Kamis, 19 September 2019, WIB gudangberitaviral.com - Gudang Berita Viral
Breaking News

Selasa, 03 Sep 2019, 18:00:07 WIB, 2 View Tim Redaksi, Kategori : News
Pemprov Jatim Perkuat Akses Informasi Cuaca - Gudang Berita Viral

gudangberitaviral.com – Informasi cuaca, gelombang laut, dan curah hujan sangat penting. Terutama untuk mendukung keselamatan moda transportasi laut dan nelayan. Kemarin (2/9) Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengunjungi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Kelas I Juanda untuk memastikan pelayanan informasi yang baik kepada masyarakat.

Apalagi pada September hingga Desember, gelombang laut sangat tinggi. Kondisi itu tentu membahayakan masyarakat yang menggunakan moda transportasi laut. Tak terkecuali nelayan. Karena itu, orang nomor satu di Jatim tersebut ingin ada informasi yang terkoneksi dan mudah untuk diakses. ”Ini untuk meningkatkan kewaspadaan dan antisipasi. Sehingga bisa dilakukan langkah preventif dan antisipatif,” katanya.



Pihaknya berharap ada teknologi yang bisa terkoneksi dan ter-support BMKG. Terutama titik-titik keberangkatan penumpang di jalur laut. Dengan demikian, informasi kondisi laut bisa segera terinformasikan. Langkah itu dilakukan untuk menghindari kemungkinan terjadinya kecelakan di laut. Juga, mengantisipasi berbagai kejadian yang tidak diinginkan.

Kemarin Khofifah juga mendorong kemungkinan perjanjian kerja sama antara Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) dan BMKG di Jatim. Dua lembaga tersebut dinilai memiliki urgensi yang cukup tinggi terhadap keselamatan dalam transportasi.

Kepala BMKG Kelas I Juanda Bambang Hargiyono menyambut baik penekanan gubernur terkait dengan informasi kemaritiman yang mudah diakses masyarakat. Terutama titik-titik penyeberangan atau pelayaran. Karena itu, pihaknya perlu membuat displai untuk cuaca di area-area publik. ”Yang mungkin, saat ini belum ada yang outdoor. Saat ini yang ada masih di bandara, Suramadu, dan Tanjung Perak,” ujarnya.

Dia mengakui, informasi cuaca di pelabuhan di kawasan Madura seperti Sapeken, Sapudi, dan Kangean memang perlu didisplai. Harapannya, laporan nakhoda dan kepedulian masyarakat terhadap kemaritiman juga semakin kuat.

Selain informasi cuaca, BMKG mengoptimalkan informasi seputar gempa di Jatim. Hal itu dilakukan dengan manambah 13 sensor gempa di sepanjang sesar Kendeng. Yakni, yang melintas dari Rembang hingga Surabaya.

Kasi Observasi dan Informasi BMKG Tretes, Kabupaten Pasuruan, Suwarto menyebutkan, sebanyak 13 sensor itu akan menambah 15 sensor gempa yang saat ini sudah ada. Penambahan 13 titik akan diletakkan di berbagai daerah. Yakni, Bojonegoro, Sidoarjo, Tuban, Pasuruan, Lumajang, Jember, Kediri, dan Bangkalan. ”Kami taruh di kanan dan kiri sesar. Jadi, ketika ada aktivitas kegempaan, alat akan lebih sensitif dan lebih tepat untuk menganalisis,” ujarnya.

Terkait dengan potensi gempa di Jatim, Suwarto mengakui, sesar yang melewati Waru, Sidoarjo, dan Surabaya merupakan sesar minor dari sesar Kendeng. Dengan demikian, potensi kegempaan sejauh ini belum terlihat. ”Epicenter di Surabaya belum ada. Di sekitar itu ada di Jombang. Di sekitar Madiun juga ada. Tapi, tidak terlalu aktif,” jelasnya.




Sumber: jawapos.com

Tag: News



Hadangan Penalti Ter Stegen Picu Polemik karena Dinilai Langgar Aturan - Gudang Berita Viral Hadangan Penalti Ter Stegen Picu Polemik karena Dinilai Langgar Aturan
Kamis, 19 Sep 2019, 17:00:08 WIB, Dibaca : 0 Kali
Banding Ratna Sarumpaet Ditolak Pengadilan Tinggi Jakarta - Gudang Berita Viral Banding Ratna Sarumpaet Ditolak Pengadilan Tinggi Jakarta
Kamis, 19 Sep 2019, 17:00:08 WIB, Dibaca : 1 Kali
KUHP Baru, Dokter Lakukan Aborsi Karena Darurat Tidak Bisa Dipidana - Gudang Berita Viral KUHP Baru, Dokter Lakukan Aborsi Karena Darurat Tidak Bisa Dipidana
Kamis, 19 Sep 2019, 17:00:08 WIB, Dibaca : 2 Kali






Buffer Digg Facebook LinkedIn Pinterest Reddit StumbleUpon Tumblr Twitter VK Yummly Print