Rabu, 18 September 2019, WIB gudangberitaviral.com - Gudang Berita Viral
Breaking News

Jumat, 06 Sep 2019, 00:00:06 WIB, 0 View Tim Redaksi, Kategori : News
Peran Penting Mahasiswa Tingkatkan Pamor Mobil Listrik Nasional - Gudang Berita Viral

gudangberitaviral.com – Euforia kendaraan listrik baru terasa di Indonesia. Hal tersebut setelah Peraturan Presiden (Perpres) terkait dengan mobil listrik ditandantangani oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi). Seluruh pihak bersiap diri menyambut era elektrifikasi kendaraan di Indonesia.

Sejak Rabu (4/9) hingga Kamis (5/9), insan otomotif utamanya yang antusias dengan kendaraan listrik berkumpul di ajang Indonesia Electric Motor Show (IEMS) 2019 yang digelar di Balai Kartini, Jakarta. Kemudian pada Sabtu (7/9) berakhir di kantor Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) Serpong, Tangerang Selatan.



Gelaran IEMS 2019 menampilkan seluruh ekosistem kendaraan listrik. Soal gambaran teknologi tersebut dan implementasi ke depannya juga dihadirkan dalam acara tersebut.

Tak hanya pelaku industri otomotif lokal dan global, serta industri komponen penunjang kendaraan listrik, IEMS 2019 juga dimeriahkan dengan hadirnya stakeholder. Tak lupa mahasiswa dari berbagai Perguruan Tinggi yang andil dalam pengembangan kendaraan listrik. Ya, mahasiswa juga turut andil dalam meningkatkan pamor kendaraan listrik nasional dengan berbagai riset yang telah dilakukan selama ini.

Kehadiran mahasiswa di gelaran otomotif tersebut harusnya bisa menjadi angin segar. Paling tidak, pemerintah memiliki itikad baik dalam pengembangan industri kendaraan listrik nasional dengan melibatkan talenta-talenta muda nasional berbakat.

Mobil listrik karya tim Arjuna TMO UGM (Istimewa/Arjuna TMO UGM)

Di IEMS 2019, keterlibatan talenta dari perguruan tinggi dibuktikan dengan hadirnya tim-tim unggulan dari berbagai perguruan tinggi seperti UI, UGM, STT PLN, dan ITS. Sementara dalam pengembangan mobil listrik nasional, Jumain Appe, selaku Direktur Jenderal Penguatan Inovasi Kemenristekdikti menyebut, terdapat lima perguruan tinggi yang terlibat dalam penelitian dan pengembangan (Litbang) mobil listrik nasional yakni UI, ITB, UGM, UNS, dan ITS.

Dirinya yakin, bersama dengan litbang lintas perguruan tinggi tersebut akan mampu untuk memenuhi kebutuhan mobil listrik nasional. “Perguruan tinggi atau litbang kita secara teknologi saya kira bisa menguasai komponen-komponen kunci dari teknologi kendaraan motor listrik ini,” ujarnya di arena IEMS 2019 belum lama ini.

Untuk pengembangan mobil listrik nasional, tim dari Pusat Unggulan Iptek Sistem dan Kontrol Otomotif (PUI-SKO) Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) memajang mobil dengan nama Lowo Ireng. Mobil tersebut baru saja menyelesaikan misi perjalanan sejauh 900 km Surabaya-Jakarta dengan mobil listrik pada Selasa (4/9).

Lowo Ireng merupakan satu dari banyak mobil listrik yang dikembangkan ITS. Jono, salah satu engineer yang terlibat dalam pengembangan mobil listrik Lowo Ireng bercerita, mobil tersebut memiliki Tingkat Kandungan Dalam Negeri (TKDN) hampir 100 persen.

“Lowo Ireng 90 persen komponennya kami buat sendiri. Mulai dari chasis, bodi, motor listrik, kontroler dan battery management system (BMS) kami kembangkan sendiri. Yang pakai produk luar hanya baterai dan kabel-kabel dan aksesori pelengkap,” ujar Jono kepada gudangberitaviral.com.

Menyoal spesifikasi, mobil yang dibangun dan menghabiskan biaya pengembangan hingga Rp 1,5 miliar itu menggendong baterai Li ION 21 kWh. Drivetrain dari mobil tersebut adalah 60 kW dan menghasilkan torsi 100 Nm. Pengembangan mobil tersebut dikatakan mencapai satu tahun.

Lowo Ireng dari ITS diklaim sanggup melaju cepat dengan rata-rata angka 170 Km per jam. Adapun baterainya disebut membutuhkan lama waktu pengecasan selama empat jam dari nol dan dapat menjelajah sejauh 70-80 Km.

Masih di IEMS 2019, booth tim pengembang mobil listrik lain dari UGM adalah tim Arjuna TMO UGM. Sama halnya dengan ITS, tim Arjuna TMO UGM juga mengembangkan mobil listrik. Malahan, mobil rakitan mereka baru saja rampung dilombakan di Jepang.

Rama, mahasiswa sekaligus tim pengembang Arjuna TMO UGM menyebut bahwa mereka telah mengembangkan mobil listrik sejak 2012. “Kami mulai dari 2012, waktu itu buat tugas akhir kakak-kakak senior. Terus kami berlanjut mengembangkan sampai saat ini,” kisahnya.

Sama seperti tim dari ITS, Arjuna TMO UGM juga mengembangkan sendiri mobil listrik mereka. Komponen seperti frame, bagian mekanikal penting seperti shaft, kaki-kaki, sistem kemudi BMS dan bodi disebut dikembangkan mereka sendiri dari Arjuna TMO UGM. Sementara untuk baterai dan motor listrik, Rama menyebut Arjuna TMO UGM masih mengandalkan komponen impor.

Masih terkait mobil listrik nasional, baik tim dari ITS dan UGM sama-sama berharap dapat memproduksi mobil listrik sendiri. Tentunya hal tersebut mesti mendapat restu dan dukungan penuh dari pemerintah agar mobil listrik nasional dapat bersaing dengan produsen otomotif global lainnya.




Sumber: jawapos.com

Tag: News



Wujudkan Program Sejuta Rumah, Kadin Kerja Sama dengan Pemerintah - Gudang Berita Viral Wujudkan Program Sejuta Rumah, Kadin Kerja Sama dengan Pemerintah
Rabu, 18 Sep 2019, 16:00:06 WIB, Dibaca : 0 Kali
Bertani, Bisnis Menjanjikan dengan Omzet 500 Juta per Bulan - Gudang Berita Viral Bertani, Bisnis Menjanjikan dengan Omzet 500 Juta per Bulan
Rabu, 18 Sep 2019, 16:00:06 WIB, Dibaca : 0 Kali
Wujudkan Kota Layak Anak, Anies Diberi Penghargaan - Gudang Berita Viral Wujudkan Kota Layak Anak, Anies Diberi Penghargaan
Rabu, 18 Sep 2019, 16:00:06 WIB, Dibaca : 0 Kali






Buffer Digg Facebook LinkedIn Pinterest Reddit StumbleUpon Tumblr Twitter VK Yummly Print