Kamis, 19 September 2019, WIB gudangberitaviral.com - Gudang Berita Viral
Breaking News

Minggu, 08 Sep 2019, 00:00:07 WIB, 1 View Tim Redaksi, Kategori : News
Spesifikasi Mobil Esemka Bima yang Diresmikan Presiden Jokowi - Gudang Berita Viral

gudangberitaviral.com – Presiden Joko Widodo (Jokowi) baru saja meresmikan pabrik mobil PT Solo Manufaktur Kreasi (Esemka). Dalam peresmian tersebut, Jokowi yang pernah menjabat sebagai Wali Kota Solo dan sempat menggaungkan mobil Esemka sebagai mobil nasional (Mobnas) itu sekaligus meresmikan unit mobil Esemka Bima.

Mobil Esemka Bima adalah mobil niaga yang dikatakan andal untuk kebutuhan mengaver kegiatan usaha baik di perkotaan atau pedesaan. Esemka Bima yang diresmikan oleh Presiden Jokowi hadir dalam dua varian mesin, pertama 1.2 liter dan 1.3 liter.



Dalam peresmiannya, Presiden Jokowi yang juga didampingi oleh Menteri Perindustrian (Menperin) Airlangga Hartarto mengatakan bahwa Esemka Bima akan laku keras di pasaran. Hal tersebut setelah dirinya bersama Menperin menjajal langsung Esemka Bima. “Tadi tanya ke manajemen harganya berapa pak? Rp 95 juta off the road, ya murah. Feeling saya laku keras,” kata Presiden Jokowi menjawab wartawan.

Meskipun mobil yang dicobanya merupakan produksi pertama pabrik mobil di Indonesia, Jokowi menilai, kualitas Esemka Bima cukup baik. “Kalau ada kurang-kurang sedikit itu karena produksi pertama,” ujarnya. Tapi secara umum, Jokowi menilai Esemka Bima sangat bagus untuk sebuah produksi pertama, baik dari sisi desain dan pengalaman berkendara.

Dari segi spesifikasi, Esemka Bima yang diresmikan Jokowi diketahui memiliki dimensi panjang 4.560 mm, lebar 1.645 mm dan tinggi 1.890 mm. Mendukung kelincahan berkendara sebagai kendaraan niaga, Esemka Bima memiliki jarak sumbu roda 2.900 mm.

Esemka Bima terlahir sebagai kendaraan niaga pikap. Oleh karenanya, mobil dilengkapi dengan boks untuk kebutuhan angkut-mengangkut barang. Boks Esemka Bima sendiri memiliki panjang 2.750 mm, lebar 1.600 mm dan tinggi 460 mm.

Dimensi boks di atas diketahui hanya untuk varian 1.2 liter saja. Tapi hal tersebut tak berlaku mutlak, bisa saja pihak Esemka membuka opsi pilihan boks lain pada Esemka Bima mengingat kendaraan tersebut adalah kendaraan niaga yang kebutuhan karoserinya bisa saja disesuaikan permintaan pelanggan.

Beralih ke sektor mesin, seperti sudah disinggung di atas, Esemka Bima hadir dalam dua varian mesin. Mesin pertama berkonfigurasi 1.2 liter E-Power I4 DOHC. Mesin ini kabarnya mampu menghasilkan tenaga 96,5 horse power dengan torsi 119 Nm. Sementara varian mesin lain ada mesin 1.3 liter SOHC.

Soal fitur, sebagai kendaraan niaga, mungkin mobil ini tak begitu banyak membawa fitur menarik. Namun begitu, kabarnya mobil ini sudah dilengkapi dengan sistem pendingin atau Air Conditioner (AC) dan sisten entertainment single din.

Mobil Esemka Bima dijajal oleh Presiden Jokowi dan Menperin Airlangga Hartarto (Sekretariat Kabinet)

Serap Banyak Tenaga Kerja Lokal

Dalam kesempatan yang sama, Menperin sebagaimana dikutip dari laman Sekretariat Kabinet (Setkab) menyampaikan, dibukanya pabrik mobil Esemka di Solo akan banyak menyerap tenaga kerja lokal. Ratusan tenaga kerja lokal diperkirakan akan terserap dari industri otomotif prinsipal Indonesia itu.

“Saat ini, PT SMK telah bekerjasama dengan lebih dari 30 industri penyedia komponen otomotif lokal dan sudah melakukan persiapan untuk produksi massal,” kata Airlangga di sela mendampingi Presiden Jokowi.

Peresmian pabrik dikatakan senantiasa memberikan efek berganda bagi perekonomian, seperti membuka lapangan kerja baru. “Pada tahap awal akan menyerap 300 tenaga kerja untuk satu shift. Kalau kapasitasnya nanti bertambah, tentu bertambah juga jumlah tenaga kerjanya. Ini untuk tenaga kerja lokal,” ungkapnya.

Terkait masa depan industri otomotif itu sendiri, Airlangga optimistis ke depannya akan terus ekspansif seiring dengan adanya peningkatan investasi. Apalagi, bagi mereka yang menghasilkan produk di bawah Rp 200 juta, seperti PT SMK ini dinilai punya peluang bisnis yang prospektif.

“Dengan harga tersebut, menjadi sarana migrasi bagi para pemilik motor yang ingin memiliki mobil pertama kali. Apalagi, PT SMK ini kan menghasilkan jenis pick-up, yang dapat menunjang produktivitas. Nah, seperti jenis komersial ini, dilihat juga yang penting itu kapasitas muatan isinya. Artinya, semakin bisa menampung banyak muatannya, potensi lakunya tinggi,” papar Airlangga.




Sumber: jawapos.com

Tag: News



 Persib Imbang, Roberts: Hasil Tak Sesuai Harapan  - Gudang Berita Viral Persib Imbang, Roberts: Hasil Tak Sesuai Harapan
Kamis, 19 Sep 2019, 02:00:03 WIB, Dibaca : 0 Kali
 KAI: Kecelakaan di Perlintasan Kereta Meningkat  - Gudang Berita Viral KAI: Kecelakaan di Perlintasan Kereta Meningkat
Kamis, 19 Sep 2019, 02:00:02 WIB, Dibaca : 0 Kali
 Program KBR dari KLHK Bikin Ekonomi Petani Naik  - Gudang Berita Viral Program KBR dari KLHK Bikin Ekonomi Petani Naik
Kamis, 19 Sep 2019, 01:00:05 WIB, Dibaca : 0 Kali






Buffer Digg Facebook LinkedIn Pinterest Reddit StumbleUpon Tumblr Twitter VK Yummly Print