Minggu, 15 September 2019, WIB gudangberitaviral.com - Gudang Berita Viral
Breaking News

Jumat, 30 Agu 2019, 17:00:06 WIB, 25 View Tim Redaksi, Kategori : News
Sita 5.706 Powerbank Milik Penumpang Pesawat di Bandara Juanda - Gudang Berita Viral

gudangberitaviral.com – Setiap hari ratusan pergerakan pesawat terjadi di Bandar Udara Internasional Juanda. Kondisi tersebut menuntut pihak bandara untuk meningkatkan pengawasan. Salah satunya mengenai barang bawaan penumpang.

Dari pemeriksaan itu, tidak sedikit barang berbahaya yang diamankan. Di antaranya, korek api gas, powerbank, lem, pupuk, air radiator, gas, oli mesin jahit, hingga cairan pengilap logam.



Di antara barang yang diamankan, powerbank menjadi yang terbanyak. Selama sembilan bulan terakhir, didapatkan 5.706 powerbank. Airport Security Senior Manager Bandar Udara Internasional Juanda. Mashabi mengungkapkan, powerbank di atas 20 ribu mAh bisa membahayakan penerbangan Besarnya kapasitas dapat membuat powerbank tersebut meledak secara tiba-tiba.

’’Bila terjadi saat penerbangan akan membahayakan keselamatan penumpang,’’ ujarnya.

Sebagai langkah antisipasi, sistem pengawasan ditingkatkan. Mulai barang bawaan di dalam tas hingga bodi para penumpang. Pemeriksaan tidak hanya berfokus terhadap barang berbahaya, tetapi juga barang elektronik lainnya. Laptop, misalnya. Setiap penumpang yang membawa laptop akan diperiksa secara detail oleh petugas.

Sebab, pihaknya khawatir laptop dimanfaatkan para pelaku kejahatan untuk menjalankan aksi. Salah satunya perangkat bom. ’’Oleh karena itu, laptop yang masuk ke bandara pasti akan kami periksa lebih detail dibandingkan barang-barang lainnya,’’ ucapnya.

Dalam waktu tidak lama lagi, seluruh barang tersebut dimusnahkan. Itu sesuai dengan Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 80 Tahun 2017 tentang Program Keamanan Penerbangan Nasional. Yakni, barang berbahaya penumpang harus ditahan atau disita personel keamanan bandar udara dan selanjutnya diproses sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Namun, dalam hal ini, pemusnahan tidak bisa dilakukan secara langsung. Sebab, seluruh barang sitaan itu masuk kategori limbah bahan berbahaya beracun (B3). Dibutuhkan pemusnahan secara khusus.

’’Oleh karena itu, kerja sama dengan PT Prasdha Pamunah Limbah Industri (PPLI) dilakukan. Sebab, mereka lebih ahli dalam mengolah limbah B3,’’ ujarnya.




Sumber: jawapos.com

Tag: News



Kinerja KPK Bakal Diragukan Jika Memiliki Kewenangan Penerbitan SP3 - Gudang Berita Viral Kinerja KPK Bakal Diragukan Jika Memiliki Kewenangan Penerbitan SP3
Minggu, 15 Sep 2019, 12:00:07 WIB, Dibaca : 0 Kali
Ketahui Sebab Mata Gatal Seperti Terganjal Pasir - Gudang Berita Viral Ketahui Sebab Mata Gatal Seperti Terganjal Pasir
Minggu, 15 Sep 2019, 12:00:07 WIB, Dibaca : 0 Kali
Jika Poin Usulan Revisi UU Disetujui, KPK Cuma seperti Lembaga Kajian - Gudang Berita Viral Jika Poin Usulan Revisi UU Disetujui, KPK Cuma seperti Lembaga Kajian
Minggu, 15 Sep 2019, 12:00:07 WIB, Dibaca : 0 Kali






Buffer Digg Facebook LinkedIn Pinterest Reddit StumbleUpon Tumblr Twitter VK Yummly Print