Jumat, 23 Agustus 2019, WIB gudangberitaviral.com - Gudang Berita Viral
Breaking News

Rabu, 07 Agu 2019, 17:00:02 WIB, 1 View Tim Redaksi, Kategori : News
 Prajurit Terpapar Radikalisme Harus Disterilisasi  - Gudang Berita Viral


gudangberitaviral.com, Jakarta - Juru bicara Badan Intelijen Negara (BIN) Wawan H Purwanto mengatakan prajurit TNI yang terpapar radikalisme harus dilakukan sterilisasi agar kembali mencintai Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

"Saat ini memang diperlukan adanya upaya sterilisasi kepada orang-orang yang terpapar ideologi lain selain Pancasila," kata Wawan saat diskusi kebangsaan Quo Vadis Indonesia di Museum Nasional, Jakarta, Rabu (7/8/2019).



Menurut dia, apa yang disampaikan Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu mengenai adanya prajurit TNI terpapar radikalisme sebanyak tiga persen itu tujuannya ingin mensterilisasi kembali agar tidak meluas.

"Itu tentu ada dasarnya dimana menteri menyatakan seperti itu, diupayakan supaya ada sterilisasi supaya tidak meluas dan melebar. Nanti akan ada verifikasi siapa-siapa saja yang sudah terpapar dan tentu akan ada  tindakan oleh atasan yang berwenang menghukum,” ujarnya.

Sehingga, kata dia, dengan langkah-langkah tersebut diharapkan pemikiran ideologi diluar pancasila menjadi netral atau bahkan dapat kembali mendukung NKRI. Sebab, masalah radikalisme sudah menjadi warning bagi semua masyarakat.

"Sungguh, ini merupakan ancaman dan itu tidak boleh terjadi. Ini menjadi kewajiban kita semuanya untuk satu visi dan satu misi kecintaan NKRI harga mati," jelas dia.

Sementara Ketua Umum Yayasan Solusi Pemersatu Bangsa Baskara Sukarya mengatakan berdasarkan data dari Kementerian Pertahanan sebanyak tiga persen prajurit TNI terpapar radikalisme. Selain itu, 18 persen pegawai swasta menolak ideologi Pancasila serta 19 persen lebih pegawai BUMN dan pegawai negeri sipil menolak ideologi Pancasila.

"Yang paling kami sedihkan lebih dari 23 persen pelajar, generasi penerus kita dan mahasiswa tidak peduli dengan Pancasila. Bahkan, mendukung agar negara Indonesia menjadi negara khilafah," katanya.

Untuk itu, Baskara mengatakan perlu dicarikan solusinya karena anak-anak muda, mahasiswa merupakan generasi penerus yang akan memegang estafet keberlanjutan bernegara. Maka, harus dibekali pendidikan bagaimana menghidupkan kembali pendidikan, penghayatan dan pengamalan Pancasila.

"Kita harus membuat kurikulum yang membangkitkan rasa nasionalisme, rasa cinta bela terhadap negara dan menghormati budaya serta kearifan lokal yang telah ditinggalkan para leluhur kita agar bisa tauladan sebagai insan Pancasila. Kita harus Bhinneka Tunggal Ika," tandasnya. [rok]




Sumber: inilah.com

Tag: News



 Kamil Ingin Pasar Cisarua Jadi Primadona  - Gudang Berita Viral Kamil Ingin Pasar Cisarua Jadi Primadona
Jumat, 23 Agu 2019, 03:00:05 WIB, Dibaca : 0 Kali
 Madrid Pinjamkan Madrid Pinjamkan 'Messi Jepang' ke Mallorca
Jumat, 23 Agu 2019, 03:00:05 WIB, Dibaca : 0 Kali
 Chamberlain Perpanjang Kontrak di Liverpool  - Gudang Berita Viral Chamberlain Perpanjang Kontrak di Liverpool
Jumat, 23 Agu 2019, 03:00:05 WIB, Dibaca : 0 Kali






Buffer Digg Facebook LinkedIn Pinterest Reddit StumbleUpon Tumblr Twitter VK Yummly Print