Sabtu, 21 September 2019, WIB gudangberitaviral.com - Gudang Berita Viral
Breaking News

Rabu, 11 Sep 2019, 18:00:05 WIB, 1 View Tim Redaksi, Kategori : Bisnis
 Telefast Indonesia Masuk Efek Syariah  - Gudang Berita Viral

gudangberitaviral.com, Jakarta - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menetapkan efek bersifat ekuitas PT Telefast Indonesia Tbk masuk dalam jajaran efek syariah.

Hal itu tertuang dalam keputusan Nomor Kep-58/D.04/2019 tentang Penetapan Saham Telefast Indonesia sebagai Efek Syariah.

“Dengan dikeluarkannya keputusan Dewan Komisioner OJK tersebut, maka efek tersebut masuk Daftar Efek Syariah sebagaimana keputusan Dewan Komisoner OJK Nomor KEP/29/D-04 tanggal 23 Mei 2019 tentang Daftar Efek Syariah,” sebut pengumuman OJK tertanggal 11 September 2019.



OJK menjelaskan, sumber data yang digunakan sebagai bahan penelaahan berasal dari dokumen Pernyataan Pendaftaran serta data pendukung lainnya, berupa data tertulis yang diperoleh dari Emiten maupun dari pihak–pihak lainnya yang dapat dipercaya.

Ke depan, OJK akan secara periodik melakukan review atas Daftar Efek Syariah berdasarkan Laporan Keuangan Tengah Tahunan dan Laporan Keuangan Tahunan dari Emiten atau Perusahaan Publik.

Review atas Daftar Efek Syariah juga dilakukan apabila terdapat Emiten atau Perusahaan Publik yang Pernyataan Pendaftarannya telah menjadi efektif dan memenuhi kriteria Efek Syariah atau apabila terdapat aksi korporasi, informasi, atau fakta dari Emiten atau Perusahaan Publik yang dapat menyebabkan terpenuhi atau tidak terpenuhinya kriteria Efek Syariah.

PT Telefast Indonesia Tbk (TLFIN) yang merupakan anak usaha PT M Cash Integrasi Tbk (MCAS) telah mendapat pernyataan efektif penawaran saham perdana atau initial public offering (IPO) dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) pada tanggal 5 September 2019.

Emiten teknologi informasi ini telah menetapkan harga pelaksanaan IPO sebesar Rp180, sehingga perseroan akan meraup dana Rp74,999 miliar. Dalam aksi korporasi tersebut, perseroan menawarkan sebanyak 416.666.500 lembar saham baru dengan menunjuk PT Kresna Sekuritas dan PT Trimegah Sekuritas Indonesia Tbk selaku penjamin pelaksana emisi efek.

Perseroan akan melakukan penawaran umum pada tanggal 9-11 September 2019 dan dicatatkan di Bursa Efek Indonesia pada tanggal 17 September 2019. dana hasil IPO rencananya akan digunakan untuk modal kerja sebesar 70%, belanja modal 25%, dan keperluan perekrutan SDM perusahaan 5%.

Sementara 70% modal kerja akan diperuntukkan untuk sejumlah keperluan, meliputi penjualan voucer, solusi HR berbentuk aplikasi (HR.ku dan Bilik Kerja), dan modal kerja untuk pembelian. Kemudian 25% untuk belanja modal lebih banyak digunakan untuk pengembangan software dan hardware HR.ku dan Bilik Kerja.

HR.ku merupakan aplikasi yang menyediakan solusi untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari para karyawan sekaligus memiliki fitur untuk absensi hingga pengajuan cuti. Sementara Bilik Kerja merupakan platform yang mempertemukan talenta atau tenaga kerja dengan perusahaan.

Perseroan mengelola bisnis dengan memberikan solusi bagi berbagai perusahaan dalam mengelola sistem SDM yang terintegrasi. Selain itu juga menyediakan kebutuhan SDM dengan cepat dan tepat dengan didukung oleh inovasi teknologi. [hid]
 




Sumber: inilah.com

Tag: News



 Sudah Oke, Stadler Bikin Pabrik KA di Banyuwangi  - Gudang Berita Viral Sudah Oke, Stadler Bikin Pabrik KA di Banyuwangi
Sabtu, 21 Sep 2019, 05:00:04 WIB, Dibaca : 0 Kali
 Rivaldo Kritik Penampilan Madrid dan Hazard  - Gudang Berita Viral Rivaldo Kritik Penampilan Madrid dan Hazard
Sabtu, 21 Sep 2019, 05:00:04 WIB, Dibaca : 1 Kali
 MMKSI Resmikan Diler Baru di Blitar  - Gudang Berita Viral MMKSI Resmikan Diler Baru di Blitar
Sabtu, 21 Sep 2019, 05:00:02 WIB, Dibaca : 1 Kali






Buffer Digg Facebook LinkedIn Pinterest Reddit StumbleUpon Tumblr Twitter VK Yummly Print