Senin, 23 September 2019, WIB gudangberitaviral.com - Gudang Berita Viral
Breaking News

Senin, 09 Sep 2019, 21:00:08 WIB, 1 View Tim Redaksi, Kategori : News
Santa Clara Choir Surabaya Raih Gold Medal di Singapura - Gudang Berita Viral

MESKI penampilan perdana di luar negeri, Santa Clara Choir bisa perform hebat. Hasil kerja keras berlatih paduan suara selama tiga bulan ini diganjar dengan medali emas. Seperti apa?

R. AUFAR DHANI HIKMAWAN, Surabaya



Lagu Tanduk Majeng menggema saat pergelaran lomba Singapore International Choral Festival 2019 di Yong Siew Toh Conservatory of Music, Singapura, 2–3 Agustus lalu. Santa Clara Choir (SCC), tim paduan suara SMP Katolik Santa Clara, membalutnya dengan aransemen tempo cepat. Nada lagu khas Madura itu begitu rancak dan merdu dinyanyikan.

Ada pula dua lagu lain yang dinyanyikan. Yakni, Agnus Day dan Chua Ay. Keduanya dimainkan dengan tempo yang berbeda. Yakni, sedang dan lambat. ”Kami sengaja mainkan itu dalam lomba. Jadi, dimulai dengan tempo cepat, sedang, dan lambat,” kata Arzde Widartha, trainer paduan suara tersebut, pada Jumat (6/9).

Dia mengatakan, ada 40 murid yang diberangkatkan ke Negeri Singa tersebut. Persiapan dilakukan sejak tiga bulan sebelum perlombaan. Siswa giat berlatih. Mereka harus belajar vokal hingga kekompakan. Semangat para siswa begitu terpancar. Mimpi mereka, setidaknya paduan suara SCC bisa berbicara di kontes internasional.

Bagi para siswa, lomba di negeri orang baru pertama dirasakan. Rasa tak percaya diri tentu sempat menerpa. Hal itu mereka rasakan ketika mendarat di Bandara Changi, Singapura. Joyceline, 14, salah seorang peserta, mengungkapkan bahwa temannya sampai sakit. Bahkan, salah seorang rekannya harus opname dan tidak bisa mengikuti ajang bergengsi itu. ”Minus satu peserta. Kalau yang lain, paling sakit mag,” ujarnya.

Meski demikian, semangat tak boleh surut. Apa pun yang terjadi, mereka tetap tampil. Sebab, kesempatan tak mungkin datang dua kali.

Lagu Tanduk Majeng mengawali performa mereka. Ada tiga juri yang harus dihadapi. Tatapan tiga penilai itu tampak fokus saat memperhatikan penampilan SCC. Di belakang panggung, para wali murid meneriakkan kalimat motivasi. ”Kami sempat down karena nervous. Tapi, puji Tuhan, bisa diatasi,” katanya.

Ketiga lagu bertempo cepat, sedang, dan lambat dilalui dengan mulus. Bahkan, saat lagu terakhir tuntas, Cara Tasher, juri asal Amerika Serikat, memberikan standing ovation. Hal itu diikuti ketua juri dan penonton yang hadir.

Penampilan mereka diganjar medali emas. Grace Irawan, salah satu wali murid, mengaku sampai menitikkan air mata. ”Saya bahagia melihat mereka tampil,” katanya.

Dia mengatakan, penampilan peserta dari negara lain sempat menciutkan nyali tim. Mereka menilai peserta lain juga cukup bagus dan memiliki kualitas untuk memenangkan perlombaan.

Elisabeth Hardiantinawati MC, kepala SMP Katolik Santa Clara, menyatakan sangat mengapresiasi tim SCC. Yang penting bersungguh-sungguh. Hasilnya pasti baik. ”Kami tetap menjaga fighting spirit. Itulah yang membuat kami kuat,” katanya.

Ajang SICF telah selesai. Namun, perjuangan SCC tak akan berhenti di situ. Pihak sekolah tetap akan memberangkatkan mereka ke ajang lain yang lebih bergengsi.




Sumber: jawapos.com

Tag: News



Borong 3 Penghargaan Emmy Awards 2019, Chernobyl Banjir Pujian - Gudang Berita Viral Borong 3 Penghargaan Emmy Awards 2019, Chernobyl Banjir Pujian
Senin, 23 Sep 2019, 20:00:16 WIB, Dibaca : 0 Kali
Warga Surabaya Tak Tahu Anggota Dewan Sudah Dilantik - Gudang Berita Viral Warga Surabaya Tak Tahu Anggota Dewan Sudah Dilantik
Senin, 23 Sep 2019, 20:00:16 WIB, Dibaca : 0 Kali
Demontrasi Penolakan UU KPK dan RKUHP Bergema di Sejumlah Daerah - Gudang Berita Viral Demontrasi Penolakan UU KPK dan RKUHP Bergema di Sejumlah Daerah
Senin, 23 Sep 2019, 20:00:16 WIB, Dibaca : 0 Kali






Buffer Digg Facebook LinkedIn Pinterest Reddit StumbleUpon Tumblr Twitter VK Yummly Print