Kamis, 22 Agustus 2019, WIB gudangberitaviral.com - Gudang Berita Viral
Breaking News

Rabu, 07 Agu 2019, 19:00:07 WIB, 1 View Tim Redaksi, Kategori : News
Richard Mainaky: Jangan Berharap ke Ganda Campuran Dululah.. - Gudang Berita Viral

gudangberitaviral.com-Dampak pensiunnya Liliyana Natsir begitu terasa bagi sektor ganda campuran Indonesia. Terlebih saat menjelang kejuaraan dunia seperti sekarang ini. Maklum, Butet—sapaan akrabnya—adalah satu-satunya pemain putri Indonesia yang mampu meraih medali di event tersebut dalam 20 tahun terakhir!

Butet merebut emas dalam keikutsertaan perdananya pada 2005. Dia berpasangan dengan Nova Widianto. Pasangan itu mengulang prestasi tersebut dua tahun kemudian. Lalu, bersama Tontowi Ahmad, Butet meraih emas lagi pada 2013 dan 2017 lalu. Itu berarti, dari total lima emas yang berhasil diraih sektor ini sejak 1977, Butet meraih empat di antaranya!



Bagaimana dengan kondisi saat ini? Jika dilihat dari hasil pasangan Indonesia di berbagai turnamen hingga Thailand Open lalu, memang masih sulit. Pasangan nomor satu Indonesia, Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti, sudah merasakan empat kali final. Tapi belum juara juga. Praveen gemas, tapi tidak terbebani juga.

“Masa nggak bisa tembus (juara) sih. Makanya ini ingin terus membuktikan. Jadi lebih meningkatkan motivasi,” kata pemain yang akrab disapa Ucok itu.

Pelatih Richard Mainaky menilai anak-anak asuhannya memang belum matang. Berbeda dengan ganda campuran Tiongkok yang sudah menang pengalaman. “Dulu masih ada Owi/Butet, Tiongkok yang mengejar kita,” kata Richard. ”Sekarang Tiongkok sudah matang, karena ditempa terus pengalamannya. Nah, sekarang harus diakui kita yang dalam posisi mengejar,” papar dia.

Richard mengakui butuh waktu untuk bisa memutar siklus itu. “Jangan berharap ke ganda campuran dululah. Kami sedang proses pelan-pelan. Kami lagi masa transisi, jadi mesti sabar,” pinta kakak Rionny Mainaky itu.

Meski begitu Richard tidak mengendurkan target jangka panjang. Ganda campuran tetap mematok target dua wakil ke Olimpiade Tokyo 2020. “Sejak zaman Minarti (Timur), saya selalu meloloskan dua pasang,” tegas pelatih berusia 54 tahun itu.

Bagaimana dengan Kejuaraan Dunia 2019 yang berlangusung di Basel pada 19-25 Agustus mendatang? Dari hasil drawing, Praveen/Melati serta Hafiz Faizal/Gloria Emanuelle Widjaja mendapat bye di babak pertama. Jika babak kedua dan ketiga lancar, Praveen berpeluang jumpa pasangan Thailand Dechapol Puavaranukroh/Sapsiree Taerattanachai dalam perempatfinal.

Sedangkan Hafiz/Gloria harus bekerja ekstrakeras. Sebagai unggulan ke-10, mereka berada dalam pul 16 besar bersama penguasa sektor ini asal Tiongkok Zheng Siwei/Huang Yaqiong. “Tetap target minimal semifinal, ya. Ini event besar besar sebelum Olimpiade soalnya,” kata Richard. ”Dari empat pasang dibawa, dilihat situasi nanti seperti apa. Yang penting jangan kasih kendor,” imbuh dia.




Sumber: jawapos.com

Tag: News



Defisit Membengkak, BPJS Kesehatan akan Naikkan Iuran - Gudang Berita Viral Defisit Membengkak, BPJS Kesehatan akan Naikkan Iuran
Kamis, 22 Agu 2019, 12:00:06 WIB, Dibaca : 0 Kali
Teknologi 5G Mudahkan Banyak Hal, Kampanye Pilpres 2024 Pakai Hologram - Gudang Berita Viral Teknologi 5G Mudahkan Banyak Hal, Kampanye Pilpres 2024 Pakai Hologram
Kamis, 22 Agu 2019, 12:00:06 WIB, Dibaca : 0 Kali
Warkop DKI Reborn 3 Usung Konsep Dono Kasino Indro Versi Milenial - Gudang Berita Viral Warkop DKI Reborn 3 Usung Konsep Dono Kasino Indro Versi Milenial
Kamis, 22 Agu 2019, 12:00:06 WIB, Dibaca : 0 Kali






Buffer Digg Facebook LinkedIn Pinterest Reddit StumbleUpon Tumblr Twitter VK Yummly Print