 persen, dari koalisi partai 3 persen dan terakhir Partai Golkar 2 persen.

Dari agama, sebanyak 70 persen menginginkan sosok yang beragama Islam, 1 persen non muslim dan 29 persen tidak mempersoalkan agama yang dianut, asal dapat membawa perubahan lebih baik untuk Depok.

“Netijen cerdas akan lebih memilih kinerja daripada partai atau personal. Namun, masih punya selera konvensional untuk tetap mempertahankan preferensi terhadap tokoh muslim dengan gender laki-laki,” ucap Devie.

Dari survei tersebut, netijen memiliki ekspektasi walikota baru dapat meminimalisasi angka kriminal di depok 29 persen, mewujudkan program pendidikan berkualitas 22 persen, mampu menangani banjir dan sampah 13 persen. Ada juga yang menginginkan ada program murah di Depok, yakni 8 persen. Ekspektasi lainnya 28 persen.

“Harapan tinggi netizen terhadap berbagai masalah klasik perkotaan di Depok yang menjadi PR bertahun-tahun, seperti tata kelola kemacetan, manajemen kota dan lainnya,” ucap Devie.




Sumber: jawapos.com

Tag: News



Temui Jokowi, Kakak Kandung Cak Imin Bahas Infrastruktur Desa - Gudang Berita Viral Temui Jokowi, Kakak Kandung Cak Imin Bahas Infrastruktur Desa
Selasa, 22 Okt 2019, 17:00:09 WIB, Dibaca : 0 Kali
Dapat Bonus Queen dan Metallica, Basuki Tetap Menteri PUPR - Gudang Berita Viral Dapat Bonus Queen dan Metallica, Basuki Tetap Menteri PUPR
Selasa, 22 Okt 2019, 17:00:09 WIB, Dibaca : 0 Kali
Kapolresta Jogja: Merusak, Mencuri, Menjarah, Tak Niat Nonton Bola - Gudang Berita Viral Kapolresta Jogja: Merusak, Mencuri, Menjarah, Tak Niat Nonton Bola
Selasa, 22 Okt 2019, 17:00:09 WIB, Dibaca : 0 Kali






Buffer Digg Facebook LinkedIn Pinterest Reddit StumbleUpon Tumblr Twitter VK Yummly Print