Senin, 19 Agustus 2019, WIB gudangberitaviral.com - Gudang Berita Viral
Breaking News

Jumat, 09 Agu 2019, 18:00:06 WIB, 1 View Tim Redaksi, Kategori : News
Pemprov Mulai Realisasikan Program One Pesantren One Product - Gudang Berita Viral

gudangberitaviral.com – Satu per satu janji kampanye Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa dibuktikan. Saat ini pemerintah Provinsi Jatim menyiapkan aplikasi one pesantren one product (OPOP). Aplikasi tersebut menjadi penunjang kemandirian santri dan pesantren di Jawa Timur sehingga para santri bisa lebih produktif.

Khofifah menyatakan, program tersebut sudah lama disiapkan. Dia menyampaikan hal itu sejak masa kampanye pilgub. Khofifah maupun Emil ingin meningkatkan kesejahteraan di lingkungan pesantren. ’’Karena itu, OPOP akan diwujudkan di pesantren di Jawa Timur,’’ katanya.



Dia juga menuturkan bahwa pemprov tidak hanya menyiapkan aplikasi. Sebelumnya, pemprov membangun ekosistem di lingkungan pesantren. Mereka siap mengembangkan produk unggulan yang ada. Persiapan tersebut mendapatkan dukungan beberapa perguruan tinggi (PT) di Jawa Timur.

Sebelumnya, Khofifah bersama Universitas NU Surabaya (Unusa) dan beberapa akademisi dari kampus lain menggelar diskusi. Dia meminta SMK yang berbasis pondok pesantren dilibatkan.

Di Jawa Timur ada 600 SMK yang berbasis pondok pesantren. Setiap SMK itu memiliki produk unggulan. Dia meminta SMK tersebut memaksimalkan produk unggulan itu. Santri dari kelompok vokasional akan memiliki daya saing dan mampu mandiri.

Mantan menteri sosial tersebut juga ingin ribuan pesantren di Jawa Timur diperlakukan sama. Saat ini ada pesantren yang sudah memiliki kegiatan usaha. Pengelolanya adalah santri yang menuntut ilmu di pesantren itu. Pemprov ingin pencapaian tersebut juga dimiliki pesantren yang belum memiliki kegiatan usaha.

Kegiatan usaha bisa mendidik santri untuk mandiri. Pemberdayaan ekonomi di internal pesantren berlangsung dengan baik. Ekonomi pesantren menjadi kuat. ’’Selepas dari pesantren, santri bisa mandiri,’’ ujar Khofifah.

Selain OPOP, Pemprov Jatim menyiapkan tiga aplikasi lain. Yakni, sistem informasi pembelajaran dan peningkatan wawasan perkoperasian (Sjawara). Lalu, toko online milik koperasi (tomiko), dan Jatim Iso. Tiga aplikasi itu sangat tepat untuk mendorong kegiatan koperasi, IKM, maupun UKM.

Dia berharap masyarakat Jawa Timur, khususnya pesantren, memanfaatkan teknologi digital. Sebelumnya, dia mengajak anggota Muslimat Jatim untuk menjadi produsen melalui sistem digital. ’’Sebab, digitalisasi mulai menjadi tren. Banyak perdagangan yang mulai menerapkan sistem online,’’ ungkapnya.

Tim Ahli Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Jatim Jamhadi mengapresiasi langkah tersebut. Pemberdayaan ekonomi di lingkungan pesantren akan menguatkan pergerakan ekonomi secara global. ’’Saya yakin nilai positif dari kegiatan ini sangat besar,’’ katanya.

Sebenarnya, banyak pesantren yang memiliki bidang usaha. Pesantren itu kreatif dan inovatif. Mereka memiliki produk unggulan yang berani bersaing di pasar global. ’’OPOP bakal makin menguatkan kemampuan pesantren untuk tampil di pasar global,’’ ucapnya.




Sumber: jawapos.com

Tag: News



 Chelsea Imbang Lawan Leicester City  - Gudang Berita Viral Chelsea Imbang Lawan Leicester City
Senin, 19 Agu 2019, 02:00:04 WIB, Dibaca : 0 Kali
 Soal Adu Mulut dengan Aguero, Ini Kata Guardiola  - Gudang Berita Viral Soal Adu Mulut dengan Aguero, Ini Kata Guardiola
Senin, 19 Agu 2019, 02:00:04 WIB, Dibaca : 0 Kali
 Penyerang Aiptu Agus Terpapar Radikal di Internet  - Gudang Berita Viral Penyerang Aiptu Agus Terpapar Radikal di Internet
Senin, 19 Agu 2019, 02:00:02 WIB, Dibaca : 0 Kali






Buffer Digg Facebook LinkedIn Pinterest Reddit StumbleUpon Tumblr Twitter VK Yummly Print