Senin, 23 September 2019, WIB gudangberitaviral.com - Gudang Berita Viral
Breaking News

Jumat, 06 Sep 2019, 18:00:07 WIB, 1 View Tim Redaksi, Kategori : News
VW Kodok Dijejali Mesin Listrik, Biaya Bangun Capai Rp 1 Miliar - Gudang Berita Viral

gudangberitaviral.com – Keberadaan kendaraan canggih dengan bekal mesin yang lebih ramah lingkungan bertenaga listrik tak lantas membuat mobil keluaran lawas punah. Terlebih bagi para pencinta kendaraan klasik. Beragam cara dilakukan agar kendaraan lawas kesayangan bisa tetap melaju dan mengimbangi canggihnya teknologi kendaraan masa kini.

Adalah Rudi Susanto Rahardjo, pria yang mempertahankan mobil lawasnya untuk tetap bisa melaju cepat namun ramah lingkungan. Caranya dengan mengkonversi mesinnya menggunakan mesin listrik. Mobil lawas milik Rudi adalah VW Beetle atau di Indonesia dikenal dengan VW Kodok lansiran tahun 1973. Mobil dengan kelir krem itu mejeng di pameran otomotif Indonesia Electric Motor Show (IEMS) 2019 dan diklaim sebagai VW Beetle pertama di Indonesia yang menggunakan mesin listrik.



Soal VW Beetle listriknya, Rudi bercerita cukup banyak kepada gudangberitaviral.com saat ditemui di area IEMS 2019 di booth Penggemar Mobil Kuno Indonesia (PPMKI). Dengan ramah, Rudi menerangkan bahwa upayanya mengkonversi mesin VW Beetle-nya dari yang semula bertenaga combustion ke tenaga listrik adalah usaha untuk mempertahankan mobil klasik di tengah gempuran kendaraan canggih dan isu lingkungan.

VW Beetle listrik milik Rudi Susanto. Tua, tapi menolak punah. (Rian Alfianto/gudangberitaviral.com)

“Saya ingin membuat mobil (klasik) ini tetap bertahan selamanya tapi juga bisa tetap dipakai, nggak hanya dilihat. Caranya adalah dengan mengganti mesinnya dengan mesin listrik. Kita nggak tahu apakah pada 2045 nanti masih ada bensin atau tidak,” ujar Rudi.

Lebih jauh, Rudi mengatakan, hal tersebut menjadi konsen juga di kalangan pencinta kendaraan klasik. Dirinya bersama teman-temannya berpikir bagaimana nasib kendaraan klasiknya di era elektrifikasi yang mulai hadir di Indonesia ini.

“Caranya dengan mengganti mesinnya. Di satu sisi kita mendukung pemerintah, di sisi lain kita menyelamatkan mobil klasik. Karena mobil ini bagian dari sejarah Indonesia juga. Selain itu kita juga mendorong industri otomotif nasional terkait mobil listrik, baterainya, mesinnya, perakitannya,melibatkan talenta-talenta dalam negeri,” sambungnya.

Untuk dapat mengubah VW Beetle kesayangannya menjadi bermesin listrik, uang yang dikeluarkan disebut Rudi tak sedikit. Namun hal tersebut baginya tak jadi masalah, asalkan kendaraan klasiknya tetap terjaga namun tetap ramah lingkungan.

Mesin listrik disuntikkan ke mobil VW Beetle lansiran tahun 1976. (Rian Alfianto/gudangberitaviral.com)

“Sekitar Rp 600 juta sampai Rp 1 miliar (biaya membangun mobil klasik listrik). Tapi itu nggak mutlak, disesuaikan saja dengan kebutuhan. Apa-apa saja yang mau diganti selain mesin listriknya,” tutur Rudi.

Dari segi spesifikasi, VW Beetle listrik Rudi menggunakan mesin atau motor listrik buatan EV-West yang bermarkas di Amerika Serikat (AS). Mobil tersebut dengan mesin listriknya menggendong baterai Li ION 40 kW yang diletakkan di belakang dan di bagasi depan.

Banyak ubahan dilakukan di sektor ruang mesin, kaki-kaki dan transmisi untuk dapat membuat VW klasik ini dijejali mesin listrik. Tangki bensin dibuang, engine mounting atau dudukan mesin disesuaikan supaya mesinnya bisa masuk dan menempel dengan sempurna.

Interior tetap dipertahankan orisinalitasnya (Rian Alfianto/gudangberitaviral.com)

Selain ubahan tersebut, bagian interior dan eksterior tak banyak berubah. Rudi menyebut, kendati diubah dengan mesin listrik, orisinalitas kendaraannya tetap diusahakan dapat dijaga dengan mempertahankan keaslian interior, pernak- pernik yang ada, dan eksteriornya.

Dengan mesin listrik, VW Beetle yang juga digunakan sehari-hari itu, Rudi menyebut mampu mencapai efisiensi hingga setengah dari mesin combustion sebelumnya. Hal tersebut karena mesin listrik disebutnya relatif bebas perawatan, tidak menenggak bensin dan sparepart-nya banyak karena mesin listriknya relatif baru.

VW Beetle listrik milik Rudi membutuhkan waktu pengecasan 4-5 jam dengan baterai benar-benar habis. Dengan pengisian penuh, VW Beetle listrik itu sanggup menjelajah sejauh 150 Km dengan performa yang dikatakan meningkat sebesar 25 persen jika dibandingkan dengan mesin lama yang digendongnya.




Sumber: jawapos.com

Tag: News



Polisi Amankan Mahasiswa Eksodus, Kapolda: Itu Mahasiswa Luar Papua - Gudang Berita Viral Polisi Amankan Mahasiswa Eksodus, Kapolda: Itu Mahasiswa Luar Papua
Senin, 23 Sep 2019, 18:00:08 WIB, Dibaca : 0 Kali
Cagar Alam Kersik Luway Terbakar, Petugas Minta Water Booming - Gudang Berita Viral Cagar Alam Kersik Luway Terbakar, Petugas Minta Water Booming
Senin, 23 Sep 2019, 18:00:08 WIB, Dibaca : 0 Kali
Disetujui Banggar, RUU APBN 2020 Siap Disahkan dalam Sidang Paripurna - Gudang Berita Viral Disetujui Banggar, RUU APBN 2020 Siap Disahkan dalam Sidang Paripurna
Senin, 23 Sep 2019, 18:00:08 WIB, Dibaca : 0 Kali






Buffer Digg Facebook LinkedIn Pinterest Reddit StumbleUpon Tumblr Twitter VK Yummly Print