Selasa, 17 September 2019, WIB gudangberitaviral.com - Gudang Berita Viral
Breaking News

Jumat, 30 Agu 2019, 21:00:07 WIB, 1 View Tim Redaksi, Kategori : News
Pendapatan Retribusi Tak Seberapa Dibanding Dampak Penyalahgunaan GOR - Gudang Berita Viral

gudangberitaviral.com – DPRD menyokong langkah Disparpora Sidoarjo untuk merevitalisasi kawasan GOR Delta. Penyalahgunaan fungsi stan ternyata tidak menghasilkan pendapatan yang menjanjikan. Dampak sosialnya jauh lebih besar.

Anggota DPRD M. Agil Effendi mengatakan, sebenarnya sudah banyak aduan yang masuk terkait pelanggaran di kawasan tersebut. Sejak 2011, dewan meminta pemkab mengawasi pemakaian stan di sana. Sebab, sumber masalah GOR Delta memang berawal dari penyalahgunaan fungsi stan. ’’Tidak sesuai peruntukan,’’ ucapnya.



Menurut Agil, stan-stan itu memang disewakan. Tujuannya, memperoleh pendapatan daerah. Namun, sebenarnya ada syarat bagi penyewa. Misalnya, fungsi stan. Stan harus mendukung kegiatan olahraga, tidak boleh di luar itu. Bangunan fisik stan seperti luas tidak boleh diubah. Ketiga, stan tidak boleh diperjualbelikan.

Sayangnya, aturan tersebut diterjang. Misalnya, penyewa memanfaatkan stan itu menjadi tempat hiburan. Luasnya pun ditambah seenaknya asal mendukung bisnis penyewa. ’’Banyak juga yang diperjualbelikan,’’ tuturnya.

Bagaimana hasilnya? Ternyata, retribusi dari GOR Delta pun minim. Pemasukan dari stan sangat njomplang jika dibandingkan dengan kerugian sosial yang harus ditanggung pemkab. Sebab, GOR Delta menjadi sarang kemaksiatan.

Anggota DPRD Sidoarjo Bambang Pujianto menyebutkan, retribusi dari GOR Delta memang kecil. Pada 2018, nilainya cuma Rp 1,6 miliar. Padahal, lanjut politikus Gerindra itu, pemkab seharusnya bisa memacu pendapatan. Selama ini pendapatan minim. ’’Minim karena tidak ada pengawasan dari pemkab,’’ jelasnya.

Kepala Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga (Disparpora) Djoko Supriyadi mengatakan, tarif pemakaian GOR Delta diatur dalam peraturan daerah. Di dalamnya, terdapat jumlah dan nilai retribusi yang dipungut.

Untuk stan, per meter perseginya Rp 750 rupiah setiap hari. Rata-rata retribusi stan per tahun hanya Rp 10 juta hingga Rp 12 juta. Sayangnya, pemkab tidak mengatur peruntukan stan tersebut. Djoko menjelaskan bahwa celah itu dimanfaatkan penyewa.

’’Menjadi RHU,’’ ungkapnya. Apa solusinya? Djoko menuturkan, tidak akan ada lagi stan yang digunakan sebagai RHU. ’’Sudah dituangkan dalam revitalisasi GOR Delta,’’ katanya. 

Problem dan Solusi Kawasan GOR Delta

Jumlah PKL: sekitar 300 pedagang

Jumlah stan

– 47 stan melekat di Stadion Gelora Delta.

– 5 stan berada di sebelah kolam renang.

– 12 stan di bawah area voli pantai.

Total: 64 stan

Persoalan GOR Delta

– Terkesan kumuh karena penuh PKL.

– Stan berubah peruntukan menjadi kafe, salon, spa, dan kantor pengembang.

– Kawasan GOR gersang karena kurang RTH.

– Jadi tempat peredaran miras.

Program Pembenahan:

– Penataan pedagang dan pembangunan sentra PKL.

– Pembangunan fasilitas penunjang seperti sistem drainase dan lampu PJU.

– Penambahan fasilitas stadion. Misalnya, ruang wasit dan panitia pertandingan, serta ruang konferensi pers.

Keterangan: dari berbagai sumber




Sumber: jawapos.com

Tag: News



Tim Unesa Berlaga di Kompetisi Robot Penjelajah Udara di Turki - Gudang Berita Viral Tim Unesa Berlaga di Kompetisi Robot Penjelajah Udara di Turki
Selasa, 17 Sep 2019, 09:00:12 WIB, Dibaca : 0 Kali
Asap Karhutla Picu Hipoksia, Bahaya Bagi Jantung dan Pembuluh Darah - Gudang Berita Viral Asap Karhutla Picu Hipoksia, Bahaya Bagi Jantung dan Pembuluh Darah
Selasa, 17 Sep 2019, 09:00:12 WIB, Dibaca : 0 Kali
Ayok ke Bali! Fenomena Tanpa Bayangan Bakal Terjadi Oktober Depan - Gudang Berita Viral Ayok ke Bali! Fenomena Tanpa Bayangan Bakal Terjadi Oktober Depan
Selasa, 17 Sep 2019, 09:00:12 WIB, Dibaca : 0 Kali






Buffer Digg Facebook LinkedIn Pinterest Reddit StumbleUpon Tumblr Twitter VK Yummly Print