Kamis, 22 Agustus 2019, WIB gudangberitaviral.com - Gudang Berita Viral
Breaking News

Minggu, 11 Agu 2019, 20:00:08 WIB, 4 View Tim Redaksi, Kategori : News
Produksi Air PDAM Gresik Minim, Stop Dulu Penambahan Pelanggan - Gudang Berita Viral

gudangberitaviral.com – Hingga saat ini, layanan penyediaan air bersih oleh PDAM Gresik masih banyak disorot. Karena itu, badan usaha milik pemkab tersebut membuat sejumlah kebijakan.

Yang terakhir, untuk sementara, PDAM menghentikan dulu penambahan pelanggan anyar. Selain itu, perusahaan tersebut tengah menyiapkan sejumlah rencana jangka pendek untuk menambah kapasitas produksi.



Kebijakan penghentian penambahan pelanggan itu tak lepas dari belum sebandingnya kapasitas produksi dengan kebutuhan. ”Untuk sementara, kami tidak menambah pelanggan terlebih dulu,” kata Direktur PDAM Giri Tirta Siti Aminatus Zariah.

Dia mengatakan, kapasitas produksi PDAM yang 1.060 liter per detik hingga kini belum mampu memenuhi 97 ribu pelanggan secara normal. Selain itu, lantaran kapasitas produksi dan kebutuhan masih njomplang, perusahaan tersebut mempunyai tunggakan lain. Sampai saat ini, masih ada sekitar 15 ribu pelanggan yang belum mendapat layanan.

Meski tidak menambah pelanggan anyar, PDAM tetap tidak menolak apabila ada warga yang mendaftar. ”Tapi, kalau ada pendaftar, ya masuknya ke daftar tunggu,” tuturnya.

Lantas, sampai kapan kondisi ini berlangsung? PDAM maupun pemkab memastikan, dalam waktu dekat, ada penambahan kapasitas produksi air bersih.

Bupati Sambari Halim Radianto menyatakan, saat ini PDAM segera merealisasikan kontrak pembelian air bersih dengan pihak ketiga. Yakni, Perusahaan Daerah Air Bersih (PDAB). Kapasitasnya sekitar 100 liter per detik. ”Dengan tambahan itu, kami berharap pelanggan yang belum mendapat layanan, bisa dilayani,” katanya.

Sebab, dengan tambahan kapasitas sebesar itu, jumlah pelanggan diproyeksikan bisa ditambah hingga 8–10 ribu sambungan. ”Makanya, kami sudah minta PDAM segera merealisasikan,” jelasnya.

Selain itu, sejumlah rencana sudah disiapkan pemkab maupun PDAM. Dari mana saja? Salah satunya, sumber air Bendung Gerak Sembayat (BGS). Jika beroperasi, BGS mampu memproduksi 1.000 liter per detik. Juga ada rencana penambahan dari sumber air Umbulan.

Program jangka pendek dan menengah tersebut ditarget bisa menambah sambungan untuk pelanggan baru yang saat ini sedang antre. ’’Dengan begitu, yang saat ini masuk daftar tunggu bisa sepenuhnya terdaftar,’’ tutur Siti.

Hanya, rencana itu baru bisa terealisasi sekitar 2021. ’’Iya rencananya, 2020 baru dibangun dan 2021 bisa digunakan,” ucapnya.

Jika berjalan sesuai rencana, tambahan itu tak hanya menutup kebutuhan air di kawasan kota, melainkan juga wilayah pantura yang selama ini belum mendapat akses layanan air bersih dari PDAM.

Berdasar data area cakupan, wilayah Gresik Utara memang masuk daftar daerah yang belum terdistribusi air bersih. Antara lain, Kecamatan Bungah, Dukun, dan Sidayu. .

Modal Ditambah, tapi dengan Catatan

Rencana penambahan modal dari APBD untuk pengembangan PDAM Gresik akhirnya tuntas. Ini terjadi setelah pemkab-dewan sepakat menyetujui permintaan direksi perusahaan tersebut.

Total dana yang diberikan tidak berubah. Yakni, tetap Rp 25 miliar sesuai rencana awal. Hanya, tambahan penyertaan modal itu tetap diberikan dengan sejumlah catatan. Salah satunya, pemkab-dewan menargetkan PDAM harus bisa menambah kapasitas produksi air hingga akhir 2019. ’’Sudah disepakati. Kami sudah minta agar target itu terpenuhi. Sebab, jika tidak, malah akan jadi masalah baru,’’ kata anggota Banggar DPRD Asroin Widyana kemarin (10/8).

Dia menjelaskan, sesuai rencana awal, tambahan penyertaan modal tersebut bakal dipakai PDAM untuk pembangunan jaringan pipa untuk perluasan cakupan layanan serta jaringan pengalihan suplai air-optimalisasi pelayanan. Hanya, usulan itu sempat disorot dewan. Sebab, jika program tersebut direalisasikan, ada potensi kualitas layanan air PDAM ke pelanggan menurun.

Dengan jumlah pelanggan saat ini saja, kualitas layanan air produksi PDAM belum bisa maksimal. Hingga kini, distribusi air ke pelanggan juga masih dilakukan dengan sistem giliran karena kapasitas produksi belum sebanding dengan kebutuhan. ’’Jika cakupan distribusi ditambah, tapi produksi tetap, pasti layanan menurun,’’ katanya.

Namun, PDAM sudah memberikan jaminan bahwa bakal ada penambahan kapasitas produksi. Sebab, sejumlah program baru tengah digulirkan. Tambahan kapasitas air ditargetkan sudah bisa terealisasi sebelum akhir 2019. ’’Karena itu, kami setujui,’’ ucapnya.

Sejauh ini, kapasitas produksi yang dihasilkan perusahaan itu masih jauh dari kebutuhan. Seharusnya produksi air sudah di angka 2.000 liter per detik.

Humas PDAM Gresik Ismail menjelaskan, penambahan modal dari APBD tersebut diprioritaskan untuk penambahan dan perbaikan jaringan distribusi. ”Salah satunya memperbaiki pipa di wilayah Pasar Gresik. Sebab, pipa di Pasar Gresik itu terpasang sejak 1980,’’ tuturnya.




Sumber: jawapos.com

Tag: News



Tahapan Pilkada Serentak 2020 Dimulai September 2019 - Gudang Berita Viral Tahapan Pilkada Serentak 2020 Dimulai September 2019
Kamis, 22 Agu 2019, 10:00:06 WIB, Dibaca : 0 Kali
 Wanita tak Sulit Meraih Surga Jika Empat Hal Ini  - Gudang Berita Viral Wanita tak Sulit Meraih Surga Jika Empat Hal Ini
Kamis, 22 Agu 2019, 10:00:05 WIB, Dibaca : 0 Kali
 KSP Dukung Pembangunan PLTA Sungai Kayan Kaltara  - Gudang Berita Viral KSP Dukung Pembangunan PLTA Sungai Kayan Kaltara
Kamis, 22 Agu 2019, 10:00:04 WIB, Dibaca : 0 Kali






Buffer Digg Facebook LinkedIn Pinterest Reddit StumbleUpon Tumblr Twitter VK Yummly Print