Kamis, 21 November 2019, WIB gudangberitaviral.com - Gudang Berita Viral
Breaking News

Sabtu, 02 Nov 2019, 14:00:12 WIB, 4 View Tim Redaksi, Kategori : News
Sekretaris Persebaya: Sanksi Ini Untuk Membina Atau Membinasakan? - Gudang Berita Viral

gudangberitaviral.com – Sudah jatuh, tertimpa tangga. Pepatah itu sangat pas ditujukan kepada Persebaya Surabaya saat ini. Dalam tekanan suporter karena torehan enam laga tanpa kemenangan, tim berjuluk Green Force tersebut juga terkena sanksi berat.

Sanksi itu diketok Komdis PSSI semalam. Itu merupakan buntut kerusuhan saat Green Force menjamu PSS Sleman di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya (29/10). Dalam laga tersebut, Bonek meradang setelah timnya kalah 2-3.



Mereka membakar papan iklan, gawang, hingga lintasan lari. Belum lagi melempar botol dan smoke bomb hingga menyalakan flare.

Boom!

Sanksi berat dijatuhkan. Untuk denda, manajemen Persebaya harus membayar Rp 200 juta. Yang lebih menyakitkan, Persebaya dipastikan tanpa Bonek di laga home maupun away hingga akhir musim ini. Artinya, ada sembilan laga sisa yang akan dilakoni Persebaya tanpa Bonek.

Persebaya juga dikenai denda Rp 45 juta terkait dengan pelanggaran yang terjadi saat tim away ke markas Persela Lamongan (23/10).

Manajemen Persebaya menilai sanksi yang diberikan itu terlalu! ”Kami akan ajukan banding,” ucap Ram Surahman, sekretaris Persebaya, kepada Jawa Pos.

Ram mempertanyakan tujuan sanksi itu. Sebab, dia ragu sanksi tersebut akan memberikan efek jera kepada suporter. ”Roh dari putusan ini apa? Apa ada efek jera? Tujuan sanksi ini sebenarnya untuk membina atau membinasakan?” lanjutnya. Karena itu, manajemen Persebaya ingin melakukan kolaborasi dengan Komdis PSSI. Tujuannya, melakukan pembinaan suporter.

Ram berharap komdis bisa memberikan pembinaan terhadap suporter. Hal itu sejatinya diusulkan oleh Persebaya sejak berlaga di Liga 1 musim lalu. Tapi, sampai saat ini belum ada respons dari pihak komdis. ”Marilah kita kolaborasi membina suporter. Jangan seolah komdis ini berdiri sendiri di menara yang tinggi. Kami terbuka kalau komdis mau kolaborasi,” terang Ram.

Di sisi lain, sanksi tanpa penonton disikapi dingin oleh Bonek. Koordinator Green Nord Husin Ghozali menilai sanksi itu sudah biasa bagi Bonek. ”Kami pernah tidak menonton Persebaya selama lima tahun saat tidak diakui PSSI,” katanya kepada Jawa Pos.

Karena itu, kalau hanya sanksi sembilan laga, Bonek memilih sabar. ”Biar ini jadi pembelajaran lagi ke depan buat Bonek,” kata pria yang akarb disapa Cak Cong itu.

Hanya, dia menyayangkan sikap komdis yang tak melihat beberapa fakta lain. Cak Cong tak menampik bahwa Bonek sangat emosi akibat performa tim yang buruk. Ada pembakaran papan iklan, gawang, hingga lintasan lari. ”Tapi tolong dicek, apakah ada pemain tim tamu yang jadi korban? Apakah ada perangkat pertandingan yang jadi korban? Apakah ada suporter yang jadi korban? Itu semua kami lakukan murni sebagai bentuk kekecewaan,” tegasnya.

Karena itu, dia sangat kecewa dengan komdis yang dinilai tebang pilih. Sebab, menurut dia, ada beberapa kasus yang lebih parah ketimbang kejadian kali ini. Salah satunya terjadi kala tim rival, Arema FC, menjamu Persib Bandung musim lalu.

Akibat suporter turun, pelatih Persib kala itu, Mario Gomez, menderita cedera di kepala. Tapi, sanksi hanya berupa penutupan sebagian tribun. ”Saya harap, ke depan PSSI bisa lebih bijak lagi,” terang Cak Cong.

SANKSI BERLIPAT

Persebaya harus membayar denda Rp 245 juta dari sanksi dalam dua laga. Yakni, saat bersua Persela Lamongan (23/10) dan PSS Sleman (29/10). Persebaya juga dihukum tanpa penonton hingga akhir musim.

PERSELA VS PERSEBAYA

Tanggal kejadian: 23 Oktober 2019

Jenis pelanggaran: Pelemparan botol (pengulangan)

Hukuman: Denda Rp 45.000.000

PERSEBAYA VS PSS SLEMAN

Tanggal kejadian: 29 Oktober 2019

Jenis pelanggaran: Penyalaan smoke bomb serta flare, perusakan bench pemain, perusakan dan pembakaran aboard, serta pengejaran terhadap pemain Persebaya Surabaya

Hukuman: Larangan tanpa penonton pada laga home dan away hingga akhir musim kompetisi 2019 dan denda Rp 200.000.000




Sumber: jawapos.com

Tag: viral, berita viral, hot news, news, gudang berita viral, jawapos, tribunnews, kompas, Sekretaris Persebaya: Sanksi Ini Untuk Membina Atau Membinasakan?

Tag: News



Pilot Tewas Gantung Diri, Polisi Dalami Surat Sanksi dari Maskapai - Gudang Berita Viral Pilot Tewas Gantung Diri, Polisi Dalami Surat Sanksi dari Maskapai
Kamis, 21 Nov 2019, 02:00:09 WIB, Dibaca : 0 Kali
 Masuk Indonesia, Ini Harga Kamera Leica SL2  - Gudang Berita Viral Masuk Indonesia, Ini Harga Kamera Leica SL2
Kamis, 21 Nov 2019, 02:00:04 WIB, Dibaca : 0 Kali
 Ambon Kembali Diguncang Gempa M 2,8  - Gudang Berita Viral Ambon Kembali Diguncang Gempa M 2,8
Kamis, 21 Nov 2019, 02:00:03 WIB, Dibaca : 0 Kali






Buffer Digg Facebook LinkedIn Pinterest Reddit StumbleUpon Tumblr Twitter VK Yummly Print