Rabu, 13 November 2019, WIB gudangberitaviral.com - Gudang Berita Viral
Breaking News

Sabtu, 02 Nov 2019, 11:00:12 WIB, 3 View Tim Redaksi, Kategori : News
Taman Ismail Marzuki Bersolek Lewat Mural - Gudang Berita Viral

gudangberitaviral.com – Taman Ismail Marzuki (TIM) dikenal sebagai rumah bagi para seniman di Indonesia. Berdiri sejak 50 tahun yang lalu, eksistensinya tidak lekang dimakan era digital.

Terlebih bertepatan di usia ke-50, pengelola TIM menyampaikan apresiasi penuh kepada tokoh-tokoh seniman yang berpengaruh membangun TIM. Salah satunya dengan pembuatan mural tokoh seniman yang tersebar di seluruh kawasan TIM.



Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) DKI Jakarta, Edi Junaedi, melaunching #1Mural Cikini di Taman Ismail Marzuki (TIM), Menteng, Jakarta Pusat, beberapa waktu lalu. “Para seniman juga harus disiapkan dan sering dilakukan kegiatan sebagai pemantik mereka,” kata Edi Junaedi dalam keterangan tertulis yang diterima gudangberitaviral.com, Sabtu (2/11).

Edi mengatakan, ini merupakan bentuk dukungan Pemprov DKI Jakarta dalam mempromosikan dan memfasilitasi para seniman Jakarta. Pada kesempatan itu, Edi juga mendorong pihak TIM untuk terus aktif menggelar kesenian.

“2021 revitalisasi TIM ini selesai, sehingga TIM akan bertaraf Internasional. Para seniman juga harus disiapkan dan sering dilakukan kegiatan sebagai pemantik mereka,” ujar Edi.

Sementara itu, Ketua Dewan Kesenian Jakarta, Irawan menjelaskan, pada #1Mural Cikini ini menampilkan empat seniman, yaitu Anggi Ananda Riski dengan judul Mitologi of Nusantara, Reflect dengan Judul Gugur Bunga, 100 persen made in Indonesia oleh Vonny Ratna Indah, dan Edi Bonetski dengan judul Mural Jakarta Metro Slow.

“Tema-tema yang diberikan kepada muralis tidak ditentukan, mereka bebas mengekpresikan kritik dan sarannya melalui mural. Hastag (#)1 dipilih karena diharapkan akan ada seri kelanjutanya,” terangnya.

Sedangkan, salah satu Muralis Jakarta, Anggi Ananda Riski mengungkapkan, dirinya menampilkan 10 karakter makhluk dan tokoh mitologi dalam muralnya. “10 makhluk mitilogi di antaranya Banas Pati, Nyi Roro Kidul, Babi Ngepet, Lembu Swana, Garuda, dan Wiro Sableng, tujuanya agar masyarakat Indonesia tetap mengenal makhluk dan tokoh-tokoh mitologi yang berkembang di Indonesia, bahwa budaya indonesia ini juga sangat beragam,” benernya.

Ia berharap, ke depanya Pemprov DKI Jakarta semakin sering memfasilitasi para seniman untuk berkarya dan mengangkat semua yang dimiliki Indonesia. “Sebagai seniman kami berharap ke depan karya kami selalu dipamerkan dan difasilitasi,” tandasnya.

Penghargaan Tertinggi ke Budayawan

Mural seniman hiasi kawasan TIM (Dery Ridwansah/gudangberitaviral.com)

Saat memasuki gerbang TIM, kawasan pertama yang dapat kita nikmati muralnya adalah sang pujangga, Chairil Anwar dengan catatan tahun 1946. Terlihat sosok Chairil yang gagah, dengan dominasi mural hitam.

“Kami ingin memberikan penghargaan setinggi-tingginya kepada para seniman budayawan yang turut andil adanya tim dan membesarkan TIM,” tutur Kepala Humas TIM, Eko Wahyu Wibowo.

Selain, Chairil Anwar tokoh-tokoh lainnya seperti Radeh Saleh, HB Jassin, Ismail Marzuki dan Huri Adam terlukis penuh warna di dinding-dinding. Selain wajah tokoh, kata-kata pamungkas juga menghidupkan gambar-gambar tersebut.

Eko sendiri menyatakan alasan atas diangkatnya kelima tokoh bersejarah tersebut diangkat menjadi mural. Seperti Raden Saleh, sosoknya dikenal menjadi sang empunya tanah TIM, yang turut menjadi saksi megahnya TIM saat ini. Lokasi muralnya terlukis di Menara Observatorium Kode begitupula gambar Ismail Marzuki.

Lanjut ke tokoh budayawan, HB Jassin yang koleksi-koleksinya berjejer rapi, bahkan ada namanya tercantum di salah satu bangunan di TIM. Untuk lokasi muralnya, para pengunjung dapat menikmatinya di area Gedung Pusat Dokumentasi dan Sastra HB yasin.

Lalu, Chairil Anwar yang memang sang pujangga yang sampai saat ini masih menjadi inspirasi generasi muda untuk menuangkan isi dan gagasan lewat puisi. Terakhir, Huri Adam seorang koreografer dan maestro tari. Huri dikenal sebagai yang mewakili pelaku seni perempuan di TIM. Muralnya terpampang di Gedung Graha Bhakti Budaya

“Diharapkan agar kaum milenial dan para seniman muda bisa meneruskan semangat beliau, dalam mengembangkan seni budaya di Indonesia,” tuturnya.

Eko menyampaikan setiap karya mural yang ada di TIM melalui proses kurasi oleh Dewan Kesenian Jakarta. Sebab, menurutnya agar estetika dapat terjaga maka semuanya perlu melalui proses keteraturan.

“Memang karya-karya disini melalui proses pengaturan agar dari segi estetika tetap terjaga. Seniman yang ingin mnuangkan karya muralnya harus melewati kurasi dari Dewan Kesenian Jakarta terlebih dahulu,” pungkasnya.




Sumber: jawapos.com

Tag: viral, berita viral, hot news, news, gudang berita viral, jawapos, tribunnews, kompas, Taman Ismail Marzuki Bersolek Lewat Mural

Tag: News



Datangi Rumah Duka, Rio Febrian: Sempat Bertemu Djaduk di Acara Jazz - Gudang Berita Viral Datangi Rumah Duka, Rio Febrian: Sempat Bertemu Djaduk di Acara Jazz
Rabu, 13 Nov 2019, 17:00:38 WIB, Dibaca : 0 Kali
Anak Bupati Majalengka Dilaporkan Tembak Pengusaha - Gudang Berita Viral Anak Bupati Majalengka Dilaporkan Tembak Pengusaha
Rabu, 13 Nov 2019, 17:00:38 WIB, Dibaca : 0 Kali
Dominasi Total di Game Penentuan, Antar Praveen/Melati ke Babak Kedua - Gudang Berita Viral Dominasi Total di Game Penentuan, Antar Praveen/Melati ke Babak Kedua
Rabu, 13 Nov 2019, 17:00:38 WIB, Dibaca : 0 Kali






Buffer Digg Facebook LinkedIn Pinterest Reddit StumbleUpon Tumblr Twitter VK Yummly Print