Rabu, 13 November 2019, WIB gudangberitaviral.com - Gudang Berita Viral
Breaking News

Jumat, 01 Nov 2019, 18:00:09 WIB, 4 View Tim Redaksi, Kategori : News
Pemerintah Tak Khawatirkan Peserta BPJS Kesehatan Turun Kelas - Gudang Berita Viral

gudangberitaviral.com – Potensi terjadinya gerakan turun kelas dari para peserta BPJS Kesehatan, terutama peserta bukan penerima upah (PBPU) alias peserta mandiri, tidak membuat pemerintah khawatir. Sebaliknya, pemerintah menyatakan tetap akan memberikan pelayanan terbaik.

Sekretaris Jenderal Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Oscar Primadi menyatakan bahwa penurunan kelas tersebut tidak bisa dilarang. Dia menjamin tidak ada perlakuan berbeda bagi mereka yang memutuskan turun kelas. Pelayanan kesehatan akan tetap diberikan sesuai dengan haknya. ”Haknya tetap diberikan. Mutu pelayanan dan safety tetap kami kedepankan,” ujarnya saat ditemui di kantor Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK) kemarin (31/10).



Kepala Pusat Pembiayaan dan Jaminan Kesehatan Kemenkes Kalsum Komaryani mengamini pernyataan tersebut.

Menurut dia, risiko itu sudah masuk dalam perhitungan sebelumnya. ”Nggak apa-apa. Sudah diperhitungkan. Sudah ada simulasinya,” ucap dia.

Soal kekhawatiran adanya peserta enggan membayar iuran setelah ada kenaikan iuran Jaminan Kesehatan Nasional (JKN), Kalsum menegaskan bahwa pemerintah sudah menyiapkan regulasi untuk mengatasinya. Ada sanksi tegas bagi mereka yang sengaja menunggak iuran JKN. ”Tunggu saja. Sudah disiapkan kebijakannya,” kata Kalsum.

Sebagai informasi, pemerintah sedang menyiapkan aturan soal sanksi bagi penunggak iuran JKN dalam bentuk instruksi presiden. Aturan tersebut mengatur pembatasan bagi penunggak dalam mengakses layanan publik. Misalnya perpanjangan paspor, pengurusan SIM, hingga pengajuan kepemilikan rumah.

Sebelumnya anggota Dewan Jaminan Sosial Nasional (DJSN) Ahmad Anshori menjelaskan, peraturan itu tidak akan serta-merta mencabut hak-hak penunggak iuran dalam mengakses layanan publik. Mereka akan diingatkan terlebih dulu bahwa ada kewajiban yang belum dibayar. ”Pas ngurus akan diberi tahu, Anda belum bayar iuran JKN loh. Apakah komitmen mau bayar? Kapan? Diurus dulu,” terangnya.

Menurut Anshori, aturan penerapan sanksi tersebut cukup efektif di sejumlah negara. Salah satunya Korea Selatan. Kolektabilitas iuran bisa mencapai 99 persen. Bedanya, kebijakan di sana sangat ekstrem. Seluruh aset penunggak iuran akan dibekukan. Mereka juga tidak bisa bersekolah ketika masih ada tunggakan iuran jaminan sosial.

Sementara itu, Presiden Joko Widodo (Jokowi) angkat bicara soal kenaikan iuran JKN yang dilakukan melalui Perpres 75/ 2019. Negara tidak lepas tangan terhadap beban iuran yang ditanggung masyarakat.

Jokowi menuturkan, kenaikan premi BPJS Kesehatan tidak akan memberatkan masyarakat kelas bawah. Sebab, pada 2019 saja, ada 96 juta orang yang iurannya ditanggung negara. ”Sembilan puluh enam juta kita gratiskan lewat PBI. Jadi, anggaran total yang kita subsidikan ke sana Rp 41 triliun. Rakyat harus mengerti ini,” ungkapnya dalam rapat terbatas di Istana Kepresidenan Jakarta kemarin.

Untuk 2020, dana yang dialokasikan bagi PBI juga meningkat. Jumlahnya mencapai Rp 48,8 triliun. Jokowi menilai kontribusi negara terhadap keberlangsungan BPJS sudah sangat besar. ”Ini kita sudah subsidi dari APBN gede banget,” imbuhnya.

Presiden meminta jajaran menteri dan kepala lembaga menjelaskan ke publik dengan utuh. Dengan begitu, tidak muncul kesalahpahaman. ”Kalau cara kita menerangkan tidak hati-hati, dipikir ini memberikan beban yang berat kepada masyarakat miskin. Padahal, sekali lagi, yang digratiskan sudah 96 juta jiwa,” tandasnya.




Sumber: jawapos.com

Tag: viral, berita viral, hot news, news, gudang berita viral, jawapos, tribunnews, kompas, Pemerintah Tak Khawatirkan Peserta BPJS Kesehatan Turun Kelas

Tag: News



 China Bisa Segera Luncurkan Uang Digital  - Gudang Berita Viral China Bisa Segera Luncurkan Uang Digital
Rabu, 13 Nov 2019, 01:00:07 WIB, Dibaca : 0 Kali
 Cari Rumah di Milan, Xhaka Tinggalkan Arsenal?  - Gudang Berita Viral Cari Rumah di Milan, Xhaka Tinggalkan Arsenal?
Rabu, 13 Nov 2019, 01:00:06 WIB, Dibaca : 0 Kali
 Kapolri Silaturahmi ke Pimpinan PBNU  - Gudang Berita Viral Kapolri Silaturahmi ke Pimpinan PBNU
Rabu, 13 Nov 2019, 01:00:03 WIB, Dibaca : 0 Kali






Buffer Digg Facebook LinkedIn Pinterest Reddit StumbleUpon Tumblr Twitter VK Yummly Print