Minggu, 20 Oktober 2019, WIB gudangberitaviral.com - Gudang Berita Viral
Breaking News

Senin, 30 Sep 2019, 21:00:05 WIB, 4 View Tim Redaksi, Kategori : Bisnis
 Sriwijaya Air Tunggak Rp800 M Biaya Perawatan  - Gudang Berita Viral

gudangberitaviral.com, Jakarta - Sriwijaya Air Group menunggak utang senilai Rp800 miliar kepada PT Garuda Maintenance Facilities AeroAsia untuk perawatan pesawat.

Direktur Operasi Sriwjaya Air Captain Fadjar Semiarto menjelaskan banyaknya utang yang menunggak juga menjadi alasan pemutusan kerja sama dengan anak usaha Garuda Indonesia untuk perawatan pesawat itu.

"Ya karena outstanding, tunggakannya besar, walaupun sudah dicicil juga tidak bisa dimitigasi, jumlahnya Rp800 miliar, berpotensi macet," katanya dalam konferensi pers di Jakarta, Senin (30/9/2019).



Ia menambahkan kondisi perusahaan pun sudah berada dalam rapor merah, yaitu dalam Hazard, Identification dan Risk Assessment sudah berstatus merah 4A di mana tingkat paling parah adalah 5A.

Kondisi tersebut, menurut Fadjar, sudah tidak memungkinkan bagi sebuah maskapai untuk meneruskan operasional penerbangan.

Untuk itu pihaknya mengajukan surat rekomendasi untuk menghentikan sementara operasional Sriwijaya Air Group hingga kondisi sudah kembali memungkinkan, terutama kondisi finansial perusahaan.

"Dari kondisi finansial yang saat ini sedang berefek kepada hampir semua aspek, baik dari sisi operasi, sisi komersial, dan sisi teknis, kemudian sumber daya manusia dan paling berat finansial," katanya.

Karena itu, ia menambahkan operasional terganggu, salah satunya banyaknya keterlambatan penerbangan yang menyebabkan membengkaknya biaya layanan sebagai kompensasi.

"Dana service recovery dalam sehari itu bisa Rp1 miliar untuk penerbangan, selama belum dikatakan cancel sesuai dengan PM 78 kita wajib menyediakan makanan ringan dan lainnya,” katanya.

Dalam kesempatan sama Direktur Teknik Romdani Ardali Adang mengatakan pihaknya juga merasa khawatir sejak putus kontrak dengan GMF karena perawatan pesawat tidak terjamin.

"Saya terus terang sejak putus dengan GMF sampai saat ini khawatir karena status cukup merah. Spare part saja tidak, oli saja, ban pun terseok-seok," katanya.

Selain kepada GMF, Sriwijaya Air Group juga menunggak utang kepada BUMN lainnya yakni PT Pertamina, Angkasa Pura I, dan II, Airnav Indonesia dan lainnya dengan total Rp2,46 triliun terhitung pada Oktober 2018.[tar]




Sumber: inilah.com

Tag: News



Rapor Merah Karhutla, Jokowi Diminta Buat KPK versi Lingkungan Hidup - Gudang Berita Viral Rapor Merah Karhutla, Jokowi Diminta Buat KPK versi Lingkungan Hidup
Minggu, 20 Okt 2019, 19:00:10 WIB, Dibaca : 0 Kali
Periode Kedua Jokowi, Tetap Fokus di Infrastruktur - Gudang Berita Viral Periode Kedua Jokowi, Tetap Fokus di Infrastruktur
Minggu, 20 Okt 2019, 19:00:10 WIB, Dibaca : 0 Kali
Polisi Amankan ODGJ yang Mengaku Jadi Presiden - Gudang Berita Viral Polisi Amankan ODGJ yang Mengaku Jadi Presiden
Minggu, 20 Okt 2019, 19:00:10 WIB, Dibaca : 0 Kali






Buffer Digg Facebook LinkedIn Pinterest Reddit StumbleUpon Tumblr Twitter VK Yummly Print