Selasa, 20 Agustus 2019, WIB gudangberitaviral.com - Gudang Berita Viral
Breaking News

Selasa, 13 Agu 2019, 07:00:09 WIB, 3 View Tim Redaksi, Kategori : News
Pendiri Jababeka Tegaskan Tak Ada Perubahan Kontrol Perusahaan - Gudang Berita Viral

gudangberitaviral.com – Pendiri sekaligus Komisaris Utama PT Jababeka Tbk (KIJA) Setyono Djuandi Darmono menegaskan tidak ada perubahan kontrol (change of control) dalam perusahaannya, meski dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) pada 26 Juni 2019 terdapat 17,22 persen pemegang saham yang menginginkan perubahan susunan direksi dan komisaris. Darmono juga menyatakan, isu tersebut tak membuat kinerja perseroan terganggu.

Keyakinan ini menurutnya tercermin dari kinerja yang dibukukan Perseroan sepanjang semester I-2019. “Kita lihat, meskipun diwarnai oleh pelaksanaan pemilu, puasa Ramadan serta perayaan Hari Raya Idul Fitri, di kuartal II- 2019 manajemen telah menjalankan usaha perseroan dengan baik, dengan dibukukannya total penjualan sebesar Rp 885,6 miliar pada semester I- 2019 dan perolehan EBITDA sebesar Rp 264,4 miliar,” ujarnya, saat sesi dialog dengan media, Senin (12/8).



Memasuki semester II-2019, Darmono yakin kinerja penjualan akan lebih baik dibanding enam bulan pertama 2019. Perihal kegaduhan terkait potensi terjadinya change of control setelah pelaksanaan RUPST 26 Juni 2019, Darmono menjelaskan berdasarkan hukum Amerika Serikat (AS) apabila terjadi perubahan kontrol maka perusahaan wajib menawarkan notes senilai USD 300 juta. Apabila tidak dilaksanakan, maka akan jadi cedera janji atau default.

Menurutnya perubahan kontrol ini akan menyebabkan anjloknya harga saham perusahaan. “Kalau ada change of control pasti saham anjlok. Belum ada bahaya saham turun. Perusahaan ini sehat, tanggung jawabnya jelas,” bebernya.

Dia menegaskan, perusahaan masih dalam keadaan normal. Apabila terganggu, maka proyek yang ada saat ini seperti pengembangan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) di Tanjung Lesung, Pandeglang Banten tidak akan berjalan.

Sebelumnya, pada 26 Juni 2019 perusahaan yang berkode emiten KIJA itu mengadakan RUPST dengan beberapa mata acara. Pertama, mengesahkan laporan tahunan perseroan untuk buku tahun yang berakhir pada 31 Desember 2018. Kedua, menyetujui laba bersih perseroan sebagai cadangan sesuai dengan anggaran dasar.

Ketiga, menyetujui untuk mendelegasikan wewenang kepada Dewan Komisaris Perseroan untuk menunjuk Akuntan Publik Independen Perseroan yang terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dann memiliki reputasi yang baik. Keempat, menyetujui mengangkan Sugiharto sebagai Direktur Utama, dan Aries Liman sebagai Komisaris Independen.

Penasehat Hukum Jababeka Yozua Makes menjelaskan, mata acara terakhir hanya menjadi pertanyaan pemegang saham lainnya. Pasalnya untuk mengganti direktur utama harus memalui Otoritas Jasa Keungan (OJK), dan melaporkan dasar perubahan akte ke notaris yang akan diteruskan kepada Bursa Efek Indonesia (BEI), lalu akan keluar rekomendasi.

Namun, hingga perubahan kepengurusan itu, Jababeka belum mendapatkan rekomendasi. “Dan itu tidak diperoleh. Kami sebagai perseroan harus lihat perkembangannya. Kemudian ada gugatan dari pemegang saham,” kata Yozua.

Para penggugat menilai agenda kelima RUPST terkait pergantian pengurus perusahaan dibuat secara melawan hukum. Sebanyak tujuh pemegang saham KIJA disebutkan telah mengajukan gugatan. Dengan didaftarkannya gugatan tersebut, maka keputusan Agenda Kelima RUPST Jababeka tersebut belum berlaku secara efektif. “Sampai dengan adanya putusan pengadilan yang berkekuatan hukum tetap,” pungkasnya.




Sumber: jawapos.com

Tag: News



 Prediksi BMKG Cuaca Jakarta Hari ini  - Gudang Berita Viral Prediksi BMKG Cuaca Jakarta Hari ini
Selasa, 20 Agu 2019, 06:00:05 WIB, Dibaca : 1 Kali
 Inilah Penopang Penguatan Bursa Saham AS  - Gudang Berita Viral Inilah Penopang Penguatan Bursa Saham AS
Selasa, 20 Agu 2019, 06:00:05 WIB, Dibaca : 0 Kali
 Arsenal Tak Ingin Ulangi Memori Buruk di Anfield  - Gudang Berita Viral Arsenal Tak Ingin Ulangi Memori Buruk di Anfield
Selasa, 20 Agu 2019, 06:00:04 WIB, Dibaca : 0 Kali






Buffer Digg Facebook LinkedIn Pinterest Reddit StumbleUpon Tumblr Twitter VK Yummly Print