Minggu, 25 Agustus 2019, WIB gudangberitaviral.com - Gudang Berita Viral
Breaking News

Kamis, 08 Agu 2019, 18:00:07 WIB, 2 View Tim Redaksi, Kategori : News
Tutup Semburan Minyak PHE ONWJ, Pengeboran Relief Well Capai 624 Meter - Gudang Berita Viral

gudangberitaviral.com – PT Pertamina Hulu Energi Offshore Northwest Java (PHE ONWJ) berhasil mempercepat pengeboran sumur baru, yakni relief well (RW) YYA-1RW, untuk menutup semburan sumur YYA-1 yang telah terjadi sejak Jumat (12/7) lalu. Hingga saat ini, pengeboran sumur YYA-1RW mencapai kedalaman sekitar 624 meter dari target 2.765 meter.

“Kami akan mengontrol sumur YYA-1 melalui sumur baru YYA-1RW ini, sehingga nanti bisa secepatnya menutup sumur agar tidak lagi menumpahkan minyak,” kata VP Relations Pertamina Hulu Energi, Ifki Sukarya di Kantor PLN, Jakarta, Kamis (8/8).



Ifki menjelaskan, sumur baru dibor secara miring menuju lokasi lubang sumur YYA-1 hingga mencapai titik kedalaman tanah tertentu untuk menutup sumur yang mengeluarkan gelembung gas tersebut. Pengeboran sumur baru itu telah dimulai sejak Kamis (1/8) pukul 14.00 WIB atau dua hari lebih cepat dari jadwal semula.

Pengeboran relief well YYA-1RW merupakan upaya PHE ONWJ untuk menghentikan gelembung gas di sumur YYA-1 setelah selama satu minggu terakhir melakukan survei untuk menentukan titik sumur dan penempatan menara bor (rig).

“Pemilihan lokasi pengeboran sumur baru itu telah melalui kajian keamanan dari tiga aspek yakni HSSE, subsurface, dan seabed survey,” terangnya.

PHE ONWJ memakai perusahaan well control kelas dunia untuk mematikan sumur YYA-1 itu yakni Boots & Coots. Perusahaan asal Amerika Serikat (AS) tersebut berpengalaman dan telah terbukti menghentikan insiden serupa sumur YYA-1, namun dengan skala jauh lebih besar, di Teluk Meksiko.

Setelah sumur baru YYA-1RW mencapai titik kedalaman sumur YYA-1 yang ditentukan, maka akan dipompakan lumpur berat dari sumur baru untuk mematikan sumur YYA-1.

“Nanti, setelah sumur YYA-1 dinyatakan mati akan dilakukan monitoring selama 24 jam penuh sebelum dilanjutkan ke proses plug and abandon atau penutupan sumur secara permanen,” bebernya.

PHE ONWJ terus berupaya secara optimal menahan tumpahan minyak sumur YYA-1 agar tidak melebar ke perairan yang lebih luas dengan melakukan strategi proteksi berlapis di sekitar anjungan serta mengejar, melokalisasi, dan menyedot ceceran minyak yang melewati batas sabuk oil boom di sekitar anjungan YYA-1.

Selain penanganan control sumur, PHE ONWJ juga melakukan penanganan oil spill di offshore dan onshore. Di offshore penanganan dilakukan dengan menggunakan 4.200 meter static oil boom di layer pertama dan 400 meter static oil boom di layer kedua untuk mengejar minyak yang lolos IMT juga memasang movable oil boom 700 meter.

Sebagai langkah antisipasi IMT juga memasang satu set oil boom sepanjang 400 meter di sekitar FSRU Nusantara Regas, empat skimmer dan 44 kapal. Sedangkan di onshore menggunakan, 2670 meter oil boom di muara sungai dan pembersihan bersama dengan masyarakat dan pihak terkait.




Sumber: jawapos.com

Tag: News



Ada Kolam Berendam Air Panas di Ruang Ganti Pemain Stadion Manahan - Gudang Berita Viral Ada Kolam Berendam Air Panas di Ruang Ganti Pemain Stadion Manahan
Minggu, 25 Agu 2019, 21:00:07 WIB, Dibaca : 0 Kali
MPR Gelar Sosialisasi 4 Pilar di Kawasan Kerajaan Islam Bubohu - Gudang Berita Viral MPR Gelar Sosialisasi 4 Pilar di Kawasan Kerajaan Islam Bubohu
Minggu, 25 Agu 2019, 21:00:06 WIB, Dibaca : 0 Kali
Untuk Kali Pertama dalam Sejarah, Australia Menghajar Amerika Serikat - Gudang Berita Viral Untuk Kali Pertama dalam Sejarah, Australia Menghajar Amerika Serikat
Minggu, 25 Agu 2019, 21:00:06 WIB, Dibaca : 0 Kali






Buffer Digg Facebook LinkedIn Pinterest Reddit StumbleUpon Tumblr Twitter VK Yummly Print