Selasa, 12 November 2019, WIB gudangberitaviral.com - Gudang Berita Viral
Breaking News

Senin, 04 Nov 2019, 14:00:12 WIB, 3 View Tim Redaksi, Kategori : News
Publik Bisa Akses Dokumen Rusia Terkait Pemilu AS 2016 - Gudang Berita Viral

gudangberitaviral.com – Departemen Kehakiman (DoJ) Amerika Serikat (AS) kalah. Pengadilan memenangkan CNN dan Buzzfeed News atas gugatan mereka. Yaitu, untuk melihat semua dokumen terkait penyelidikan Robert Mueller. Jaksa khusus itu sebelumnya ditugasi untuk menyelidiki keterlibatan Rusia dalam Pemilu AS 2016 lalu yang berujung dengan kemenangan Presiden Donald Trump.

DoJ tak menyerahkan dokumen itu seluruhnya dalam satu waktu. Tetapi, bertahap setiap bulan selama delapan tahun. Pada Sabtu (2/11), yang dirilis adalah rangkuman wawancara FBI dengan para saksi. Itu menjadi penyelidikan pertama Mueller yang bisa diakses publik. DoJ menyebutnya sebagai laporan 302.



Saksi yang diwawancarai adalah mantan Kepala Strategi Gedung Putih Stephen Bannon, pengacara Michael Cohen, Rick Gates, dan beberapa orang lainnya. Gates adalah wakil ketua kampanye Trump. Dia merupakan tangan kanan Paul Manafort, ketua tim kampanye Trump.

Gates menyatakan kepada penyidik bahwa setelah kampanye, dirinya mengetahui e-mail Komite Nasional Demokrat (DNC) telah diretas. Manafort lalu mengusulkan teori tanpa dasar. Yaitu, pelaku peretasan adalah Ukraina, bukan Rusia. Kiev lalu meluncurkan bukti-bukti agar terbentuk opini bahwa Rusia adalah pelakunya.

WikiLeaks memublikasikan ribuan e-mail DNC Juli 2016 dan membuat Hillary Clinton, lawan Trump dalam pilpres, terpukul. Komunitas Intelijen AS menyatakan bahwa pelakunya adalah Rusia dan Negeri Beruang Merah itulah yang menyerahkan data-data ke WikiLeaks. Namun, hingga saat ini kabar palsu yang disebar Manafort masih muncul.

Presiden AS Donald Trump bahkan menyinggungnya dalam panggilan telepon dengan Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky Juli lalu. ”Saya ingin Anda mencari tahu apa yang terjadi dengan seluruh situasi di Ukraina. Mereka mengatakan CrowdStrike,” ujar Trump seperti tertulis dalam memo yang dirilis Gedung Putih.

CrowdStrike adalah perusahaan keamanan siber yang disewa DNC untuk menyelidiki kebocoran e-mail mereka. Perusahaan yang menjual perangkat lunak Falcon itu adalah lembaga pertama yang menuding Rusia sebagai pelaku peretasan sebelum akhirnya diiyakan Komunitas Intelijen AS.

Gates juga mengungkapkan bahwa para penasihat Trump, anggota keluarganya, dan sang presiden berusaha keras untuk mendapatkan e-mail-e-mail DNC yang hilang. ”Gates berkata bahwa Donald Trump Jr akan menanyakan keberadaan surat-surat elektronik itu dalam pertemuan keluarga.” Demikian bunyi salah satu dokumen yang dirilis DoJ.

Michael Flynn, Jared Kushner, Paul Manafort, Corey Lewandowski, Jeff Sessions, dan Sam Clovis juga menyatakan ketertarikannya terhadap surat elektronik DNC. Fokus kampanye Trump adalah tim yang meneliti tentang oposisi. Yaitu, di mana keberadaan e-mail DNC dan kontribusinya terhadap Clinton Foundation.

Setali tiga uang, Bannon menyatakan bahwa Trump tertarik menemukan 33 ribu e-mail yang sudah dihapus Clinton dari server pribadinya. Saat menjadi Menlu, Clinton menggunakan komputer pribadi.

Pengungkapan dokumen penyelidikan Robert Mueller itu kian menambah daftar panjang masalah Trump. Terlebih, saat ini Demokrat sedang berusaha menggulingkannya lewat pemakzulan. Salah satu pemicunya adalah panggilan telepon dengan Zelensky Juli lalu tersebut.




Sumber: jawapos.com

Tag: viral, berita viral, hot news, news, gudang berita viral, jawapos, tribunnews, kompas, Publik Bisa Akses Dokumen Rusia Terkait Pemilu AS 2016

Tag: News



 Tips Sehat Ala Jauhari Johan  - Gudang Berita Viral Tips Sehat Ala Jauhari Johan
Selasa, 12 Nov 2019, 04:00:04 WIB, Dibaca : 0 Kali
 Percakapan Tentang Belanja Terjadi di Twitter  - Gudang Berita Viral Percakapan Tentang Belanja Terjadi di Twitter
Selasa, 12 Nov 2019, 04:00:04 WIB, Dibaca : 0 Kali
 Jokowi Juga Singgung Ketika Mega tak Salami Paloh  - Gudang Berita Viral Jokowi Juga Singgung Ketika Mega tak Salami Paloh
Selasa, 12 Nov 2019, 04:00:03 WIB, Dibaca : 0 Kali






Buffer Digg Facebook LinkedIn Pinterest Reddit StumbleUpon Tumblr Twitter VK Yummly Print