Senin, 23 September 2019, WIB gudangberitaviral.com - Gudang Berita Viral
Breaking News

Kamis, 05 Sep 2019, 15:00:08 WIB, 1 View Tim Redaksi, Kategori : News
Petani Protes Pernyataan Presiden Jokowi soal Kualitas Garam Madura - Gudang Berita Viral

gudangberitaviral.com – Massa yang juga petani garam dari Madura mendatangi Pemprov Jatim. Mereka mengeluh serapan garam di Madura rendah. Perusahaan yang sudah bekerja sama dengan petani tidak menyerap garam secara maksimal.

Misalnya, salah satu perusahaan milik negara yang semula menyerap garam Rp 1.450 per kilogram, sekarang hanya menyerap garam Rp 700 per kilogram. Nilai tersebut tidak menguntungkan petani. Karena itu, banyak petani yang masih menyimpan garam di lahan maupun gudang.



Keinginan petani untuk bertemu Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa tidak terwujud. Perwakilan petani pun diterima Sekdaprov Jatim Heru Tjahjono dan menggelar pertemuan tertutup di kantor gubernur.

selain itu mereka juga menyesalkan pernyataan Presiden Joko Widodo tentang garam Kupang yang lebih bagus daripada garam Madura memunculkan masalah baru. Petani garam asal Madura memprotes pernyataan tersebut. Mereka menggelar aksi di depan kantor Gubernur Jatim, Jalan Pahlawan, kemarin (4/9).

Para petani itu membawa tiga truk garam. Mereka mengaku siap menumpahkan garam tersebut di depan kantor gubernur. Tujuannya, pemerintah provinsi bisa melihat langsung kualitas garam itu. ’’Kalau perlu, gubernur mengajak presiden untuk panen garam di Madura,’’ ucap Yanto, salah seorang peserta aksi.

Ribuan massa tersebut juga membentangkan belasan spanduk dan poster. Tulisannya memprotes pernyataan Presiden Joko Widodo pada 21 Agustus. Kala itu, Presiden Joko Widodo menggelar agenda panen perdana di Desa Nunkurus, Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur. Kala itu, 10 hektare lahan itu menghasilkan 50 ton garam.

Presiden Joko Widodo mengaku sudah melihat garam asal Madura, Australia, dan Kupang. Lalu, dia menyatakan bahwa garam asal Kupang lebih baik. Pernyataan itu dipersoalkan petani garam asal Madura.

PWNU Jatim menyayangkan pernyataan Presiden Joko Widodo tentang garam tersebut. Badan Kemaritiman NU (BKNU) PWNU Jatim menilai pernyataan itu menyakiti masyarakat petani garam. ’’Kami mewakili masyarakat petani garam keberatan dengan pernyataan itu,’’ kata Ketua BKNU PWNU Jatim Mahmud Mustaid di Kantor PWNU kemarin.




Sumber: jawapos.com

Tag: News



Polisi Amankan Mahasiswa Eksodus, Kapolda: Itu Mahasiswa Luar Papua - Gudang Berita Viral Polisi Amankan Mahasiswa Eksodus, Kapolda: Itu Mahasiswa Luar Papua
Senin, 23 Sep 2019, 18:00:08 WIB, Dibaca : 0 Kali
Cagar Alam Kersik Luway Terbakar, Petugas Minta Water Booming - Gudang Berita Viral Cagar Alam Kersik Luway Terbakar, Petugas Minta Water Booming
Senin, 23 Sep 2019, 18:00:08 WIB, Dibaca : 0 Kali
Disetujui Banggar, RUU APBN 2020 Siap Disahkan dalam Sidang Paripurna - Gudang Berita Viral Disetujui Banggar, RUU APBN 2020 Siap Disahkan dalam Sidang Paripurna
Senin, 23 Sep 2019, 18:00:08 WIB, Dibaca : 0 Kali






Buffer Digg Facebook LinkedIn Pinterest Reddit StumbleUpon Tumblr Twitter VK Yummly Print