Kamis, 19 September 2019, WIB gudangberitaviral.com - Gudang Berita Viral
Breaking News

Selasa, 03 Sep 2019, 16:00:05 WIB, 2 View Tim Redaksi, Kategori : Bisnis
 Properti Elite Tak Bergairah, MBR Justru Sumringah  - Gudang Berita Viral

gudangberitaviral.com, Jakarta - Dua tahun belakangan menjadi tahun-tahun terberat industri properti, hal tersebut dirasakan oleh para pemain bisnis ini.

Tapi, faktanya di lapangan segmen industri properti menengah ataslah yang lesu, untuk segmen menengah ke bawah tetap bergairah dan jadi primadona.

"Kelesuan hanya ada disegmen menengah atas, untuk kelas MBR tetap jadi primadona," ucap Direktur Utama Nusantara Almazia Deddy Indrasetiawan di Jakarta, Selasa (3/9/2019).



Nusantara Almazia adalah sebuah perusahaan properti yang bermain dilevel menengah ke bawah atau untuk Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) yang dapat subsidi dari pemerintah, tentunya harga jual rumahnya juga jauh lebih murah.

Deddy membuktikan bahwa segmen rumah murah tetap diburu oleh masyarakat, hal tersebut terlihat dari ajang Indonesia Properti Expo (IPEX) 2018, dimana Nusantara Almazia jadi pengembang dengan penjualan KPR BTN terbanyak nomer 3 dengan penjualan mencapai Rp220,2 miliar, hanya kalah dari PT Duta Putra Group (Rp335,7 miliar) dan PT PP Properti (Rp317 miliar).

"Bahkan harga properti kelas atas turun, untuk MBR kami yakin pasarnya masih besar," kata dia.

Deddy mengungkapkan saat ini kebutuhan akan perumahan yang layak huni semakin mendesak saja, terlihat dari data Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) yang menyebut backlog rumah mencapai 5,4 juta unit.

"Tentunya ini jadi peluang buat kami (Pemain MBR), apalagi properti kami yang ada Karawang, Jawa Barat dimana jadi kawasan industri terbesar di tanah air, backlog rumahnya masih cukup besar," katanya.

Informasi saja, PT Nusantara Almazia Tbk bakal mencatatkan saham perdananya di Bursa Efek Indonesia (BEI) dalam waktu dekat, perusahaan menargetkan bakal meraup dana dari pasar modal sebesar Rp90 miliar hingga Rp100 miliar. Perusahaan memasang harga penawaran di level Rp200 hingga Rp220 per unit saham.

Nusantara Almazia akan melepas sebanyak-banyaknya 461,53 juta saham atau 21,00% dari jumlah seluruh saham yang ditempatkan dan disetor perseroan. Dana hasil IPO akan digunakan untuk ekspansi perseroan.

Sekitar 38,62% dari penghimpunan dana akan digunakan untuk mengakusisi saham PT Serena Inti Sejati (SIS). Perusahan itu merupakan pengembang properti di kabupaten Karawang dengan fokus pengembangan rumah tapak.[jat]




Sumber: inilah.com

Tag: News



 Persib Imbang, Roberts: Hasil Tak Sesuai Harapan  - Gudang Berita Viral Persib Imbang, Roberts: Hasil Tak Sesuai Harapan
Kamis, 19 Sep 2019, 02:00:03 WIB, Dibaca : 0 Kali
 KAI: Kecelakaan di Perlintasan Kereta Meningkat  - Gudang Berita Viral KAI: Kecelakaan di Perlintasan Kereta Meningkat
Kamis, 19 Sep 2019, 02:00:02 WIB, Dibaca : 0 Kali
 Program KBR dari KLHK Bikin Ekonomi Petani Naik  - Gudang Berita Viral Program KBR dari KLHK Bikin Ekonomi Petani Naik
Kamis, 19 Sep 2019, 01:00:05 WIB, Dibaca : 0 Kali






Buffer Digg Facebook LinkedIn Pinterest Reddit StumbleUpon Tumblr Twitter VK Yummly Print