Kamis, 22 Agustus 2019, WIB gudangberitaviral.com - Gudang Berita Viral
Breaking News

Kamis, 08 Agu 2019, 00:00:06 WIB, 1 View Tim Redaksi, Kategori : News
 Polisi Dapat 9 Laporan soal Penipuan Notaris Palsu  - Gudang Berita Viral

gudangberitaviral.com, Jakarta - Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Raden Prabowo Argo Yuwono mengatakan pihaknya kembali menerima laporan atas kasus sindikat penipuan berkedok notaris palsu dengan korban orang-orang yang hendak menjual rumah mewah. Saat ini, polisi telah menerima total sembilan laporan dari masyarakat.

"Kemarin semakin bertambah. Kan awalnya tiga, kemudian ada juga yang laporan. Enam laporan," katanya di Jakarta, Rabu (7/8/2019).

Laporan itu usai polisi mengekspose kasus di Tebet Timur Raya, Jakarta Selatan, Senin (5/8/2019) lalu dengan amankan empat orang tersangka berinisial D, R, S, dan A. Polisi pun membuka hotline di nomor 08128171998.



"Kita berharap kalau ada masyarakat lagi yang mendapatkan kejadian serupa bisa melapor," kata Argo.

Sebelumnya, jajaran Subdit Reskrim Harta dan Benda (Harda) Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Metro Jaya membongkar sindikat penipuan berkedok notaris palsu dengan korban hendak menjual rumah mewah. Dalam aksinya, para tersangka berpura-pura membeli rumah korban lalu mengagungkan atau gadai sertifikat rumah itu untuk mendapat keuntungan.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Polisi Raden Prabowo Argo Yuwono mengatakan, terbongkarnya kelompok ini atas laporan masyarakat. Alhasil, diamankan empat tersangka berinisial D, R, S, dan A. Menurut Argo, rumah yang menjadi sasaran komplotan ini bernilai hingga Rp15 miliar.

"Kita mendapat 3 laporan polisi selama bulan Maret hingga Juli 2019 dalam kasus itu. Dalam waktu cepat, polisi meringkus komplotan yang terdiri dari D, R, S dan A. Di mana dari laporan masyarakat dapat informasi dari perbankan bahwa ada anggunan. Korban kaget dan dia lapor ke polisi," kata Argo di Tebet Timur Raya, Jakarta Selatan, Senin (5/8).

Lebih lanjut kepolisian membuka hot line dalam kasus. Hal ini dimaksudkan agar para korban melaporkan apabila menjadi korban penipuan mereka.

"Uang hasil kejahatan itu dibagikan ke seluruh anggota komplotan ini untuk memenuhi kebutuhan hidup. Atas perbuatannya, para tersangka dikenakan Pasal 378 KUHP atau 372 KUHP atau 263 KUHP dengan ancaman 6 tahun penjara. Kita buka nomor telepon yang dapat dihubungi terkait kasus ini, yakni di nomor 08128171998," pungkasnya. [adc]




Sumber: inilah.com

Tag: News



Soal Perluasan Wilayah, DPR Usul Bogor Dimerkarkan Jadi Dua - Gudang Berita Viral Soal Perluasan Wilayah, DPR Usul Bogor Dimerkarkan Jadi Dua
Kamis, 22 Agu 2019, 14:00:08 WIB, Dibaca : 0 Kali
PUPR Gelontorkan Rp 1,1 Triliun untuk Empat Kawasan Wisata Prioritas - Gudang Berita Viral PUPR Gelontorkan Rp 1,1 Triliun untuk Empat Kawasan Wisata Prioritas
Kamis, 22 Agu 2019, 14:00:08 WIB, Dibaca : 0 Kali
LPSK Tegaskan Tak Kibarkan Bendera Putih Hanya Karena Minim Anggaran - Gudang Berita Viral LPSK Tegaskan Tak Kibarkan Bendera Putih Hanya Karena Minim Anggaran
Kamis, 22 Agu 2019, 14:00:08 WIB, Dibaca : 0 Kali






Buffer Digg Facebook LinkedIn Pinterest Reddit StumbleUpon Tumblr Twitter VK Yummly Print