Rabu, 18 September 2019, WIB gudangberitaviral.com - Gudang Berita Viral
Breaking News

Senin, 02 Sep 2019, 18:00:08 WIB, 2 View Tim Redaksi, Kategori : News
Pecahnya Rumah Tangga di Sidoarjo, Istri Tak Lagi Sungkan Gugat Suami - Gudang Berita Viral

gudangberitaviral.com – Tidak ada pasangan yang ingin berpisah di tengah jalan. Saat menikah, doa yang dipanjatkan adalah kelanggengan rumah tangga. Namun, tak ada orang yang bisa menduga datangnya prahara. Tren perceraian pun meningkat dari tahun ke tahun.



Hari masih pagi. Jarum jam baru menunjukkan pukul 06.45. Andini (bukan nama asli) sudah berada di halaman gedung Pengadilan Agama (PA) Sidoarjo. Dia sendirian. Tak ada teman atau saudara yang menemaninya. Dia mengenakan kemeja putih bersih. Sebersih kulitnya. Paras perempuan 22 tahun itu ayu. Rambut hitam legamnya yang panjang dia biarkan tergerai.

Kaki jenjangnya dibalut celana hitam ketat. Dia juga mengenakan sepatu warna senada. Jumat pagi (30/8) itu, dia sudah mempersiapkan diri. Status baru yang dia sandang nanti adalah jamud alias janda muda. Perempuan yang menikah pada usia belia tersebut pun tak ragu untuk hidup sendiri lagi. Tak bersama dengan Budi (bukan nama asli), suami yang telah menikahinya tiga tahun.

”Hari ini jadwalnya sidang putusan,’’ ucapnya, lantas tersenyum. Dia terlihat tabah meski lubuk hatinya terluka. Dia mendapatkan nomor urut 20. Sambil menunggu sidang, perempuan yang bekerja di sebuah perusahaan swasta di Kota Delta itu menceritakan, awalnya, dirinya tidak ingin menggugat cerai sang suami. Dia berupaya sabar menerima sikap suami yang tidak masuk akal. Yakni, sering melirik perempuan lain. ’’Nafsuan’’ dengan para wanita yang ditemui. ’’Dengan adik saya juga begitu,’’ ucap Andini.

Bahkan, Budi tak lagi peduli dengan sang istri. Dia Lebih asyik dengan dunia sendiri bersama teman-teman. Pulang dini hari. Lalu, saat pagi bekerja. Begitu seterusnya. Sampai puncaknya, Andini mendapatkan kabar bahwa suaminya bersama perempuan lain. Hingga pukul 11.00, Andini berada di PA. Dia pun senang dengan hasil putusan. Hakim mengabulkan gugatan cerai yang dia ajukan. Perempuan langsing itu siap membuka lembar hidup baru.

Berbeda dengan Rosa (bukan nama sebenarnya). Dia baru berhubungan dengan PA. Pagi itu, dia datang bersama ayahnya untuk memenuhi panggilan sidang perdana gugatan cerai yang dilayangkan. ’’Deg-degan rasanya,’’ ucap perempuan 24 tahun tersebut.

Ibu dari seorang anak yang masih kecil itu melayangkan gugatan cerai ke PA untuk suaminya, sebut saja Riko. Alasannya, sang suami tidak bertanggung jawab. Nafkah lahir maupun batin tak terpenuhi. Lebih parah lagi, sang suami tak peduli dengan buah hati. Rosa berharap persidangannya berjalan lancar serta tak ada hambatan agar dia bisa fokus membesarkan sang buah hati.

Bukan hanya Andini dan Rosa yang berurusan dengan PA. Setiap hari ada ratusan warga yang datang ke sana. Sebagian besar datang karena adanya masalah perceraian. Tahun ini, perkara yang masuk ke PA hingga Juli ada 3.316. Khusus untuk perceraian, ada 2.829 perkara alias 84 persen yang didominasi perkara cerai yang diajukan pihak perempuan. Yakni, cerai gugat. Jumlahnya mencapai 2.001 perkara. Untuk cerai talak yang diajukan pihak laki-laki, ada 828 perkara.

Dari tahun ke tahun, fenomena itu terus terjadi. Kaum hawa tak lagi sungkan menggugat cerai sang suami saat tak mendapatkan hak sesuai yang digariskan. ’’Yang jelas karena ketidakcocokan. Tapi, bisa dilihat lebih jauh tidak cocok karena apa,’’ kata Ketua PA Sidoarjo Ati Khoiroyah. Salah satunya faktor ekonomi. Juga tidak ada tanggung jawab suami.

Banyaknya cerai gugat terjadi karena kesadaran perempuan makin tinggi untuk mengambil tindakan. Itu jika terjadi sesuatu dalam rumah tangga. Berbeda dengan dulu. Mereka bertahan karena demi anak atau nama keluarga. ’’Sebab, banyak juga suami yang kurang tanggung jawab. Suaminya masih suka keluyuran saja,’’ kata Ati.

Maraknya gugatan perceraian di Kota Delta berbanding lurus dengan kasus kekerasan dalam rumah tangga (KDRT). Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) Kabupaten Sidoarjo mencatat 79 kasus hingga Juli 2019.

Luruskan Niat dan Optimalkan Waktu Keluarga

Menikah tidak hanya ritual mengucap janji setia di depan penghulu. Tidak sekadar hidup bersama dengan seorang istri. Bagi Wakil Bupati Sidoarjo Nur Ahmad Syaifuddin, rumah tangga harus dijaga sekuat tenaga. Terus langgeng hingga ajal memisahkan.

Cak Nur, sapaannya, menikah 27 tahun lalu. Tepatnya pada 13 Oktober 1992. Pilihan hatinya jatuh pada Turidatus Salimah. Keduanya dikaruniai tiga anak. Menurut dia, setiap perjalanan rumah tangga tidak selalu mulus. Pasti ada angin dan gelombang. Riak-riak kecil bisa jadi deburan gelombang besar. Jika tidak cepat diselesaikan, bahtera rumah tangga pun bisa kandas. Tiap persoalan harus diatasi. ’’Caranya, melihat lagi niat berumah tangga,’’ tuturnya.

Cak Nur mengatakan, rumah tangga dibangun dengan dua niat. Beribadah dan berjuang di jalan agama. Keduanya tidak boleh dilupakan. Tidak boleh melenceng. Menjadi wakil bupati, menurut dia, merupakan ujian menjaga rumah tangga. Waktu bersama keluarga terbatas. Komunikasi dengan istri dan anak juga terbatas. Letupan masalah kecil bisa meledak menjadi besar karena jarang bertemu.

Pria asli Waru itu punya solusi. Dia memanfaatkan waktu sebaik-baiknya untuk berkumpul dengan keluarga. Misalnya, ada waktu kosong setelah kegiatan, dia mengajak anak dan istrinya berkumpul. ’’Saya sering mengajak keluarga makan bersama,’’ tuturnya.

Cara lainnya, ketika tidak ada kegiatan, Cak Nur bakal berlama-lama menghabiskan waktu dengan keluarga. ’’Saya ngobrol dengan anak. Kalau masih kangen, saya biasa tidur bersama ketiga anak dan istri saya,’’ katanya.




Sumber: jawapos.com

Tag: News



Makanan Tinggi Lemak Picu Reaksi Radang Berbeda pada Tiap Orang - Gudang Berita Viral Makanan Tinggi Lemak Picu Reaksi Radang Berbeda pada Tiap Orang
Rabu, 18 Sep 2019, 12:00:07 WIB, Dibaca : 0 Kali
Hanya Tiga Kali Rapat Langsung Sah, Formappi: Mereka Seperti Kesetanan - Gudang Berita Viral Hanya Tiga Kali Rapat Langsung Sah, Formappi: Mereka Seperti Kesetanan
Rabu, 18 Sep 2019, 12:00:07 WIB, Dibaca : 0 Kali
Wakil Ketua KPK Laode Minta Menkumham Yasonna Laoly Jangan Bohong - Gudang Berita Viral Wakil Ketua KPK Laode Minta Menkumham Yasonna Laoly Jangan Bohong
Rabu, 18 Sep 2019, 12:00:07 WIB, Dibaca : 0 Kali






Buffer Digg Facebook LinkedIn Pinterest Reddit StumbleUpon Tumblr Twitter VK Yummly Print