Minggu, 22 September 2019, WIB gudangberitaviral.com - Gudang Berita Viral
Breaking News

Jumat, 06 Sep 2019, 22:00:09 WIB, 2 View Tim Redaksi, Kategori : News
Penunjukkan Mgr Suharyo Sebagai Kardinal Penghormatan untuk Bangsa - Gudang Berita Viral

gudangberitaviral.com – Uskup Keuskupan Agung Jakarta, Mgr Ignatius Suharyo, menjelaskan bahwa penunjukkannya menjadi Kardinal oleh Paus Fransiskus pada Minggu (1/9) lalu, bukan karena prestasi pribadi. Menurut Mgr Suharyo, penunjukan tersebut karena Gereja Katolik di Indonesia dan tentunya karena Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Mgr Suharyo menyebut Kardinal merupakan kedudukan kehormatan yang tidak fungsional di daerah atau negara yang dimaksud. Oleh karena itu, penunjukkan dirinya menjadi kardinal merupakan penghargaan terhadap Gereja Katolik Indonesia dan penghargaan terhadap negara Indonesia.



“Jadi bukan penghormatan pribadi, tetapi penghormatan untuk Gereja Katolik di Indonesia dan bangsa kita tercinta Indonesia,” ungkap Mgr Suharyo.

Mantan Uskup Keuskupan Agung Semarang itu membeberkan alasannya. Mgr Suharyo mengatakan bahwa pimpinan Gereja Katolik di Vatikan sangat menghargai harmoni kehidupan masyarakat di Indonesia. “Harmoni khususnya lintas iman. Itu sungguh sangat dihargai,” ungkapnya.

“Alasan kedua, tentu karena umat Katolik sejak sebelum kemerdekaan sudah punya peranan yang berarti bagi kemerdekaan Indonesia. Tonggak pertama yang tertulis pada tahun 1922 ketika misionaris asal Belanda menyatakan dengan tegas bahwa Gereja Katolik di Indonesia berpihak kepada bangsa yang yang ditindas. Seperti diketahui, Indonesia waktu itu pada masa penjajahan,” imbuh Mgr Suharyo.

Mgr Suharyo menambahkan bahwa penunjukkannya sebagai Kardinal dia pahami dengan penuh syukur bukan karena pribadi karena pertama Gereja Katolik yang hidup di Indonesia dengan segala macam usahanya untuk terlibat dalam kehidupan bangsa. Dan, kedua terhadap penghargaan realitas kehidupan di Indonesia yang diusahakan terus-menerus semakin baik meski banyak tantangannya.

“Kehidupan yang harmonis yang bisa menjadi tempat belajar bagi negara lain. Bahwa perbedaan itu tidak harus berarti perpisahan. Tetapi perbedaan itu kekayaaan yang memperkaya sejarah. Perhatian tidak tertuju kepada saya. Pertama Gereja Katolik di Indonesia dan kedua adalah Bangsa Idonesia sendiri,” ungkap Mgr Suharyo.

Hubungan antara Vatikan dengan Indonesia memang sangat baik. Meski negara kecil, Vatikan bersama beberapa negara lain adalah yang pertama mengakui kemerdekaan Indonesia setahun setelah proklamasi. Peranan vatikan pada waktu itu disebut Mgr Suharyo besar sekali di dunia.
“Hubungan Vatikan dengan Indonesia bagus. Simbolnya adalah kedutaan besar Vatikan untuk Indonesia sudah ada sejak 1947. Relasi itu ingin ditegaskan kembali dengan pengangkatan Kardinal tahun ini,” pungkas Mgr Suharyo.




Sumber: jawapos.com

Tag: News



Erick Thohir Naksir Persis Solo - Gudang Berita Viral Erick Thohir Naksir Persis Solo
Minggu, 22 Sep 2019, 15:00:09 WIB, Dibaca : 0 Kali
Chelsea vs Liverpool: Pemain Buangan Bisa Menjadi Pembeda - Gudang Berita Viral Chelsea vs Liverpool: Pemain Buangan Bisa Menjadi Pembeda
Minggu, 22 Sep 2019, 15:00:09 WIB, Dibaca : 0 Kali
Hamilton Terkejut Dengan Performa Ferrari yang Luar Biasa di Singapura - Gudang Berita Viral Hamilton Terkejut Dengan Performa Ferrari yang Luar Biasa di Singapura
Minggu, 22 Sep 2019, 15:00:09 WIB, Dibaca : 0 Kali






Buffer Digg Facebook LinkedIn Pinterest Reddit StumbleUpon Tumblr Twitter VK Yummly Print