Minggu, 22 September 2019, WIB gudangberitaviral.com - Gudang Berita Viral
Breaking News

Minggu, 08 Sep 2019, 19:00:06 WIB, 1 View Tim Redaksi, Kategori : News
Serahkan Semar Kepada Dalang, HNW Ceritakan Empat Pilar MPR - Gudang Berita Viral

gudangberitaviral.com – Setjen MPR kembali menggelar pagelaran wayang kulit Empat Pilar. Acara yang dihadiri oleh Wakil Ketua MPR Hidayat Nur Wahid (HNW) itu diadakan di Desa Basin, Kecamatan Kebonarum, Klaten, Jawa Tengah, Sabtu (7/9) malam.

Prosesi pembukaan pegelaran Wayang Kulit, itu ditandai penyerahan tokoh Semar, oleh HNW kepada Dalang Ki Jatmiko Anom Saputro. Ikut hadir pada acara tersebut, anggota MPR Fraksi PKS Abdul Kharis Almasyhari, Kabag Akomodasi dan Angkutan Sesjen MPR Purwadi, serta plt. Kabag Kesra Kabupaten Klaten Amin Mustofa, Camat Kebonarum Sutopo dan Kepala Desa Basin H. Mustafa Kamal.



Pementasan Wayang Kulit, kerjasama MPR dengan Masyarakat Desa Basin itu mengetengahkan lakon Semar Mbangun Jiwa. Lakon tersebut, dipilih karena sesuai dengan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, khususnya pasal 31.

Dalam sambutannya, Wakil Ketua MPR mengingatkan penyebutan istilah Empat Pilar MPR RI. Itu dilakukan karena sebelumnya terjadi kesalahan penyebutan istilah sosialisasi, baik oleh pembawa acara, maupun tokoh masyarakat yang menyampaikan sambutan pada acara tersebut.

Dulu, kata Hidayat, saat pertama disosialisasikan pada 2005, kegiatan itu memakai istilah sosialisasi Empat Pilar berbangsa dan bernegara. Di tengah jalan, penggunaan istilah tersebut dilarang oleh Mahkamah Konstitusi (MK).

Kemudian MPR mengubah istilah tersebut menjadi Sosialisasi Empat Pilar MPR. Pancasila sebagai dasar dan ideologi bangsa, UUD NRI Tahun 1945 sebagai Konstitusi Negara, NKRI sebagai bentuk negara dan Bhinneka Tunggal Ika semboyan negara. Itulah istilah yang benar, dan diizinkan oleh MK, sehingga digunakan sampai sekarang.

Wayang Kulit dipakai sebagai salah satu metode sosialisasi, kata Hidayat karena kesenian, ini memiliki tempat tersendiri di hati masyarakat, khususnya di Pulau Jawa. Harapannya materi sosialisasi yang diselipkan di tengah pementasan wayang dapat dicerna dan diterima masyarakat luas.

“Apalagi, saat ini wayang sudah diterima sebagai kesenian tradisional bangsa Indonesia yang harus dipertahankan di tengah peradaban dunia,” jelasnya.

Sebelumnya, Kabag Akomodasi dan Angkutan Sesjen MPR Purwadi, mewakili Kepala Biro Humas MPR dalam sambutannya mengatakan, Sosialisasi empat Pilar dilakukan sejak 2005. Namun, penggunaan wayang kulit sebagai salah satu metode sosialisasi baru diselenggarakan pada 2012.

“Tujuannya agar materi sosialisasi lebih gampang diterima dan dicerna oleh masyarakat umum. Kemudian bisa dilaksanakan dalam kehidupan sehari-hari,” papar Hidayat.




Sumber: jawapos.com

Tag: News



Erick Thohir Naksir Persis Solo - Gudang Berita Viral Erick Thohir Naksir Persis Solo
Minggu, 22 Sep 2019, 15:00:09 WIB, Dibaca : 0 Kali
Chelsea vs Liverpool: Pemain Buangan Bisa Menjadi Pembeda - Gudang Berita Viral Chelsea vs Liverpool: Pemain Buangan Bisa Menjadi Pembeda
Minggu, 22 Sep 2019, 15:00:09 WIB, Dibaca : 0 Kali
Hamilton Terkejut Dengan Performa Ferrari yang Luar Biasa di Singapura - Gudang Berita Viral Hamilton Terkejut Dengan Performa Ferrari yang Luar Biasa di Singapura
Minggu, 22 Sep 2019, 15:00:09 WIB, Dibaca : 0 Kali






Buffer Digg Facebook LinkedIn Pinterest Reddit StumbleUpon Tumblr Twitter VK Yummly Print