Senin, 23 September 2019, WIB gudangberitaviral.com - Gudang Berita Viral
Breaking News

Senin, 02 Sep 2019, 17:00:10 WIB, 4 View Tim Redaksi, Kategori : News
Tolak Brexit, Oposisi Manfaatkan Waktu Cegah No Deal - Gudang Berita Viral

gudangberitaviral.com – “Ini kesempatan terakhir,” ujar Ketua Partai Buruh Inggris Jeremy Corbyn. Pemimpin oposisi itu tak main-main untuk menghentikan upaya menjalankan no deal Brexit. Jika gagal, sangat mungkin Inggris bakal keluar dari Uni Eropa pada 31 Oktober meski tanpa kesepakatan.

Semua pihak yang tak sependapat dengan Perdana Menteri Inggris Boris Johnson sudah berancang-ancang. Celah waktu sekitar sepekan di parlemen merupakan kesempatan satu-satunya untuk mengajukan mosi dan menyidangkannya. Apabila lewat sedikit saja, mereka terpaksa beristirahat selama 23 hari.



Memang, perjuangan untuk menghentikan penundaan sesi parlemen yang sudah disetujui Ratu Elizabeth II belum selesai. Kamis nanti (5/9) gugatan dari pebisnis Gina Miller bakal disidangkan. Gugatan tersebut mendapatkan dukungan dari mantan Perdana Menteri John Major dan tokoh politik lainnya.

Sayang, banyak anggota parlemen yang pesimistis bahwa gugatan tersebut bakal lolos. Mereka lebih memilih mengerahkan upaya politik untuk membatasi ruang gerak kabinet pemerintah. Salah satunya, meloloskan legislasi yang mewajibkan pemerintah menghapus opsi no deal Brexit.

“Yang paling penting, kami bisa mencegah perdana menteri mengeluarkan Inggris tanpa kesepakatan. Soal perlu diperpanjang dan berapa lama, itu urusan nanti,” ungkap Sir Keir Starmer kepada BBC. Starmer merupakan petinggi Buruh yang mengepalai urusan Brexit.

Hati kubu anti-Brexit sudah panas. Bukan hanya tokoh politik, masyarakat pun ikut menunjukkan ketidakpuasan mereka.

Sabtu lalu pengunjuk rasa turun ke jalan di berbagai kota besar Inggris. Dengan suara peluit dan dentuman drum, mereka terus mengolok-olok Johnson. Berkali-kali mereka berteriak: Johnson Tak Tahu Malu.

“Saya benar-benar jijik dengan apa yang terjadi. Kita tak bisa memercayai dia (Johnson, Red),” ujar Maya Dunn, warga Belanda yang lama tinggal di Inggris, kepada Agence France-Presse.

Johnson tak tinggal diam. Dalam wawancara dengan Sunday Times, dia memanggil seluruh simpatisan Brexit garis keras. Menurut dia, warga Inggris yang baik seharusnya mendukung pemerintah untuk memenuhi amanat referendum 2016.

“Saya ingin tanya kepada semua warga Inggris. Apakah Anda ingin berpihak kepada Jeremy Corbyn dan kumpulan orang yang ingin menghapus amanat rakyat?” jelasnya.

Sementara itu, Ketua Tim Negosiasi Uni Eropa Michel Barnier mementahkan peluang Inggris mendapat solusi alternatif. Dia mengatakan bahwa upaya Inggris untuk menghilangkan backstop dari kesepakatan perceraian tak akan berhasil. Karena itu, dia tak merasa optimistis kedua pihak bisa menemukan titik tengah.

“Backstop adalah toleransi paling maksimal yang bisa diberikan Uni Eropa kepada negara yang tak lagi jadi anggota,” ujar Barnier kepada Sunday Telegraph.




Sumber: jawapos.com

Tag: News



Penderita ISPA di Daerah Terdampak Karhutla Terus Bertambah - Gudang Berita Viral Penderita ISPA di Daerah Terdampak Karhutla Terus Bertambah
Senin, 23 Sep 2019, 12:00:12 WIB, Dibaca : 1 Kali
Aneh Tapi Begitu Adanya, Pohon Kelapa di Tengah Jalan Setapak Baru - Gudang Berita Viral Aneh Tapi Begitu Adanya, Pohon Kelapa di Tengah Jalan Setapak Baru
Senin, 23 Sep 2019, 12:00:12 WIB, Dibaca : 1 Kali
Kemenhub Bangun Sarana Transportasi di Objek Superprioritas - Gudang Berita Viral Kemenhub Bangun Sarana Transportasi di Objek Superprioritas
Senin, 23 Sep 2019, 12:00:12 WIB, Dibaca : 0 Kali






Buffer Digg Facebook LinkedIn Pinterest Reddit StumbleUpon Tumblr Twitter VK Yummly Print