Selasa, 12 November 2019, WIB gudangberitaviral.com - Gudang Berita Viral
Breaking News

Kamis, 31 Okt 2019, 17:00:11 WIB, 7 View Tim Redaksi, Kategori : News
Serempetkan Mobil saat Akan Ditangkap, Polisi Tembak Mati Bandar SS - Gudang Berita Viral

gudangberitaviral.com – Tindakan tegas terus dilakukan polisi terhadap para bandar narkoba. Hariyanto, bandar yang akan mengirimkan sabu-sabu (SS) seberat 6 kilogram dari Surabaya ke Madura, ditembak mati oleh aparat Polda Jatim pada Minggu (27/10).

Wadireskoba Polda Jatim AKBP Teddy Suhendyawan mengatakan, Hariyanto ditembak karena melawan saat akan ditangkap.



Awalnya, ungkap Teddy, Hariyanto yang mengendarai Honda Mobilio dibuntuti polisi yang menaiki dua sepeda motor dan dua mobil sejak dari Surabaya. Sesampai di Jalan Ketapang Laok, Bangkalan, personel berupaya menghentikannya.

Dua anggota menyetop mobil Hariyanto dengan melepaskan empat kali tembakan peringatan Namun, Hariyanto justru berupaya menyerempetkan kendaraannya ke arah polisi yang berusaha memepetnya. ”Karena membahayakan, kami tembak lagi dan ternyata tembus ke dada,” jelasnya.

Nah, pada saat itulah Hariyanto kehilangan kendali. Mobil yang dikemudikannya menabrak satu kendaraan polisi yang sudah mendahului dan menghadang laju mobil Hariyanto.

Penggeledahan dilakukan. Hasilnya, sabu-sabu tersebut disembunyikan di enam bungkusan teh china. Satu bungkusnya berisi 1 kilogram sabu-sabu. ’’Total sabu-sabu yang disita 6.086 gram atau sekitar 6 kg,” tambahnya.

Menurut Teddy, barang haram tersebut didapat Hariyanto dari jaringannya yang berada di Mojokerto. Oleh pelaku lain, sabu-sabu itu dikirim ke Surabaya. Berat totalnya 7 kg.

Saat berada di Surabaya, Hariyanto berbagi tugas dengan Guntur, yang tak lain adalah kurirnya. Sebanyak 932 gram sabu-sabu rencananya didistribusikan ke sejumlah kota di Jatim. Sisanya, 6 kg, akan diantarkan ke Madura.

Terungkapnya pengiriman sabu-sabu oleh Hariyanto juga bermula dari Guntur. Dia diringkus petugas di sebuah rumah di Jalan Tambak Laban Simokerto. Saat diperiksa, Guntur bercerita soal rencana pengiriman sabu-sabu ke Madura. Pengakuan itu tak disia-siakan. Anak buah Teddy langsung bergerak untuk mengejar Hariyanto.

Sementara itu, Kasubdit III Ditreskoba Polda Jatim AKBP Aditya Puji mengatakan bahwa modus pengiriman sabu-sabu oleh Hariyanto tak berbeda dengan pelaku lain. Hariyanto mendapatkan kiriman paket sabu-sabu dari Jakarta. Jaringan tersebut memanfaatkan jasa ekspedisi. Barang dikirim secara ranjau di sebuah tempat di Mojokerto.

Dia menyatakan, barang bukti sabu-sabu dari Hariyanto berkualitas bagus. Serbuk haram itu, lanjut Adit, masih bisa dicampur dengan berbagai bahan. ”Totalnya senilai Rp 7 miliar untuk 7 kilogram sabu-sabu,” ujarnya.

Adit menyatakan, berdasar pengakuannya, Guntur mendapatkan upah Rp 5 juta sekali mengirimkan sabu-sabu. Semuanya bergantung seberapa banyak sabu-sabu yang diantar pelaku. Namun, untuk paket seberat 932 gram itu, Guntur belum mendapatkan upah.




Sumber: jawapos.com

Tag: viral, berita viral, hot news, news, gudang berita viral, jawapos, tribunnews, kompas, Serempetkan Mobil saat Akan Ditangkap, Polisi Tembak Mati Bandar SS

Tag: News



 Tips Sehat Ala Jauhari Johan  - Gudang Berita Viral Tips Sehat Ala Jauhari Johan
Selasa, 12 Nov 2019, 04:00:04 WIB, Dibaca : 1 Kali
 Percakapan Tentang Belanja Terjadi di Twitter  - Gudang Berita Viral Percakapan Tentang Belanja Terjadi di Twitter
Selasa, 12 Nov 2019, 04:00:04 WIB, Dibaca : 0 Kali
 Jokowi Juga Singgung Ketika Mega tak Salami Paloh  - Gudang Berita Viral Jokowi Juga Singgung Ketika Mega tak Salami Paloh
Selasa, 12 Nov 2019, 04:00:03 WIB, Dibaca : 0 Kali






Buffer Digg Facebook LinkedIn Pinterest Reddit StumbleUpon Tumblr Twitter VK Yummly Print