Selasa, 17 September 2019, WIB gudangberitaviral.com - Gudang Berita Viral
Breaking News

Minggu, 01 Sep 2019, 17:00:07 WIB, 3 View Tim Redaksi, Kategori : News
Pemulangan Jamaah Haji Gelombang Pertama Tuntas - Gudang Berita Viral

gudangberitaviral.com – Pemulangan kloter terakhir jamaah haji gelombang pertama berjalan lancar Sabtu (31/8) malam waktu Arab Saudi. Praktis saat ini tinggal jamaah haji gelombang dua yang masih berada di Makkah. Secara bertahap mereka didorong menuju Madinah.

Total jamaah haji gelombang pertama terdiri dari 299 kloter. Pemulangan terakhir adalah kloter BTH 15 dari embarkasi Batam. Prosesi pemulangan kloter terakhir di Hotel Sabiq Tower 2 dipimpin langsung oleh Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) Kementerian Agama (Kemenag) Nizar Ali.



Dalam sambutannya Nizar mengucapkan syukur dan berharap jamaah haji bisa menjaga kemabrurannya. “Saya yakin bapak dan ibu semuanya mendapat haji mabrur,” katanya.

Dia juga mengatakan jamaah haji tahun ini merasakan sejumlah pembaharuan atau inovasi pelayanan. Diantaranya adalah layanan AC atau pendingin udara di tenda di Arafah.

Sehingga jamaah haji menjadi lebih nyaman untuk berdoa selama prosesi wukuf. “Meskipun AC-nya sempat ada pemadaman,” jelasnya.

Tidak lupa Nizar juga menyampaikan ucapan maaf. Dia mewakili panitia penyelenggara ibadah haji dan pemerintah, mengatakan dalam pelayanan tentu tidak sempurna.

Dia berharap jamaah haji secara ikhlas memaafkan petugas ketika ada pelayanan yang kurang memuaskan. Dia juga meminta supaya petugas didoakan. Sebab petugas haji di Makkah masih bertugas sampai pendorongan terakhir jamaah menuju Madinah pada 6 September nanti.

Sementara itu jumlah jamaah haji wafat tahun ini sudah melampaui catatan tahun lalu. Padahal masa operasional haji 2019 masih berjalan sampai 6 September depan. Kasus serangan jantung akut menjadi penyebab tertinggi kematian jamaah haji.

Tahun lalu jumlah jamaah wafat sampai akhir masa operasional haji berjumlah 388 orang. Sementara itu memasuki hari ke-57 operasional, Sabtu (31/8) jumlah jamaah haji meninggal mencapai 392 orang. Kasus kematian paling banyak ada di kota Makkah dengan jumlah 314 orang.

Dilihat dari asal embarkasinya, kasus kematian terbanyak untuk jamaah Surabaya (SUB) dan Bekasi (JKS). Masing-masing 62 orang. Kemudian dari Embarkasi Solo (SOC) berjumlah 55 orang. Catatan kematian terkecil ada di Embarkasi Lombok (LOP) yakni tujuh orang.

Kepala Seksi (Kasi) Kesehatan Daker Makkah M. Imran menuturkan penyebab angka kematian tahun ini lebih tinggi dari sebelumnya karena kelelahan. “Pasca armuzna, jamaah haji terus melakukan tawaf ifadah,” katanya, Sabtu (31/8). Setelah itu melakukan ibadah sunnah seperti tawaf wada.

Imran menuturkan faktor kelelahan itu dapat memicu kondisi darurat. Misalnya memperparah penyakit yang diderita sejak dari tanah air. Atau bisa juga memicu penyakit baru. Dia mengatakan banyak kasus jamaah wafat karena serangan jantung akut.

“Faktor cuaca juga berpengaruh. Cuacanya ekstrem. Panas sekali,” jelasnya.

Imran menuturkan sampai saat ini masih ada 49 jamaah yang dirawat di Klinik Kesehatan Haji Indonesia (KKHI) Makkah. Kemudian ada 111 jamaah di RS Arab Saudi. Mereka akan terus dirawat dan distabilkan sehingga bisa menempuh perjalanan ke Madinah.




Sumber: jawapos.com

Tag: News



Ayo ke Bali! Fenomena Tanpa Bayangan Bakal Terjadi Oktober Depan - Gudang Berita Viral Ayo ke Bali! Fenomena Tanpa Bayangan Bakal Terjadi Oktober Depan
Selasa, 17 Sep 2019, 10:00:11 WIB, Dibaca : 0 Kali
Polri Bongkar Pabrik Rumahan Mi Mengandung Formalin dan Boraks - Gudang Berita Viral Polri Bongkar Pabrik Rumahan Mi Mengandung Formalin dan Boraks
Selasa, 17 Sep 2019, 10:00:11 WIB, Dibaca : 0 Kali
Petualangan Raja Gendam Berakhir di Pasar Sanglah Denpasar - Gudang Berita Viral Petualangan Raja Gendam Berakhir di Pasar Sanglah Denpasar
Selasa, 17 Sep 2019, 10:00:11 WIB, Dibaca : 0 Kali






Buffer Digg Facebook LinkedIn Pinterest Reddit StumbleUpon Tumblr Twitter VK Yummly Print