Selasa, 20 Agustus 2019, WIB gudangberitaviral.com - Gudang Berita Viral
Breaking News

Senin, 12 Agu 2019, 16:00:08 WIB, 4 View Tim Redaksi, Kategori : News
Selidiki Kematian Anggota Paskibraka, Polisi Cek Buku Harian Korban - Gudang Berita Viral

gudangberitaviral.com – Polres Tangerang Selatan masih mengusut kasus kematian calon Paskibraka Tangerang Selatan, Aurellia Qurata Aini. Penyidik saat ini tengah berupaya mendalami buku harian milik korban yang didapat dari pihak keluarga. Dari bukti ini diharapkan ada petunjuk yang bisa digunakan mengungkap kasus ini.

“Buku harian juga kita cek, keluarga juga memberikan (buku harian korban),” kata Kasat Reskrim Polres Tangerang Selatan, AKP Muharam Wibisono di Polda Metro Jaya, Jakarta, Senin (12/8).



Selain itu, Muharam mengatakan, beberapa orang saksi juga sudah dimintai keterangan oleh penyidik. Namun, dia belum bisa banyak mengungkapkan ke publik isi interogasi tersebut. Mengingat penyelidikan masih berlangsung. “Semua yang terkait baik itu pelatih, teman, dan keluarga (sudah diperiksa). Yang jelas seluruh pihak terkait sudah kita minta keterangan,” ungkapnya.

Polisi juga turut mengamankan rekam medik miliki korban. Namun, untuk visum sejauh ini tidak dilakukan karena pihak keluarga tidak membawa kasus ini ke ranah hukum. Sebelumnya, Aurellia meninggal dunia pada Kamis (1/8) pagi. Dia menghembuskan nafas terakhirnya di kediamannya, Taman Royal 2, Cipondoh, Tangerang.

Ayahnya, Farid Abdurrahman mengatakan latihan Paskibraka yang dilakukan oleh anaknya dianggap berlebihan. Terlebih adanya campur tangan para senior, membuat beban psikologis semakin besar. Meski begitu, keluarga tidak membuat laporan polisi atas kejadian ini.

Kasus meninggalnya Aurellia Qurratuani (AQA), pasukan Inti Paskibra di Kota Tangerang Selatan mendapat perhatian serius dari Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI). Kabarnya, almarhumah sempat bercerita jika timnya menjalani hukuman fisik saat menjalani serangkaian pendidikan dan pelatihan.

Komisioner KPAI Retno Listyarti dalam keterangan persnya pada Sabtu (3/8), menyampaikan duka cita mendalam untuk keluarga Aurel yang pasti sangat terpukul atas kehilangan putri mereka. Dari informasi yang dihimpun KPAI, memang Aurel dilarikan ke rumah sakit karena jatuh di rumah, namun ada kemungkinan kelelahan berat akibat latihan fisik sehari sebelumnya.

“Keluarga sempat mendengar keterangan anaknya kalau timnya mengalami hukuman karena ada anggota tim yang melakukan kesalahan, dan setelah latihan berat hari itu, dilanjutkan dengan kegiatan berenang yang tentu menguras energi yang tidak kecil,” ucap Retno seperti dilansir PojokSatu.id (Jawa Pos Group), Senin (12/8).

Meski demikian dirinya salut pada keluarga, terutama kedua orang tua Aurel yang begitu tegar menerima musibah musibah tersebur, bahkan berpikir jernih bahwa tidak ada yang salah dengan sistem yang sudah dibuat purna-Paskibraka Indonesia.

Tetapi ulah beberapa oknum yang latah dan berlebihan, membuat pendidikan yang dijalani Aurel dan teman-temannya menjadi jauh lebih berat dari biasanya. Hal ini yang perlu dievaluasi ke depannya dengan belajar dari kasus meninggalnya Aurel.

Retno menyebutkan, berdasarkan cerita ibunda Aurel, memang ada sistem pelatihan yang perlu dievaluasi, karena kondisi kesehatan dan daya tahan tubuh masing-masing anak itu berbeda. Pemerintah Kota Tangsel perlu melakukan evaluasi menyeluruh agar pelatihan yang dilaksanakan berpedoman pada perlindungan anak, mempertimbangkan usia dan ketahanan tubuh anak.

Komisioner KPAI bidang pendidikan itu berharap kasus ini dapat menjadi momentum semua pihak terkait untuk melakukan evaluasi dan melaksanakan pengawasan selama pelatihan para calon paskibra di berbagai daerah. “Menjadi pengibar bendera pada saat perayaan hari kemerdekaan Republik Indonesia, setiap 17 Agustus tentulah mimpi banyak anak, oleh karena itu perlu didukung semua pihak demi kepentingan terbaik bagi anak,” tandasnya.




Sumber: jawapos.com

Tag: News



 Coutinho: Tak Sulit Terima Tawaran Bayern Munchen  - Gudang Berita Viral Coutinho: Tak Sulit Terima Tawaran Bayern Munchen
Selasa, 20 Agu 2019, 05:00:04 WIB, Dibaca : 1 Kali
 Startup Ini Sasar Celah di Industri Travel Online  - Gudang Berita Viral Startup Ini Sasar Celah di Industri Travel Online
Selasa, 20 Agu 2019, 05:00:02 WIB, Dibaca : 0 Kali
 Industri Travel Online Lokal Belum Tergarap Baik?  - Gudang Berita Viral Industri Travel Online Lokal Belum Tergarap Baik?
Selasa, 20 Agu 2019, 05:00:02 WIB, Dibaca : 0 Kali






Buffer Digg Facebook LinkedIn Pinterest Reddit StumbleUpon Tumblr Twitter VK Yummly Print