Selasa, 20 Agustus 2019, WIB gudangberitaviral.com - Gudang Berita Viral
Breaking News

Kamis, 08 Agu 2019, 22:00:02 WIB, 1 View Tim Redaksi, Kategori : News
 Polisi Bekuk Pelaku Teror Petasan Paku di Klaten  - Gudang Berita Viral

gudangberitaviral.com, Klaten - Aparat Polres Klaten membekuk pelaku pelemparan petasan berisi paku yang meneror warga RT 01 RW 06, Desa Ngemplak, Kalikotes, Klaten. Motif pelaku diduga masalah pribadi.

Pelaku yang sudah ditetapkan tersangka bernama Bambang Murdoko (41). Ia melakukan aksi teror sebanyak tiga kali ke rumah korban, Sigit Purwanto. Teror terakhir dilakukan pada 6 Agustus 2019 dini hari.



Kapolres Klaten AKBP Aries Andhi mengungkapkan polisi menduga tersangka memiliki hubungan dekat dengan istri Sigit, yakni Rubiyem. Karena cemburu, tersangka melakukan teror ke rumah korban.

"Istri korban ini memiliki hubungan dengan seseorang yang diduga melakukan pelemparan. Setelah kita selidiki, memang pelakunya orang tersebut," kata Aries di Mapolres Klaten, Kamis (8/8/2019).

Tersangka ditangkap pada Rabu (7/8/2019) sore di jalan menuju Dukuh Sobrah Gede, Klaten Tengah. Usai ditangkap, polisi kemudian membawa ke Mapolsek untuk dilakukan pemeriksaan.

Aries mengatakan, tersangka mengaku sudah melakukan aksinya sebanyak tiga kali. Aksi pertama dilakukan pada 26 Juli 2019 dengan menggunakan paralon yang dimodifikasi menjadi petasan berisi mur-baut.

"Aksi kedua pada 31 Juli 2019 dengan melemparkan plastik hitam berisi mercon dan paku, namun tidak meledak. Terakhir tanggal 6 Agustus kemarin," ujarnya.

Dalam melakukan aksi teror, pelaku ditemani seorang rekan.

"Menurut saksi, tersangka saat melakukan aksinya ditemani seorang rekannya. Ternyata temannya itu tahunya diajak memancing, ternyata diajak beraksi," kata Aries.

Dari penangkapan tersangka, polisi mengamankan sejumlah barang bukti berupa mercon tabung, paralon, dan sejumlah paku. Polisi juga menyita sepeda motor korban, pakaian, dan korek gas miliknya.

Polisi menjerat perbuatan pelaku dengan Pasal 1 Ayat (1) UU Darurat No 12 Tahun 1951 dengan ancaman hukuman maksimal 20 tahun penjara. [ton/adc]




Sumber: inilah.com

Tag: News



 Coutinho: Tak Sulit Terima Tawaran Bayern Munchen  - Gudang Berita Viral Coutinho: Tak Sulit Terima Tawaran Bayern Munchen
Selasa, 20 Agu 2019, 05:00:04 WIB, Dibaca : 1 Kali
 Startup Ini Sasar Celah di Industri Travel Online  - Gudang Berita Viral Startup Ini Sasar Celah di Industri Travel Online
Selasa, 20 Agu 2019, 05:00:02 WIB, Dibaca : 0 Kali
 Industri Travel Online Lokal Belum Tergarap Baik?  - Gudang Berita Viral Industri Travel Online Lokal Belum Tergarap Baik?
Selasa, 20 Agu 2019, 05:00:02 WIB, Dibaca : 0 Kali






Buffer Digg Facebook LinkedIn Pinterest Reddit StumbleUpon Tumblr Twitter VK Yummly Print