Senin, 14 Oktober 2019, WIB gudangberitaviral.com - Gudang Berita Viral
Breaking News

Selasa, 24 Sep 2019, 22:00:03 WIB, 6 View Tim Redaksi, Kategori : Manca Negara
 PM Inggris Boris Johnson Tolak Mundur  - Gudang Berita Viral

gudangberitaviral.com, London--PM Boris Johnson menyatakan ia tidak akan mengundurkan diri sebagai PM Inggris setelah Mahkamah Agung hari Selasa (24/9/2019) menetapkan bahwa keputusannya untuk membekukan parlemen selama lima pekan menjelang tenggat keluarnya negara itu dari Uni Eropa (Brexit) adalah melanggar hukum.

Downing St. menyatakan Johnson akan kembali dari Majelis Umum PBB di New York, Selasa malam, lebih cepat daripada yang direncanakan.
Ini akan membuatnya tiba di London pada waktu parlemen mulai bersidang hari Rabu (25/9/2019).



Johnson menyatakan sangat tidak sependapat dengan putusan Mahkamah Agung bahwa pembekuan itu melanggar hukum.

Ia mengatakan pemerintah akan menghormati putusan Mahkamah Agung, tetapi ia juga mengisyaratkan ia akan coba membekukannya lagi.

Ketua Majelis Rendah parlemen Inggris John Bercow mengatakan parlemen akan mulai kembali bersidang pada hari Rabu besok

Bercow mengatakan ada sidang darurat menyusul putusan Mahkamah Agung bahwa pembekuan parlemen oleh pemerintah adalah melanggar hukum dan batal. Ia mengatakan dengan putusan pengadilan itu berarti parlemen tidak pernah dibekukan secara legal dan secara teknis masih berfungsi. [voa/lat]
 




Sumber: inilah.com

Tag: News



 Prakiraan Cuaca Ibu kota Awal Pekan Ini  - Gudang Berita Viral Prakiraan Cuaca Ibu kota Awal Pekan Ini
Senin, 14 Okt 2019, 05:00:05 WIB, Dibaca : 0 Kali
 Pemerintah Ajak Petani Garap Hilirisasi Kakao  - Gudang Berita Viral Pemerintah Ajak Petani Garap Hilirisasi Kakao
Senin, 14 Okt 2019, 05:00:04 WIB, Dibaca : 0 Kali
 Kementan Pacu Pengendalian Blas Pakai Agens Hayati  - Gudang Berita Viral Kementan Pacu Pengendalian Blas Pakai Agens Hayati
Senin, 14 Okt 2019, 05:00:04 WIB, Dibaca : 0 Kali






Buffer Digg Facebook LinkedIn Pinterest Reddit StumbleUpon Tumblr Twitter VK Yummly Print