Senin, 23 September 2019, WIB gudangberitaviral.com - Gudang Berita Viral
Breaking News

Senin, 09 Sep 2019, 14:00:06 WIB, 1 View Tim Redaksi, Kategori : News
Pemilihan Pimpinan KPK Dikritik Saut, DPR Malah Bela Pansel - Gudang Berita Viral

gudangberitaviral.com – Sebanyak 10 calon pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akan menjalani proses fit and proper test‎ (uji kepatutan dan kelayakan) di Komisi III DPR RI, pada Rabu (11/9). Para capim KPK periode 2019-2023 akan menjalani uji kepatutan dan kelayakannya dengan membuat makalah sesuai dengan tema yang telah ditentukan.

Anggota Komisi III DPR RI Arteria Dahlan mengapresiasi kinerja Pansel Capim KPK. Namun, dia menyayangkan pernyataan Wakil Ketua KPK Saut Situmorang yang menginginkan Capim KPK langsung ditunjuk oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi).



“Pembentukan Pansel ini adalah UU KPK sendiri. Makanya saya bingung kalau ada pimpinan KPK yang bilang kalau gitu enggak usah pakai Pansel lagi, pakai Presiden langsung pilih,” kata Arteria dalam rapat dengar pendapat (RDP) Komisi III DPR RI dengan Pansel Capim KPK di Gedung Nusantara II DPR RI, Jakarta, Senin (9/9).

Politikus PDI Perjuangan ini menyebut, jika pimpinan KPK tidak setuju proses seleksi Capim KPK oleh Pansel. Maka dengan sendirinya menyetujui revisi UU Nomor 30/2002 tentang KPK.

“Karena UU KPK itu harus pakai Pansel, kalau pimpinan KPK tidak perlu Pansel berarti UU-nya kita revisi,” ucap Arteria.

Bahkan, Arteria menuturkan sejak Pansel dibentuk oleh Presiden Jokowi telah dikritik dan di bully oleh publik. Bahkan dinilai Pansel memiliki konflik kepentingan.

“Mulai katanya ada pimpinan yang existing publik atau konflik of interest, lima tahun yang lalu enggak pernah ada pembahasan itu,” sesalnya.

Sebelumnya, Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Saut Situmorang menyarankan agar pemilihan calon pimpinan KPK dilakukan oleh Presiden. Sebab banyak negara telah menerapkan hal tersebut.

“Kalau mau keren Undang-Undang KPK memperkuat itu pimpinannya ditentukan oleh presiden, lebih enak. Jadi kalau ada apa-apa tinggal presidennya bertanggungjawab,” kata Saut di depan Gedung Merah Putih KPK, Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Mimggu (8/9).

Mantan Staf Ahli Kepala BIN ini berharap, lima orang yang terpilih menjadi pimpinan KPK untuk periode 2019-2023 akan menerapkan nilai-nilai KPK yang sudah dibangun sejak lembaga antirasuah itu dibentuk. Sebab, kini KPK sudah tidak lagi bisa memberi masukan terhadap 10 orang yang mengikuti uji kelayakan dan kepatutan atau fit and proper test di DPR RI.

“Kita mau bicara yang 10 itu sudah kita tidak bisa ubah di situ, tinggal bagaimana mereka nanti datang ke sini 5 orang itu untuk kemudian bisa datang dengan value-valuenya KPK,” jelas Saut.

Untuk diketahui, 10 nama Capim KPK yang diserahkan Presiden Jokowi ke DPR RI tak ada satu pun nama yang direvisi. Mereka yang telah diserahkan akan menjalani uji kelayakan dan kepatutan atau fit and proper test oleh Komisi III DPR RI.

Mereka yang lolos dari proses seleksi Pansel berasal dari latar belakang berbeda, terdiri satu orang dari komisioner KPK, satu polisi, satu jaksa, satu auditor, satu advokat, dua dosen, satu hakim dan dua PNS.

Berikut 10 nama yang diserahkan Presiden Jokowi ke Komisi III DPR RI:

1. Alexander Marwata, Komisioner KPK
2. Firli Bahuri, Anggota Polri
3. I Nyoman Wara, Auditor BPK
4. Johanis Tanak, Jaksa
5. Lili Pintauli Siregar, Advokat
6. Luthfi Jayadi Kurnaiwan, Dosen
7. Nawawi Pomolango, Hakim
8. Nurul Ghufron, Dosen
9. Roby Arya B, PNS Sekretariat Kabinet
10. Sigit Danang Joyo, PNS Kementerian Keuangan




Sumber: jawapos.com

Tag: News



Penderita ISPA di Daerah Terdampak Karhutla Terus Bertambah - Gudang Berita Viral Penderita ISPA di Daerah Terdampak Karhutla Terus Bertambah
Senin, 23 Sep 2019, 12:00:12 WIB, Dibaca : 1 Kali
Aneh Tapi Begitu Adanya, Pohon Kelapa di Tengah Jalan Setapak Baru - Gudang Berita Viral Aneh Tapi Begitu Adanya, Pohon Kelapa di Tengah Jalan Setapak Baru
Senin, 23 Sep 2019, 12:00:12 WIB, Dibaca : 1 Kali
Kemenhub Bangun Sarana Transportasi di Objek Superprioritas - Gudang Berita Viral Kemenhub Bangun Sarana Transportasi di Objek Superprioritas
Senin, 23 Sep 2019, 12:00:12 WIB, Dibaca : 0 Kali






Buffer Digg Facebook LinkedIn Pinterest Reddit StumbleUpon Tumblr Twitter VK Yummly Print