Kamis, 24 Oktober 2019, WIB gudangberitaviral.com - Gudang Berita Viral
Breaking News

Selasa, 08 Okt 2019, 19:00:07 WIB, 5 View Tim Redaksi, Kategori : News
PDAM Berdalih Butuh Banyak Investasi, Opsi Kenaikan Tarif Muncul Lagi - Gudang Berita Viral

gudangberitaviral.com – Wacana kenaikan tarif air PDAM muncul lagi. Dirut PDAM Mujiaman Sukirno menyampaikan rencana itu dalam forum perkenalan BUMD di rapat perdana Komisi B DPRD Surabaya kemarin (7/10).

Sebelum menyampaikan wacana kenaikan tarif, Mujiaman menerangkan kebutuhan investasi perusahaan yang kian mendesak. Ada 6 ribu kilometer pipa PDAM. Banyak yang sudah tua dan harus diganti.



Pemerataan tekanan air hingga ke pinggiran kota juga membutuhkan banyak uang. Reservoir dan pompa harus diperbanyak di segala penjuru. Jika semuanya terbangun, tekanan air tak dimonopoli pelanggan tengah kota. PDAM menargetkan, tekanan air bisa merata. Di daerah pinggiran, air bisa naik hingga ketinggian 7 meter dari permukaan tanah. ”Kalau tidak ada investasi, itu bisa terlaksana. Tapi, 50 tahun. Saya mungkin sudah meninggal,” kata Mujiaman.

Belum lagi layanan minum langsung dari keran. Butuh investasi triliunan rupiah agar proyek tersebut bisa dinikmati semua warga kota. PDAM harus membuat jaringan pipa baru yang aman untuk makanan dan minuman di semua area. Saat ini layanan itu masih diuji coba kepada 200 pelanggan di Ngagel Tirto.

PDAM membutuhkan tambahan investasi Rp 300 miliar per tahun. Investasi itu sebetulnya bisa didapat tanpa menaikkan tarif air PDAM. Opsinya banyak. Mulai utang usaha, obligasi, kerja sama pemerintah dengan badan usaha (KPBU), hingga penyertaan modal. ”Dan, opsi terakhirnya tadi. Gotong royong. Dari penyesuaian tarif,” katanya.

Setiap opsi punya batu ganjalan. Obligasi dan utang dinilai rumit. Begitu pula KPBU. Proses birokrasinya memakan waktu panjang. Demikian juga penyertaan modal dari pemkot.

Penyertaan modal dari pemkot bisa dilakukan dengan persetujuan dua pihak. Selain wali kota, DPRD Surabaya harus sepakat. Jika tidak, modal usaha tak akan pernah berada di tangan PDAM.

Mujiaman berharap penyertaan modal diberikan lagi. Menurut dia, pemkot tak akan rugi memberikan modal ke PDAM. Sebab, keuntungan PDAM mencapai 27 persen setiap tahun. ”Jika nanti diberi modal, kami kembalikan banyak lewat dividen. Pemkot tak akan rugi,” ujar alumnus Teknik Kimia Institut Teknologi 10 Nopember Surabaya itu.

Direktur Keuangan PDAM Surabaya Tias Alvin Papatria menerangkan bahwa pendapatan PDAM diperoleh dari dua tipe pelanggan. Yakni, pelanggan bersubsidi dan pelanggan komersial. ”Yang komersial 30 persen. Selama ini pendapatan terbesar PDAM didapat dari situ,” kata dia.

Jika nanti ada kenaikan tarif, lanjut Alvin, pelanggan yang masuk kategori masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) mendapat perlindungan pelayanan dan tarif. Menurut dia, PDAM tidak akan sekonyong-konyong menaikkan tarif semua level.

Dia juga membandingkan tarif air di beberapa kota. Jika di Surabaya tarif rata-rata Rp 3 ribu per meter kubik, di Sidoarjo tarif per meter kubik mencapai Rp 7 ribu. Sedangkan di DKI Jakarta, tarifnya Rp 12 ribu. ”Kalau dibandingkan kota lain, kami paling murah,” ujarnya.

Ketua Komisi B DPRD Surabaya Luthfiyah mengharapkan ada peningkatan pelayanan sebelum tarif dinaikkan. Sebab, di beberapa wilayah masih ada yang harus begadang untuk mendapatkan air. Selama pelayanan baik, dia yakin warga tak akan menolak jika harus membayar lebih mahal. ”Masalah detailnya nanti dibahas tersendiri saja. Jangan sekarang,” kata politikus Gerindra tersebut.

Seputar Kenaikan Tarif PDAM:

– PDAM sedang butuh banyak uang untuk keperluan investasi.

– Anggaran investasi diperlukan untuk memeratakan tekanan air di seluruh kota, merevitalisasi pipa tua yang rawan bocor, dan memperluas layanan minum langsung dari keran rumah di seluruh Surabaya.

– Rencananya, tarif air dinaikkan dari rata-rata Rp 3.000 per meter kubik menjadi Rp 4.000 per meter kubik.

– Tarif naik jika skema investasi berupa utang, obligasi, kerja sama, hingga penyertaan modal dari pemkot tidak terwujud.

– Tarif tidak berubah sejak 2005. PDAM pernah mengusulkan kenaikan tarif, tetapi ditolak wali kota.

Diolah dari berbagai sumber




Sumber: jawapos.com

Tag: News



 Mazda Perkenalkan Mobil Listrik MX-30  - Gudang Berita Viral Mazda Perkenalkan Mobil Listrik MX-30
Kamis, 24 Okt 2019, 04:00:03 WIB, Dibaca : 0 Kali
 Dirut PD Jasa Yasa Incar Kursi Bupati Malang  - Gudang Berita Viral Dirut PD Jasa Yasa Incar Kursi Bupati Malang
Kamis, 24 Okt 2019, 04:00:02 WIB, Dibaca : 0 Kali
 Chelsea Bawa Pulang Tiga Poin dari Markas Ajax  - Gudang Berita Viral Chelsea Bawa Pulang Tiga Poin dari Markas Ajax
Kamis, 24 Okt 2019, 03:00:05 WIB, Dibaca : 0 Kali






Buffer Digg Facebook LinkedIn Pinterest Reddit StumbleUpon Tumblr Twitter VK Yummly Print