Jumat, 20 September 2019, WIB gudangberitaviral.com - Gudang Berita Viral
Breaking News

Kamis, 05 Sep 2019, 16:00:07 WIB, 3 View Tim Redaksi, Kategori : News
Sempat Akan Tangkap Bareng Syaiful Aidi, Ratih dan Dini Serahkan Diri - Gudang Berita Viral

gudangberitaviral.com – Dua tersangka dugaan korupsi dana hibah jaring aspirasi masyarakat (jasmas) 2016, Ratih Retnowati dan Dini Rijanti, akhirnya menyerahkan diri kemarin. Keduanya yang didampingi kolega, kerabat, dan tim pengacara datang hampir bersamaan pukul 11.15 ke kantor Kejari Tanjung Perak.

Ratih yang kembali menjabat anggota DPRD Surabaya tiba lebih dulu dan masuk ruang penyidik. Dini, koleganya sesama politikus Partai Demokrat yang 11 hari lalu demisioner sebagai anggota dewan, menyusul tiga menit kemudian.



Keduanya diperiksa penyidik terkait dengan keterlibatan dalam kasus dugaan korupsi tersebut. Pemeriksaan berlangsung cukup lama. Mereka baru keluar dari ruang penyidik pukul 16.30.

Mereka berada di dalam ruang penyidik sekitar lima jam. Saat keluar, keduanya sudah mengenakan rompi tahanan merah. Mereka lantas digiring petugas menuju mobil tahanan. Mobil itu(lah) yang mengantar mereka menuju Cabang Rutan Kelas I Surabaya di Kejati Jatim. Di sana mereka akan ditahan selama 20 hari Mereka menyusul empat koleganya yang lebih dulu ditahan. Yakni, Sugito, Aden Darmawan, Binti Rochmah, dan Syaiful Aidi.

Ratih dan Dini sama sekali tidak berkomentar saat dimintai konfirmasi. Baik saat tiba maupun setelah diperiksa penyidik. Begitu pula pengacara mereka. Yusuf Eko Nahuddin dan Bahrul Ulum langsung masuk ke mobil tahanan bersama Ratih dan Dini. Saat Jawa Pos berusaha menghubungi, nomor telepon seluler mereka tidak aktif.

Kepala Kejari Tanjung Perak Rachmat Supriady menyatakan, Ratih dan Dini sebenarnya akan ditangkap bersama Syaiful Aidi di rumah masing-masing pada Selasa (3/9). Namun, pengacara keduanya yang juga pengacara Syaiful, Yusuf dan Bahrul, memohon kepada penyidik agar mereka tidak ditangkap. Sebagai gantinya, dua kliennya akan menyerahkan diri. Ratih, Dini, dan Syaiful harus ditangkap karena sudah tiga kali mangkir saat dipanggil penyidik sebagai tersangka.

’’Kami kemarin lusa akan jemput paksa setelah tiga kali panggilan sebagai tersangka. Tapi, ada pernyataan dari pengacara bahwa tersangka sanggup hadir hari ini (kemarin, Red),’’ ujar Rachmat kemarin.

Keduanya ditetapkan sebagai tersangka berdasar dua alat bukti. Peran mereka sama dengan empat mantan anggota dewan yang juga jadi tersangka dan sudah ditahan. ’’Tersangka mengoordinasi proposal dari ketua RT/RW atas arahan pengusaha Agus Setiawan Jong yang sudah terpidana untuk diteruskan ke Sekwan,’’ ungkapnya.

Ratih dan Dini merupakan tersangka yang terakhir ditahan. Kini penyidik merampungkan penyidikan agar para tersangka dapat segera disidangkan di Pengadilan Tipikor Surabaya. Semua saksi sudah diperiksa. Kini penyidik menunggu audit BPK mengenai jumlah kerugian negara akibat kasus dugaan korupsi itu. Termasuk fee yang diterima enam tersangka dari Agus Jong. Meski demikian, penyidik menyebutkan bahwa kerugian negara dari kasus tersebut Rp 4,9 miliar.

’’Dari legislatif, enam orang ini yang berperan. Ditambah satu swasta. Tapi, kami tunggu fakta sidang. Kalau ada bukti kuat keterlibatan pihak lain, akan kami tindak lanjuti,’’ tuturnya.

Penyidik menetapkan Ratih dan Dini sebagai tersangka bersama empat koleganya sesama mantan anggota karena bersekongkol dengan pengusaha Agus Setiawan Jong untuk me-mark up dana hibah hingga merugikan keuangan negara Rp 4,9 miliar. Mereka diyakini berperan aktif dalam pengajuan dana hibah jasmas 2016 Rp 12,5 miliar tersebut.

Mereka tidak sekadar mengetahui dugaan korupsi itu, tetapi juga merekomendasikan agar ketua RT/RW mengajukan proposal melalui Agus Jong. Dari praktik tersebut, para anggota dewan itu diduga menerima fee 15 persen dari terpidana Agus Jong. Fee tersebut diberikan untuk setiap proposal yang disetujui dan dicairkan Pemkot Surabaya.




Sumber: jawapos.com

Tag: News



 Data AS Gagal Hijaukan Indeks Dow Jones  - Gudang Berita Viral Data AS Gagal Hijaukan Indeks Dow Jones
Jumat, 20 Sep 2019, 06:00:06 WIB, Dibaca : 0 Kali
 Pemprov Jabar Jamin Wisata Air tak Tabrak Aturan  - Gudang Berita Viral Pemprov Jabar Jamin Wisata Air tak Tabrak Aturan
Jumat, 20 Sep 2019, 06:00:06 WIB, Dibaca : 0 Kali
 Indonesia Diminta Tak Jemawa Hadapi Brunei  - Gudang Berita Viral Indonesia Diminta Tak Jemawa Hadapi Brunei
Jumat, 20 Sep 2019, 06:00:05 WIB, Dibaca : 0 Kali






Buffer Digg Facebook LinkedIn Pinterest Reddit StumbleUpon Tumblr Twitter VK Yummly Print