Kamis, 22 Agustus 2019, WIB gudangberitaviral.com - Gudang Berita Viral
Breaking News

Sabtu, 03 Agu 2019, 06:00:08 WIB, 2 View Tim Redaksi, Kategori : News
Surya Paloh-Politikus Nasdem kok Beda Pandangan soal Anies? - Gudang Berita Viral

gudangberitaviral.com – Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan terus menjadi sorotan. Kinerja orang nomor satu di Ibu Kota itu kerap menjadi pembicaraan para politisi.

Baru-baru ini Anies baru saja dinyatakan sebagai calon presiden 2024 oleh Ketua Umum Nasdem Surya Paloh. Di sisi lain, kinerja mantan mendikbud itu mendapat sorotan oleh legislatif di DPRD DKI Jakarta. Terutama dalam masalah mengelola sampah.



“Ketua Umum Nasdem memuji dan merangkul, sedangkan Ketua Fraksi Nasdem DPRD DKI Jakarta malah memojokkan Anies Baswedan?” ujar pengamat politik Universitas Pembangunan Nasional (UPN) Veteran Jakarta Andriadi Achmad penuh heran.

Menurut dia perbedaan pendapat di kalangan politisi memang bukan suatu masalah. Hanya saja mengkaitkan masalah sampah di Jakarta dengan Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini (Risma) adalah sebuah yang tidak bersinggungan. Isu itu hanya akan menjadi komoditas politik dalam menyongsong proses Pilkada DKI 2022.

Lebih jauh Direktur Nusantara Institute for Political Communication Studies and Research Centre (PolCom SRC) itu menuturkan, keberhasilan Risma dalam mengelola sampah di Surabaya mestinya menjadi contoh bagi Pemprov DKI Jakarta. Bukan menjadikannya sebagai solusi jangka pendek dengan mambawa Risma ke Jakarta untuk “berlaga” di Pilkada DKI Jakarta 2022.

“Cara itu sama saja mengulang Pilkada DKI 2012. Sementara dinamika 2012 dan 2022 tidak sama. Keberhasilan Jokowi pada Pilkada DKI 2012 berbeda situasi dengan Jakarta saat ini,” kata Andri, Jumat (2/8).

Sampah plastik menumpuk di pinggir laut kawasan Pelabuhan Muara Baru, Jakarta, Senin (29/7/2019). (Dery Ridwansah/ gudangberitaviral.com)

Selain itu, imbuh Andri, kehebatan Risma di Surabaya belum tentu bisa diterapkan di DKI Jakarta. DKI Jakarta merupakan kota dengan heterognitas paling tinggi. Ibu Kota Negara dan kota bisnis tersibuk di Indonesia. Berbeda dengan kota metropolitan lainnya seperti Medan, Palembang, dan Surabaya. “Membandingkan Surabaya dengan DKI Jakarta itu tidak apple to apple,” tandasnya.

Sebelumnya Ketua Fraksi Partai Nasdem DPRD DKI Jakarta Bestari Barus menantang Risma maju di Pilkada DKI Jakarta 2022. Ajakan itu terucapkan akibat persoalan sampah di ibu kota yang tak kunjung selesai. Sementara Risma dianggap sukses mengelola sampah di Surabaya.

Di sisi lain, pengamat Tata Kota Universitas Trisakti Jakarta Yayat Supriyatna menilai, persoalan sampah tidak bisa diselesaikan hanya dengan memindah seseorang termasuk Risma untuk memimpin Jakarta. Masih ada masalah kompleks lain yang menderu ibu kota supaya terhindar dari penumpukan sampah. Di antaranya halnya kesadaran masyarakat atas kepedulian terhadap lingkungan.

“Memindahkan orang kan bukan berarti semua masalah diselesaikan justru yang ditanamkan adalah bagaimana belajar dari tempat yang lebih baik. Jadi orang tidak perlu harus malu belajar dari kota-kota yang sudah berhasil,” ujar Yayat, Rabu (31/7).




Sumber: jawapos.com

Tag: News



Defisit Membengkak, BPJS Kesehatan akan Naikkan Iuran - Gudang Berita Viral Defisit Membengkak, BPJS Kesehatan akan Naikkan Iuran
Kamis, 22 Agu 2019, 12:00:06 WIB, Dibaca : 0 Kali
Teknologi 5G Mudahkan Banyak Hal, Kampanye Pilpres 2024 Pakai Hologram - Gudang Berita Viral Teknologi 5G Mudahkan Banyak Hal, Kampanye Pilpres 2024 Pakai Hologram
Kamis, 22 Agu 2019, 12:00:06 WIB, Dibaca : 0 Kali
Warkop DKI Reborn 3 Usung Konsep Dono Kasino Indro Versi Milenial - Gudang Berita Viral Warkop DKI Reborn 3 Usung Konsep Dono Kasino Indro Versi Milenial
Kamis, 22 Agu 2019, 12:00:06 WIB, Dibaca : 0 Kali






Buffer Digg Facebook LinkedIn Pinterest Reddit StumbleUpon Tumblr Twitter VK Yummly Print