Kamis, 22 Agustus 2019, WIB gudangberitaviral.com - Gudang Berita Viral
Breaking News

Jumat, 02 Agu 2019, 14:00:12 WIB, 3 View Tim Redaksi, Kategori : News
Tak Penuhi Panggilan, Eks Presdir Lippo Cikarang Diperiksa Pekan Depan - Gudang Berita Viral

gudangberitaviral.com – Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengagendakan pemeriksaan terhadap mantan Presid‎en Direktur (Presdir) PT Lippo Cikarang, Bartholomeus Toto (BTO) sebagai tersangka kasus dugaan suap pengurusan izin proyek Meikarta, pada hari ini, Jumat (2/8). Namun, Bartholomeus tidak memenuhi panggilan pemeriksaan tersebut.

Juru Bicara KPK, Febri Diansyah mendapat laporan bahwa, surat panggilan pemeriksaan dari tim penyidik belum diterima oleh Bart‎holomeus Toto. Sehingga KPK menjadwalkan ulang terhadap tersangka kasus suap izin proyek pembangunan Meikarta.



“BTO diagendakan diperiksa sebagai tersangka. Penyidik diinformasikan bahwa surat belum diterima (oleh BTO),” kata Febri melalui pesan singkatnya, Jumat (2/8).

KPK berencana memanggil ulang Bartholomeus pada Kamis (8/) mendatang. KPK berharap Bartolomeus dapat kooperatif memenuhi panggilan pemeriksaan tersebut pada pekan depan.

“Dipanggil kembali Kamis, minggu depan,” ucap Febri.

Lembaga antirasuah sendiri telah mencegah Bartholomeus untuk bepergian ke luar negeri. Tak hanya Bartholomeus, KPK juga mencegah Sekretaris Daerah (Sekda) Jawa Barat ‎ (Jabar), Iwa Karniwa untuk bepergian ke luar negeri.

KPK melarang kedua tersangka baru dalam pengembangan kasus dugaan suap pengurusan izin proyek Meikarta tersebut untuk bepergian ke luar negeri selama enam bulan kedepan. KPK telah mengirim surat pencegahan tersebut ke Ditjen Imigrasi.

Bartholomeus diduga sebagai pihak dari PT Lippo Cikarang yang‎ bersama-sama dengan terpidana kasus korupsi ini yakni, Billy Sindoro, Henry Jasmen, Taryudi, serta Fitra Djaja Purnama berupaya meloloskan Izin Pemanfaatan Penggunaan Tanah (IPPT) terkait pembangunan proyek Meikarta.

Mereka diduga menyuap mantan Bupati Bekasi, Neneng Hasanah Yasin sebesar Rp10,5 miliar yang uangnya disinyalir berasal dari PT Lippo Cikarang. Uang tersebut untuk mengurus IPPT terkait pembangunan proyek Meikarta di Cikarang, Jawa Barat.

Atas perbuatannya, Bhartholomeus dijerat pasal 5 ayat (1) huruf a atau huruf b atau Pasal 13 UU Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dengan UU Nomor 20 Tahun 2001 juncto Pasal 64 ayat (1) KUHP dan Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.

Sementara Iwa Karniwa‎ diduga menerima suap Rp900 juta untuk mengurus Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) Kabupaten Bekasi yang masih berkaitan dengan proyek Meikarta. Uang tersebut berasal dari PT Lippo Cikarang.

Atas perbuatannya, Iwa diancam Pasal 12 huruf a atau huruf b atau Pasal 11 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dengan UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.




Sumber: jawapos.com

Tag: News



Ketika Aliando Syarief Bicara Soal Gaya Rambutnya yang Seperti Dono - Gudang Berita Viral Ketika Aliando Syarief Bicara Soal Gaya Rambutnya yang Seperti Dono
Kamis, 22 Agu 2019, 11:00:08 WIB, Dibaca : 0 Kali
Ibu Kota Baru Berkonsep Kota Pancasila - Gudang Berita Viral Ibu Kota Baru Berkonsep Kota Pancasila
Kamis, 22 Agu 2019, 11:00:08 WIB, Dibaca : 0 Kali
DPD Sambut Positif Rencana Penggabungan DKI Jakarta dan Bogor - Gudang Berita Viral DPD Sambut Positif Rencana Penggabungan DKI Jakarta dan Bogor
Kamis, 22 Agu 2019, 11:00:08 WIB, Dibaca : 0 Kali






Buffer Digg Facebook LinkedIn Pinterest Reddit StumbleUpon Tumblr Twitter VK Yummly Print