Minggu, 18 Agustus 2019, WIB gudangberitaviral.com - Gudang Berita Viral
Breaking News

Rabu, 07 Agu 2019, 23:00:08 WIB, 1 View Tim Redaksi, Kategori : News
PHE ONWJ Akselerasi Penutupan Sumur Minyak Penyebab Kebocoran - Gudang Berita Viral

gudangberitaviral.com – Pertamina Hulu Energi Offshore North West Java (PHE ONWJ) melakukan upaya maksimal untuk menghentikan gelembung gas di lepas Pantai Karawang, Jawa Barat. Para pekerja PHE ONWJ bersama tim ahli internasional di bidang well control mulai melakukan pengeboran untuk menghentikan gelembung gas di sekitar anjungan YY sejak Kamis (1/8) pukul 14.00.

Hingga hari ini, Rabu (7/8), tahap pengeboran YYA1-RW memasuki kedalaman sekitar 540 meter. Pengeboran hole section 17-1/2″ juga dalam tahap persiapan.



Pengeboran ini dimulai dua hari lebih cepat dari jadwal semula dan ditargetkan mencapai kedalaman 2.765 meter. Vice President Relations PHE, Ifki Sukarya mengungkapkan, kegiatan mobilisasi Rig Jack Up Soehanah di sekitar lokasi relief well dilakukan bersamaan dengan proses survei geohazard dan geotechnical.

“Beberapa pekerjaan persiapan bisa dilakukan simultan sehingga dapat mempercepat waktu tajak dua hari dari rencana awal,” ujarnya melalui keterangan tertulis, Rabu.

PHE ONWJ terus berupaya optimal menahan tumpahan minyak dengan melakukan strategi proteksi berlapis di sekitar anjungan. Di lapis pertama, IMT memasang static oil boom sepanjang 4.300 meter, sedangkan static oil boom di lapis kedua sepanjang 400 meter.

Di lapis ketiga, ditempatkan 4 unit penyedot minyak (skimmer) untuk mengangkat minyak di perairan. Sterilisasi area sekitar platform YYA juga dilakukan PHE ONWJ dengan menyiagakan 45 kapal untuk melakukan oil spill combat, patroli, dan standby firefighting.

Drone dikerahkan untuk memonitor formasi static boom dan pergerakan kapal. Untuk mencegah kebakaran, IMT mendedikasikan dua Anchor Handling Tug Supply (AHTS) sebagai kapal penyelamatan dan tanggap darurat.

“Satu demi satu peralatan ini didatangkan ke lokasi untuk memastikan penanggulangan dilaksanakan dengan baik dan benar,” ungkap Ifki.

Besaran Kompensasi Masih Dihitung

Pemerintah Kabupaten Karawang membentuk Tim Kompensasi yang terdiri dari Lintas Dinas, Muspida, Muspika, dan PHE ONWJ untuk penanganan kompensasi masyarakat akibat tumpahan minyak. Tim tersebut akan melakukan beberapa hal seperti merumuskan dan menetapkan standar nilai kompensasi sesuai hasil verifikasi.

Masyarakat terdampak akan menyampaikan pengaduan kerugian ke posko pengaduan yag didirikan di setiap desa terdampak, kemudian dilakukan inventarisasi dan verifikasi oleh tim untuk memastikan data kerugian.

Oil Spill Combact Team (OSCT) PHE ONWJ bekerja sama dengan TNI dan Polri serta lebih dari 1.000 orang telah mengumpulkan lebih dari 950 ribu karung limbah minyak di pesisir.

Pemantauan udara dan laut dalam radius 50 –100 km menggunakan helikopter Pelita Air Service. Patroli di perairan Karawang dibantu Kapal Patroli Ditpolair Baharkam POLRI.

Ifki menyatakan Pertamina akan melakukan upaya maksimal sebagai wujud tanggung jawab dan kepedulian atas peristiwa di Laut Jawa tersebut. “Seluruh pimpinan maupun keluarga besar Pertamina menyatakan prihatin atas peristiwa tersebut dan juga atas dampak yang mengikutinya,” ujar Ifki.

Pertamina juga terus berkoordinasi intensif denggan SKK Migas, Kementerian ESDM, Kementerian Perhubungan, Kementerian Kelautan dan Perikanan, Kementerian LHK, TNI dan POLRI, Kemenko Maritim, Kemenko Perekonomian, Pemerintah Daerah, BNPB, Basarnas, Walhi, KKKS dan berbagai instansi lainnya.

“Kami berterima kasih pada semua pihak yang turut berpartisipasi dan mendukung penanganan sumur YYA-1,” kata Ifki.

Munculnya gelembung gas di sekitar anjungan YY yang dioperasikan PHE ONWJ berawal pada Jumat (12/7) dini hari. Sesuai standar keselamatan, PHE ONWJ menghentikan aktivitas pengeboran dan mengaktifkan Incident Management Team (IMT).

Pekerja PHE ONWJ berupaya maksimal menanggulangi kondisi yang tidak normal tersebut sesuai prosedur operasi. Hingga Minggu (14/7) dilakukan proses evakuasi.

“Prioritas utama adalah keselamatan pekerja, masyarakat, dan lingkungan sekitar,” ujar Ifki.

PHE ONWJ terus melakukan upaya penangkapan minyak dengan cara mengejar, melokalisasi, serta menyedot ceceran minyak yang melewati batas sabuk oil boom di sekitar anjungan.

Sembilan wilayah terdampak di Karawang meliputi Tanjung Pakis, Segar Jaya, Tambak Sari, Tambak Sumur, Sedari, Cemara Jaya, Sungai Buntu, Pusaka Jaya Utara dan Mekar Pohaci. Sementara dua pantai terdampak di Bekasi yakni Pantai Bahagia dan Pantai Bakti. Tim tanggap darurat juga disiagakan di sekitar kawasan Kepulauan Seribu.




Sumber: jawapos.com

Tag: News



Upacara di Istana, Pedangdut Ratu Meta dan Suami Kompak Kenakan Batik - Gudang Berita Viral Upacara di Istana, Pedangdut Ratu Meta dan Suami Kompak Kenakan Batik
Minggu, 18 Agu 2019, 15:00:07 WIB, Dibaca : 0 Kali
Menko PMK Sebaiknya Diisi Oleh Kalangan Profesional - Gudang Berita Viral Menko PMK Sebaiknya Diisi Oleh Kalangan Profesional
Minggu, 18 Agu 2019, 15:00:07 WIB, Dibaca : 0 Kali
 Tunangan VS Khitbah  - Gudang Berita Viral Tunangan VS Khitbah
Minggu, 18 Agu 2019, 15:00:07 WIB, Dibaca : 0 Kali






Buffer Digg Facebook LinkedIn Pinterest Reddit StumbleUpon Tumblr Twitter VK Yummly Print