Jumat, 18 Oktober 2019, WIB gudangberitaviral.com - Gudang Berita Viral
Breaking News

Rabu, 02 Okt 2019, 20:00:08 WIB, 6 View Tim Redaksi, Kategori : News
Rela Berdesakan demi Barcode Kunjungan Online di Rutan Medaeng - Gudang Berita Viral

gudangberitaviral.com – Program kunjungan online (kunjol) yang diterapkan Rutan Kelas I Surabaya di Medaeng, Sidoarjo, disambut antusias oleh masyarakat. Mereka memadati Rutan Medaeng kemarin (1/10) untuk mendapatkan barcode yang digunakan untuk mengaktifkan aplikasi antrean online itu.

Sayangnya, antrean tidak terkendali. Pengunjung tak sabar dan memilih berdesak-desakan demi segera mendapatkan barcode tersebut. Antrean menjadi kacau karena gerbang baru dibuka pukul 10.00 setelah acara launching kunjol usai. Padahal, sudah banyak warga yang menanti di luar gerbang. Alhasil, ketika gerbang dibuka, mereka menyerbu loket.



Seorang pengunjung mengalami sesak napas dan pingsan. Tatik Panjawati terjatuh akibat saling dorong dan berdesak-desakan sebelum akhirnya terkulai lemas Perempuan 58 tahun asal Manukan itu mendapatkan perawatan di klinik rutan.

Tatik mengaku tiba di Medaeng sejak pukul 05.00. ”Ada pengumuman kalau aplikasi kunjol diterapkan hari ini (kemarin, Red). Tapi, saya belum tahu mengenai aplikasi tersebut. Makanya saya datang sama suami untuk ngurus aplikasinya,” katanya. Kenyataannya, ibu yang anaknya ditahan di Rutan Medaeng itu belum bisa masuk hingga pukul 10.00.

PRAKTIS: Seorang pengunjung menunjukkan tampilan aplikasi antrean online untuk menjenguk tahanan kemarin. Dengan aplikasi tersebut, pengunjung bisa mendaftar antre dari mana saja dan datang sesuai jam yang ditentukan. (Hariyanto Teng/Jawa Pos)

Kepala Kanwil Kemenkum HAM Jatim Susy Susilawati menyatakan, program tersebut merupakan inovasi pelayanan publik berbasis TI. Susy menyebutkan, tidak semua rutan berani menerapkan kunjungan online. Sebab, banyak yang kesulitan dalam menjalankannya. ”Seminggu pertama pasti ada keributan kecil. Harus bisa diantisipasi. Harus benar-benar konsekuen,” terangnya.

Kepala Rutan Medaeng Teguh Pamuji mengungkapkan, inovasi itu dibuat untuk meringankan beban pengunjung. Pasalnya, tidak sedikit pengunjung yang datang sejak subuh untuk mendapatkan nomor antrean. Dengan aplikasi itu, pengunjung bisa mendaftar dari rumah dan datang sesuai dengan perkiraan waktu kunjungan. ”Hari pertama memang membingungkan. Kami akan terus sosialisasi dan melakukan perbaikan,” tambahnya.

Dia menerangkan, cara menggunakan aplikasi itu sederhana. Pengunjung harus mendapatkan barcode dari rutan. Barcode tersebut digunakan untuk mengaktifkan aplikasi yang diunduh di www.rutanklas1surabaya.co.id/download/rutanklas1surabaya.apk. Setelah mengunduh aplikasi itu, pengunjung memasukkan nomor barcode tersebut. ”Caranya mudah. Tapi karena terburu-buru dan mau cepat, akhirnya begitu jadinya,” ujarnya. 




Sumber: jawapos.com

Tag: News



Milenial jadi Sasaran Potensial Pengembang Apartemen - Gudang Berita Viral Milenial jadi Sasaran Potensial Pengembang Apartemen
Jumat, 18 Okt 2019, 13:00:10 WIB, Dibaca : 6 Kali
Pelatih Persebaya Wolfgang Pikal Anggap Bali Rumah Kedua - Gudang Berita Viral Pelatih Persebaya Wolfgang Pikal Anggap Bali Rumah Kedua
Jumat, 18 Okt 2019, 13:00:10 WIB, Dibaca : 1 Kali
519 Orang Tiba di Surabaya, Puluhan Pengungsi Wamena Jatuh Sakit - Gudang Berita Viral 519 Orang Tiba di Surabaya, Puluhan Pengungsi Wamena Jatuh Sakit
Jumat, 18 Okt 2019, 13:00:10 WIB, Dibaca : 5 Kali






Buffer Digg Facebook LinkedIn Pinterest Reddit StumbleUpon Tumblr Twitter VK Yummly Print