Selasa, 19 November 2019, WIB gudangberitaviral.com - Gudang Berita Viral
Breaking News

Jumat, 08 Nov 2019, 03:00:02 WIB, 4 View Tim Redaksi, Kategori : News
 Terdakwa Pembakaran Polsek Minta Sumpah Mubahalah  - Gudang Berita Viral

gudangberitaviral.com, Surabaya - Abdul Muqtadir salah satu terdakwa kasus pembakaran Mapolsek Tambelangan, Sampang, meminta majelis hakim yang diketuai Rochmad untuk sumpah Mubahalah.

Hal itu disampaikan dalam persidangan yang mengagendakan keterangan saksi meringankan (a de charge), Kamis (7/11/2019).

Mubahalah adalah sumpah antara dua pihak untuk saling memohon dan berdoa kepada Allah SWT. Tujuannya, supaya Allah SWT melaknat dan membinasakan atau mengazab pihak yang batil (salah) atau menyalahi pihak yang benar.

Ada tiga saksi yang dihadirkan tim penasehat hukum terdakwa. Ketiga saksi tersebut adalah Saifudin, Choirul Anam dan Fariji. Saksi Saifudin menerangkan bahwa sebelum kejadian pembakaran Mapolsek, sekira pukul 10-11 malam, terdakwa Abdul Muqtadir sedang berada di rumahnya.

Namun keterangan saksi tersebut terpatahkan ketika ketua majelis hakim Rochmad mencerca pertanyaan yang ditujukan kepada terdakwa Abdul Muqtadir. Hakim menilai banyak ketidak cocokan yang terdapat pada keterangan saksi Saifudin ini dengan keterangan terdakwa Abdul Muqtadir. Tentunya hal itu membuat hakim Rochmad angkat bicara.

"Itu hak saudara untuk bicara apapun, namun yang pasti apa yang terdapat pada fakta persidangan tidak bisa anda sangkal. Pada intinya kejadian (pembakaran Mapolsek, red) ada. Dan bukti-bukti bukan hanya diperoleh dari keterangan saudara saja sebagai terdakwa, masih banyak keterangan saksi lain yang juga perlu dipertimbangkan," ujar hakim Rochmad.

Menanggapi itu, terdakwa Abdul Muqtadir meminta dirinya disumpah Mubahalah dalam sidang. "Saya minta di-mubahalah pak hakim. Apabila saya berbohong saya siap menerima azab didunia dan akhirat pak hakim," ujar terdakwa.

Namun permintaan itu tidak dikabulkan oleh hakim. "Maaf, dalam acara hukum pidana, istilah (mubahalah) itu tidak ada," imbuh hakim.

Terpisah, penasehat hukum terdakwa, Dimas Aulia berpendapat bahwa keterangan para saksi sidang hari ini makin meringankan posisi hukum para terdakwa. “Setidaknya keterangan para saksi bisa dipertimbangan majelis hakim untuk meringankan jeratan para terdakwa,” ujarnya.

Sidang dilanjutkan Kamis (14/11/2019) pekan depan dengan agenda pembacaan berkas tuntutan oleh tim Jaksa Penuntut Umum (JPU) dari Kejati Jatim.



Untuk diketahui, kasus pembakaran Mapolsek Tambelangan ini dibagi dalam dua berkas perkara. Pada berkas perkara pertama untuk tiga terdakwa Habib Abdul Qhodir, Hadi Mustofa dan Supandi. Proses hukum ketiganya sudah memasuki tahap penuntutan.

Sedangkan diberkas perkara kedua, ada 6 terdakwa yang hari ini menjalani sidang. Mereka adalah terdakwa Satiri, Bukhori alias Tebur, Abdul Muqtadir, Hasan Achmad, Ali dan Abdul Rohim. Dalam kasus ini, para terdakwa didakwa dengan pasal yang berbeda.

Terdakwa Habib Abdul Qhodir, Hadi Mustofa dan Supandi didakwa melanggar Pasal 200 KUHP tentang Perusakan Fasilitas Umum, Pasal 187 KUHP tentang Pembakaran, serta Pasal 170 KUHP tentang Pengeroyokan.

Sedangkan terdakwa Satiri, Bukhori alias Tebur, Abdul Muqtadir, Hasan Achmad, Ali dan Abdul Rohim disangkakan melanggar Pasal 187 KUHP tentang Pembakaran, serta Pasal 170 KUHP tentang Pengeroyokan.

Pembakaran Mapolsek Tambelangan tersebut dipicu informasi hoaks yang menyebut seorang ulama Madura ditangkap polisi saat mengikuti aksi 22 Mei 2019 di Jakarta dan membuat Mapolsek Tambelangan rata dengan tanah.

Sebanyak 11 Sepeda motor baik milik pribadi maupun dinas juga habis terbakar. Kerugian material dalam kasus ini sebesar Rp10 miliar. [beritajatim]




Sumber: inilah.com

Tag: viral, berita viral, hot news, news, gudang berita viral, jawapos, tribunnews, kompas, Terdakwa Pembakaran Polsek Minta Sumpah Mubahalah

Tag: News



Wisnu Murti, Mahasiswa UWK Peraih Puluhan Piala Off-Road - Gudang Berita Viral Wisnu Murti, Mahasiswa UWK Peraih Puluhan Piala Off-Road
Selasa, 19 Nov 2019, 20:00:12 WIB, Dibaca : 1 Kali
Setelah Dualisme Panjang, Akhirnya PPP Islah - Gudang Berita Viral Setelah Dualisme Panjang, Akhirnya PPP Islah
Selasa, 19 Nov 2019, 20:00:12 WIB, Dibaca : 0 Kali
Jaringan Pedofil Mangsa 546 Pemuda Afghanistan - Gudang Berita Viral Jaringan Pedofil Mangsa 546 Pemuda Afghanistan
Selasa, 19 Nov 2019, 20:00:12 WIB, Dibaca : 0 Kali






Buffer Digg Facebook LinkedIn Pinterest Reddit StumbleUpon Tumblr Twitter VK Yummly Print