Senin, 26 Agustus 2019, WIB gudangberitaviral.com - Gudang Berita Viral
Breaking News

Jumat, 09 Agu 2019, 15:00:07 WIB, 1 View Tim Redaksi, Kategori : News
Unjuk Rasa Makin Marak, Waspada jika Bepergian ke Hongkong - Gudang Berita Viral

gudangberitaviral.com – Pemerintah Hongkong berusaha mendinginkan situasi. Kamis (8/8) mereka mengeluarkan pernyataan tertulis. Isinya, Hongkong tetaplah kota yang ramah terhadap pengunjung dan punya tradisi melakukan protes secara damai. Meski, mereka mengakui bahwa belakangan ini ada demonstran yang memblokade jalan, melakukan vandalisme, dan bentrok dengan polisi.

“Dampak konfrontasi ilegal itu terbatas di area tertentu di dekat rute demo dan tidak menyebar luas.” Demikian bunyi pernyataan pemerintah Hongkong seperti dikutip The New York Times.



Paparan itu keluar setelah beberapa negara meningkatkan status travel advisory atau anjuran perjalanan ke Hongkong karena demo yang terus-menerus berakhir ricuh. Yang terbaru adalah pemerintah AS. Departemen Luar Negeri AS meminta penduduknya yang akan mengunjungi atau sedang berada di Hongkong untuk meningkatkan kewaspadaan.

“Demo ini bisa terjadi dengan sedikit ataupun tanpa pemberitahuan sama sekali dan tampaknya akan terus berlanjut.” Demikian bunyi anjuran perjalanan AS itu seperti dikutip Agence France-Presse. Australia, Inggris, Irlandia, Jepang, dan Singapura sudah lebih dulu mengeluarkan anjuran serupa.

Negara-negara tersebut waswas penduduknya bakal terjebak di antara para demonstran. Sebab, Hongkongers (sebutan untuk penduduk Hongkong, Red) bakal berdemo di dalam bandara selama tiga hari terhitung mulai siang ini. Bandara dianggap sebagai tempat yang tepat lantaran polisi tentu tidak akan berani menyerang mereka dengan pentungan, peluru karet, dan gas air mata. Beda halnya jika mereka demo di luar ruangan.

Massa juga ingin menginformasikan kepada semua pengunjung yang datang ke Hongkong tentang apa yang terjadi dan situasi terbaru di kota tersebut. Tidak diketahui demo itu bakal berdampak pada jadwal penerbangan atau tidak. Aksi turun ke jalan dan mogok masal Senin (5/8) mengakibatkan setidaknya 160 penerbangan dibatalkan.

Hongkongers tahu mereka menyulitkan para pendatang. Karena itu, mereka membuat selebaran online yang menjelaskan situasi mereka saat ini. Massa meminta maaf kepada para pengunjung karena aksi yang terjadi selama beberapa bulan belakangan ini telah mengganggu rencana perjalanan mereka.

“Anda tiba di kota yang rusak dan tercabik, bukan kota yang Anda bayangkan sebelumnya. Namun, kota yang Anda bayangkan itulah yang kini sedang kami perjuangkan.” Begitulah bunyi kutipan selebaran delapan halaman tersebut seperti dikutip Hong Kong Free Press.

Mereka meyakinkan para pengunjung bahwa beberapa tahun lagi bisa melihat Hongkong yang glamor dan cantik seperti yang mereka bayangkan.

Di pihak lain, demo yang berlarut-larut berdampak pada pasar saham. Pekan lalu bursa saham turun hampir 10 persen. Itu adalah penurunan terendah selama 8 bulan ini. Rata-rata penduduk Hongkong berinvestasi di pasar saham.




Sumber: jawapos.com

Tag: News



 BPJS Dibantu China,Luhut Sebut Hanya Sebatas Saran  - Gudang Berita Viral BPJS Dibantu China,Luhut Sebut Hanya Sebatas Saran
Senin, 26 Agu 2019, 03:00:05 WIB, Dibaca : 0 Kali
 Pep: Silva Pemain Terbaik Yang Pernah Saya Lihat  - Gudang Berita Viral Pep: Silva Pemain Terbaik Yang Pernah Saya Lihat
Senin, 26 Agu 2019, 03:00:04 WIB, Dibaca : 0 Kali
 Pemprov Jabar Kirim Lima Ulama Dakwah ke Inggris  - Gudang Berita Viral Pemprov Jabar Kirim Lima Ulama Dakwah ke Inggris
Senin, 26 Agu 2019, 03:00:02 WIB, Dibaca : 0 Kali






Buffer Digg Facebook LinkedIn Pinterest Reddit StumbleUpon Tumblr Twitter VK Yummly Print