Jumat, 18 Oktober 2019, WIB gudangberitaviral.com - Gudang Berita Viral
Breaking News

Kamis, 03 Okt 2019, 12:00:07 WIB, 6 View Tim Redaksi, Kategori : News
Sederet Petinggi BUMN yang Jadi Tersangka KPK - Gudang Berita Viral

gudangberitaviral.com – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan Direktur Utama PT Industri Telekomunikasi Indonesia atau PT INTI (Persero) Darman Mappangara, sebagai tersangka. KPK menduga, Darman memberikan suap sebesar Rp 1 miliar kepada Andra Y Agussalam selaku Direktur Keuangan PT Angkasa Pura II.

Darman ditetapkan sebagai tersangka pada Rabu (2/10) malam. Penyidik KPK menemukan bukti keterlibatannya dalam perkara dugaan suap terkait proyek Baggage Handling System (BHS) pada PT Angkasa Pura Propertindo yang dilaksanakan oleh PT INTI.



Penetapan status tersangka terhadap Darman menambah panjang deretan direksi perusahaan negara di bawah kepemimpinan Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini Soemarno yang terjerat kasus korupsi. Sejak awal 2019 ini, cukup banyak perusahaan pelat merah yang pucuk pimpinannya diciduk KPK hingga jadi tersangka.

1. Krakatau Steel

Pada 23 Maret 2019, KPK menetapkan Direktur Teknologi dan dan Produksi, PT Krakatau Steel (Persero) Wisnu Kuncoro, sebagai tersangka. Wisnu diduga menerima suap sebesar Rp 101,7 juta dan USD 4.000 dari Direktur Utama PT Grand Kartech Kenneth Sutardja dan Direktur PT Tjokro Bersaudara Kurniawan Eddy Kuncoro alias Yudi Tjokro.

Suap yang diserahkan melalui perantara bernama Karunia Alexander Muskitta itu, agar Wisnu menyetujui pengadaan dua unit boiler berkapasitas 35 ton dengan nilai proyek Rp 24 miliar di PT Krakatau Steel Tbk (KRAS).

Penetapan status tersangka tersangka terhadap Wisnu, usai KPK melakukan operasi tangkap tangan (OTT). Wisnu ditetapkan sebagai tersangka bersama tiga orang lainnya.

2. Perusahaan Listrik Negara (PLN)

Pada awal April 2019, KPK menetapkan Direktur Utama PLN Sofyan Basir sebagai tersangka. Lembaga antirasuah menduga, Sofyan Basir turut terlibat dalam kasus suap terkait proyek pembangunan PLTU Riau-1.

KPK menemukan bukti permulaan yang cukup, bahwa Sofyan diduga membantu Eni Maulani Saragih dan kawan-kawan menerima hadiah atau janji dari Johanes Budisutrisno Kotjo. Adapun suap tersebut berupa pemberian uang 4,7 miliar rupiah dari Johanes Budisutrisno Kotjo kepada Wakil Ketua Komisi VII DPR Eni Maulani Saragih dan mantan Sekretaris Jenderal Partai Golkar Idrus Marham.

KPK menjerat Sofyan Basir dengan Pasal 12 huruf a atau Pasal 12 huruf b atau Pasal 11 Undang-Undang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto pasal 55 ayat 1 ke-1 juncto pasal 64 ayat 1 KUHP.

3. Angkasa Pura II

Pada 1 Agustus 2019, KPK melakukan operasi tangkap tangan (OTT) terhadap Direktur Keuangan PT Angkasa Pura II (Persero) Andra Y. Agussalam. Dia ditangkap bersama salah satu Direksi PT INTI.

KPK menduga, Andra menerima suap SGD 96.700. Dana itu berasal dari sesama BUMN yakni PT Industri Telekomunikasi Indonesia (PT INTI). Tujuannya untuk memuluskan proyek baggage handling system di bandara PT Angkasa Pura II, yang dikerjakan oleh PT INTI.

4. PT. Perkebunan Nusantara (PTPN) III

Pada 3 September 2019, KPK melakukan operasi senyap terkait kasus impor gula. Direktur PTPN III Dolly Pulungan dan Direktur Pemasaran PTPN III I Kadek Kertha Laksana diduga menerima suap dari bos PT Fajar Mulia Transindo Pieko Nyotosetiadi.

Dolly melalui Kadek Kertha Laksana diduga menerima suap sebesar SGD 345.000 dari Pieko. Suap ini diberikan terkait distribusi gula di PTPN III.

5. Perum Perikanan Indonesia

Pada 23 September lalu, KPK kembali melakukan operasi senyap terhadap Direktur Perum Perikanan Indonesia (Perindo) karena diduga menerima suap atas impor ikan dari pihak swasta. KPK menetapkan Direktur Utama Risyanto Suanda sebagai tersangka.

KPK menduga, Risyanto menerima suap dari Direktur PT. Navy Arsa Sejahtera, Mujib Mustofa. Perum Perindo dapat mengajukan kuota impor ke Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP).

6. PT PAL

Tak hanya pada tahun ini saja para Direksi BUMN menjadi tersangka korupsi. Pada tahun-tahun sebelumnya selama kepemimpinan Rini Soemarno juga ada beberapa pucuk pimpinan perusahaan pelat merah ditangkap KPK.

Direktur Utama PT PAL Indonesia (Persero) Firmansyah Arifin ditetapkan sebagai tersangka kasus gratifikasi pada April 2017. Suap itu sebagai cashback terkait fee agent Ashanti Sales Inc dalam pengadaan kapal ke Filipina.

Uang suap sebesar USD 188.102,19, diterima dari pemilik PT Pirusa Sejati Kirana Kotama selaku Direktur Utama PT Pirusa Sejati Agus Nugroho. Selain Firmansyah, kasus ini juga menjerat Direktur Desain dan Teknologi Saiful Anwar dan Manager Keuangan Arif Cahyana.

6. PT Asuransi Jasindo

Pada 3 Mei 2017, KPK menetapkan Direktur Utama PT Asuransi Jasindo Budi Tjahjono sebagai tersangka. Budi diduga menerima imbalan sebesar Rp 15 miliar dalam pengadaan Asuransi Oil and Gas pada BP Migas untuk proyek bersama kontraktor migas tahun 2010-2012 dan tahun 2012-2014.

Kini Budi telah menjalani masa pidana di Lapas Sukamiskin, Bandung, Jawa Barat. Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta telah menjatuhkan vonis terhadap Budi 7 tahun penjara ditambah denda Rp 300 juta subsider 3 bulan kurungan.

Vonis tersebut dijatuhkan karena Budi terbukti melakukan korupsi sehingga merugikan negara cq PT Asuransi Jasindo sebesar Rp 8,46 miliar dan USD 766.955.

7. Pelindo II

Pada Desember 2015, KPK menetapkan RJ Lino selaku Direktur Utama PT Pelindo II sebagai tersangka. Lino diduga melakukan tindak pidana korupsi dalam pengadaan Quay Container Crane (QCC) tahun 2010.

Lino diduga menyalahgunakan wewenangnya dengan menunjuk langsung HDHM dari China dalam pengadaan tiga unit QCC. Pengadaan QCC tahun 2010 diadakan di Pontianak, Palembang, dan Lampung. Proyek pengadaan QCC ini bernilai sekitar Rp 100 miliar.

Kini lembaga antirasuah berupaya melakukan kasus tersebut. KPK kembali melakukan sejumlah saksi terhadap kasus yang menjerat mantan Dirut Pelindo II itu.




Sumber: jawapos.com

Tag: News



Fabio Quartararo Bisa Kunci Gelar Rookie Terbaik di GP Jepang - Gudang Berita Viral Fabio Quartararo Bisa Kunci Gelar Rookie Terbaik di GP Jepang
Jumat, 18 Okt 2019, 18:00:09 WIB, Dibaca : 0 Kali
Warga Gaza dan Suriah Butuh Bantuan untuk Hadapi Musim Dingin - Gudang Berita Viral Warga Gaza dan Suriah Butuh Bantuan untuk Hadapi Musim Dingin
Jumat, 18 Okt 2019, 18:00:09 WIB, Dibaca : 0 Kali
Harga Leeds dan Newcastle Kemahalan, Investor Baru Batal Datang - Gudang Berita Viral Harga Leeds dan Newcastle Kemahalan, Investor Baru Batal Datang
Jumat, 18 Okt 2019, 18:00:09 WIB, Dibaca : 0 Kali






Buffer Digg Facebook LinkedIn Pinterest Reddit StumbleUpon Tumblr Twitter VK Yummly Print