Senin, 21 Oktober 2019, WIB gudangberitaviral.com - Gudang Berita Viral
Breaking News

Sabtu, 05 Okt 2019, 12:00:06 WIB, 5 View Tim Redaksi, Kategori : News
Puluhan Akun FB Terkait Papua Dihapus, Kominfo: Bukan dari Kami - Gudang Berita Viral

gudangberitaviral.com – Langkah Facebook menghapus puluhan akun, halaman, dan grup yang menyebarkan hoaks terkait Papua mendapat apresiasi Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo). Penghapusan itu dinilai sejalan dengan upaya pemerintah memerangi berita bohong dan fitnah.

Pelaksana Tugas (Plt) Kabiro Humas Kementerian Kominfo, Ferdinandus Setu membantah pemerintah berada di balik penghapusan akun, grup dan halaman Facebook tersebut. “Tergantung, itu kasus per kasus. Kalau tidak disebutkan nama akun saya enggak tahu. Secara umum gitu saya enggak bisa pastikan,” kata Ferdinandus saat dihubungi gudangberitaviral.com, Sabtu (5/10) pagi.



Ferdinandus menuturkan Facebook memiliki mekanisme internal terkait penghapusan akun, halaman dan grup. Meski demikian, pemerintah juga bisa meminta Facebook untuk melakukan penghapusan. “Yang jelas penghapusan semacam itu bisa dari kita. Bisa juga dari mereka karena akun tersebut melanggar aturan internal di Facebook,” tegasnya.

Facebook menghapus beberapa halaman, grup, dan akun yang terlibat dalam perilaku tidak autentik terkoordinasi di Facebook dan Instagram. Mereka menemukan tiga operasi terpisah. Satu di antaranya berasal dari Uni Emirat Arab, Mesir dan Nigeria. Sementara itu, dua lainnya di Mesir dan Indonesia terkait hoaks di Papua.

Facebook sejauh ini mengklaim telah menghapus 211 akun Facebook, 107 halaman, 43 grup, dan 87 akun Instagram karena terlibat dalam perilaku tidak autentik yang terkoordinasi yang berasal dari UEA, Mesir, dan Nigeria.

Untuk Indonesia, Facebook menghapus 69 akun, 42 ​​halaman, dan 34 akun Instagram yang terlibat dalam perilaku tidak autentik terkoordinasi. Orang-orang di belakang jaringan ini menggunakan akun palsu untuk mengelola halaman, menyebarkan konten mereka, dan mengarahkan orang ke situs di luar platform.

Mereka terutama mem-posting dalam Bahasa Inggris dan Bahasa Indonesia tentang Papua Barat. Beberapa halaman berbagi konten untuk mendukung gerakan kemerdekaan.

Sementara yang lain mem-posting kritik terhadap pemerintah. Meskipun orang-orang di balik kegiatan ini berusaha menyembunyikan identitas mereka, penyelidikan Facebook menemukan tautan ke perusahaan media Indonesia InsightID.




Sumber: jawapos.com

Tag: News



Asetku Tawarkan Return hingga 22 Persen - Gudang Berita Viral Asetku Tawarkan Return hingga 22 Persen
Senin, 21 Okt 2019, 09:00:08 WIB, Dibaca : 0 Kali
Rasiman: Madura United Masih Underdog untuk Mengejar Bali United - Gudang Berita Viral Rasiman: Madura United Masih Underdog untuk Mengejar Bali United
Senin, 21 Okt 2019, 09:00:08 WIB, Dibaca : 0 Kali
 Riset Ilmiah: Jasad Syuhada tak Membusuk  - Gudang Berita Viral Riset Ilmiah: Jasad Syuhada tak Membusuk
Senin, 21 Okt 2019, 09:00:07 WIB, Dibaca : 0 Kali






Buffer Digg Facebook LinkedIn Pinterest Reddit StumbleUpon Tumblr Twitter VK Yummly Print