Rabu, 16 Oktober 2019, WIB gudangberitaviral.com - Gudang Berita Viral
Breaking News

Kamis, 03 Okt 2019, 20:00:08 WIB, 4 View Tim Redaksi, Kategori : News
Soal Pemalusan Beras, Buwas Diminta Membuktikan - Gudang Berita Viral

gudangberitaviral.com – Direktur Utama Perum Badan Usaha Logistik (Bulog) Budi Waseso diminta membuktikan ucapannya, bahwa Bulog difitnah dengan modus pemalsuan sehingga beras dari badan ini dinilai jelek dan tak membuat masyakarat tertarik. Selaku mantan penegak hukum, selayaknya pria yang akrab disapa Buwas melaporkan itu ke penegak hukum ketimbang mengeluarkan pernyataan di media saja.

Mantan Dirut Bulog Sutarto Alimoeso mengatakan ketidakmampuan menyalurkan beras harusnya berhubungan dengan bagaimana suplainya. Dia pun meminta Buwas untuk membuktikan ucapannya yang merasa Bulog difitnah. “Kalau saya secara pribadi buktikan saja, kalau ada masalah ya tinggal dibuktikan yang mana,” kata Sutarto, Kamis (3/10).



Kalau memang merasa difitnah soal kualitas beras jelek, Buwas lebih baik lapor ke penegak hukum agar tak jadi polemik. “Ya kalau ada yang memfitnah, saya kira beliau tahu persis mestinya diproses hukum saja. Kalau ada ysng bermain-main, ya diproses hukum saja. Sehingga tidak jadi polemik,” tuturnya.

Sebelumnya, Buwas mengatakan telah menyiapkan 700 ribu ton beras hingga akhir tahun untuk disalurkan melalui program Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT). Namun, Buwas pesimis target itu dapat terpenuhi karena hingga September baru terealisasi 30 ribu ton. Buwas berdalih Bulog difitnah dengan modus pemalsuan sehingga seakan akan beras yang dikeluarkan pihaknya jelek dan membuat masyarakat tidak tertarik.

Menyoal BPNT, Sutarto menjelaskan bahambahkan penyaluran program BPNT sebenarnya sudah lama dibicarakan. Bahkan, saat dia menjabat, sudah pernah menyarankan BPNT itu seharusnya sehak Januari sudah menyalurkan beras Buloh. “Saran kita dulu begitu dan saran ini sudah kita sampaikan kepada bapak presiden secara langsung,” katanya.

Menurut Sutarto, jika ini dibahas sejak Januari, pasti tidak akan terjadi persoalan dengan kualitas beras seperti yang dikeluhkan Buwas saat ini. Jadi, kalau sekarang mempersoalkan kualitas, itu karena memang sudah sekian bulan. “Kalau Januari sampai sekarang kan sudah delapan bulan. Coba kalau sudah dimulai sejak Januari lalu, artinya sebagian besar berasnya sudah keluar kemudian bisa membeli beras yang baru,” tuturnya.

Menurutnya, mengembalikan BPNT ke Bulog itu terlambat. Menurutnya, Bulog diminta ditugasi untuk menjaga stabilitas harga. Lalu, stabilitas harga ada huhungannya, Bulog harus membeli di petani.

Di kesempatan lain, menanggapi serapan beras Bulog yang masih sangat jauh dari target 700 ribu ton untuk BPNT, peneliti Indef Rusli Abdullah mengatakan, penyaluran beras untuk BPNT awalnya memang merupakan permintaan Bulog.

“Penyebabnya ini BPNT bukan nyalurin, ada porsi Bulog dan nonBulog, nah penerima BPNT kan boleh saja milih beras yang mana saja, yang kualitasnya sesuai keinginan,” ujarnya.

Rusli mengatakan, hal yang mungkin bisa dilakukan pemerintah atau Kemensos adalah membagi wilayah atau regional distribusi beras BPNT. Misalnya Bulog memegang penuh distribusi di bagian pulau Jawa atau Sumatera, sedangkan pemasok lain di pulau lain.

“Kita kan tahu gudang-gudang Bulog berada hampir di seluruh Provinsi di Indonesia, jadi bisa saja Pemerintah mengatur itu, sehingga beras-beras yang ada di Gudang Bulog bisa tersalurkan,” tuturnya.

Ia mengatakan, kualitas beras BPNT Medium dan ke atas juga harus tetap terjaga. Sementara jika beras menumpuk terlalu lama di Gudang maka akan terjadi penurunan kualitas. “Harus di cek dulu data di Bulog, apakah beras yang kualitasnya menurun itu ada di Gudang-gudang sehingga tidak bisa disalurkan ke BPNT,” jelasnya.




Sumber: jawapos.com

Tag: News



 Honda ADV 150 Jadi Motor Terbaik Tahun 2019  - Gudang Berita Viral Honda ADV 150 Jadi Motor Terbaik Tahun 2019
Rabu, 16 Okt 2019, 04:00:03 WIB, Dibaca : 0 Kali
 Pelantikan Presiden Bukan Target Teroris  - Gudang Berita Viral Pelantikan Presiden Bukan Target Teroris
Rabu, 16 Okt 2019, 04:00:02 WIB, Dibaca : 0 Kali
 Bupati Temanggung Perhatikan Nasib Petani Tembakau  - Gudang Berita Viral Bupati Temanggung Perhatikan Nasib Petani Tembakau
Rabu, 16 Okt 2019, 03:00:04 WIB, Dibaca : 0 Kali






Buffer Digg Facebook LinkedIn Pinterest Reddit StumbleUpon Tumblr Twitter VK Yummly Print