Sabtu, 24 Agustus 2019, WIB gudangberitaviral.com - Gudang Berita Viral
Breaking News

Kamis, 08 Agu 2019, 18:00:07 WIB, 1 View Tim Redaksi, Kategori : News
PLN Bentuk Tim Independen Cari Penyebab Blackout - Gudang Berita Viral

gudangberitaviral.com – PT Pembangkit Listrik Negara (Persero) atau PLN bakal membentuk tim independen untuk mencari penyebab terjadinya pemadaman listrik massal pada Minggu (4/8). Tim independen ini, dibentuk untuk menghindari simpang siur soal penyebab padamnya listrik yang terjadi di wilayah DKI Jakarta, Banten dan beberapa wilayah di Jawa Barat.

“Soal pohon sengon masih investigasi, tiang itu tinggi. Pohon tinggi berapa. PLN lagi investigasi, pihak independen yang investigasi biar objektif,” kata Direktur Pengadaan Strategis 2 PLN Djoko Raharjo Abumanan, di kantor Ombudsman RI, Kuningan, Jakarta, Kamis (7/8)



Djoko menjelaskan, tim independen tersebut terdiri dari guru-guru besar di sejumlah Perguruan Tinggi Negeri (PTN) yang sebelumnya telah bekerja sama dengan PT PLN. Bahkan, PLN membantah bahwa pohon sengon adalah penyebab dari padamnya listrik tersebut.

“Bukan penyebab di sana (Suralaya). Selama ini kami tidak pernah bilang pohon. Tim investigasi yang akan cek. Blackout (listrik padam) yang jadi persoalan,” ucap Djoko.

Selain itu, PLN mengklarifikasi terkait kabar yang menyebut bahwa akan memotong gaji karyawannya dalam upaya menutup biaya kompensasi, sebagai dampak dari pemadaman listrik tersebut. Menurutnya, bonus kinerja yang akan terkoreksi akibat adanya kejadian pemadaman massal itu.

“Di PLN itu kan, ada bonus bagi setiap pegawai atas kinerjanya. Kalau kinerja penjualan tidak tercapai, termasuk saya, itu akan terdampak bonusnya,” ujar Djoko.

Terkait soal kabar pengurangan gaji, maka bonus kinerja itulah yang akan terkoreksi akibat adanya penilaian buruk pada kinerja PLN saat pemadaman massal kemarin. Dia menegaskan, asas kesetaraan, penilaian kinerja yang termasuk didalamnya soal kerajinan dan performance masing-masing individu pegawai PLN, merupakan hal yang sangat berpengaruh terhadap pendapatan mereka.

“Ini supaya jelas, tidak ada potong-memotong, karena gaji PLN akan berjalan sesuai dengan lama dia kerja, setiap enam bulan dihitung indeks prestasinya. Maka, prestasinya akan terkoreksi,” jelasnya.

Sebelumnya, Ombudsman Republik Indonesia (ORI) mengundang pejabat PLN untuk meminta klarifikasi atas kejadian pemadaman listrik secara total di sebagian pulau Jawa selama beberapa jam pada Minggu (4/8) lalu. Namun, komisioner Ombudsman Laode Ida mengatakan klarifikasi yang dijelaskan PLN tidak secara rinci.

“Penjelasannya (PLN) masih terlalu umum. Di internalnya, bidang mana penjaminan mutu agar PLN tetap memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat. Jangan sampai itu terabaikan, jangan sampai PLN lebih besar perhatian ke bisnisnya bukan pelayanannya,” ujar Laode.

Menurut Laode, PLN abai atas potensi gangguan selama proses perawatan. Sedianya, perusahaan listrik milik negara itu memberikan informasi dini kepada publik segala potensi yang akan terjadi.

“Ini kan penjelasannya perawatan. Pada waktu Minggu harusnya mempersiapkan jika jalur yang dirawat alami gangguan bagaimana jalan keluar lainnya, apakah ada alarm ke publik bahwa terjadi perbaikan ini perawatan ini terganggu. Makanya masih ada keraguan penjelasan sebab dari peristiwa padamnya itu,” tandasnya.




Sumber: jawapos.com

Tag: News



Airlangga: Partai Golkar Segaris dengan Presiden - Gudang Berita Viral Airlangga: Partai Golkar Segaris dengan Presiden
Sabtu, 24 Agu 2019, 01:00:05 WIB, Dibaca : 0 Kali
PKS Desak PBB Turun Tangan Cegah Korban Sipil di Kashmir - Gudang Berita Viral PKS Desak PBB Turun Tangan Cegah Korban Sipil di Kashmir
Sabtu, 24 Agu 2019, 01:00:05 WIB, Dibaca : 0 Kali
 Kebakaran Hutan Lagi  - Gudang Berita Viral Kebakaran Hutan Lagi
Sabtu, 24 Agu 2019, 01:00:05 WIB, Dibaca : 0 Kali






Buffer Digg Facebook LinkedIn Pinterest Reddit StumbleUpon Tumblr Twitter VK Yummly Print