Selasa, 24 September 2019, WIB gudangberitaviral.com - Gudang Berita Viral
Breaking News

Jumat, 06 Sep 2019, 11:00:06 WIB, 2 View Tim Redaksi, Kategori : News
Pasca Kerusuhan di Papua dan Papua Barat, Polisi Tetapkan 87 Tersangka - Gudang Berita Viral

gudangberitaviral.com – Jumlah tersangka kasus kerusuhan Papua dan Papua Barat kembali bertambah. Total sampai dengan Kamis (5/9), polisi telah menetapkan 87 orang. Mereka terdiri dari pihak yang berada di Papua dan Papua Barat, Jawa Timur, dan DKI Jakarta.

Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Divisi Humas Mabes Polri Brigjen Pol Dedi Prasetyo mengatakan, laporan dari Polda Papua, di Jayapura ada 33 tersangka. Mereka disangkakan dengan pasal 212, pasal 170, pasal 187, pasal 160 Undang-undang Darurat Nomor 12 Tahun 1951.



Di Timika polisi menetapkan 10 orang tersangka. Kemudian di Deiyai sebanyak 14 tersangka. Mereka juga disangkakan dengan pasal 212, pasal 170, pasal 187, pasal 160 Undang-undang Darurat Nomor 12 Tahun 1951.

“Kemudian untuk jumlah tersangka jadi 57 orang untuk Papua,” ujar Dedi di kantor Divisi Humas Mabes Polri, Jakarta Selatan, Kamis (5/9).

Sementara itu, wilayah Papua Barat total tersangka sebanyak 21 orang. Terdiri dari Manokwari 9 tersangka, bertambah 1 orang. Mereka dijerat dengan pasal 106 Juncto pasal 110 dan atau pasal 54 KUHP. Sedangkan di Sorong ada 7 tersangka, dan Fakfak 5 tersangka.

Untuk di luar Papua dan Papua Barat, polisi telah menetapkan 3 orang tersangka. Dua yang ditetapkan diawal yakni inisial TS dan SA yang diduga melakukan provokator rasisme terhadap mahasiswa Papua di Surabaya.

“Satu tambahan tersangka atas nama VK (Veronica Koman), pelangggaran pasal 160 UU Darurat dan UU Nomor 1/1946, yang bersangkutan masih dalam proses pengejaran,” imbuh Dedi.

Khusus untuk Veronica, belum dilakukan penahanan karena yang bersangkutam berada di luar negeri. Dedi menyebut kerjasama Polri dengan Interpol sudah berhasil menemukan keberadaan Veronica. Namun, hal itu belum bisa diungkap kepada publik, karena masih dalam proses penyidikan.

Lebih lanjut, Dedi menyebut di Polda Metro Jaya, Jakarta juga menetapkan 8 tersangka yang diduga mengibarkan bendera Bintang Kejora di depan Istana Negara Jakarta saat unjuk rasa. Namun, dua orang dipulangkan karena dianggap tidak terbukti. Sehingga hanya 6 tersangka yang saat ini ditahan di Rutan Mako Brimob Depok. Keenamnya disangkakan dengan pasal 106, pasal 110 Juncto pasal 55 KUHP.

Di sisi lain, mantan Wakapolda Kalimantan Tengah itu menjelaskan, pengibaran bendera Bintang Kejora dipastikan terlarang. Hal itu termuat dalam PP Nomor 77 Tahun 2007 tentang lambang daerah.

“Kalau misalnya Bintang Kejora itu identiknya adalah dengan organisasi OPM (Organisasi Papua Merdeka), makanya bisa diterapkan pasal itu,” pungkas Dedi.

Sebelumnya, intimidasi yang dialami mahasiswa Papua di Malang, dan Surabaya, Jawa Timur berbuntut panjang. Senin (19/8) pagi kerusuhan pecah di Manokwari, Papua Barat dan beberapa titik lain. Sejumlah elemen masyarakat menggelar demontrasi di sejumlah titik. Kontak senjata pun terjadi antara petugas keamanan dengan kelompok perusuh dari Paniai di depan kantor Bupati Deiyai, Rabu (28/8). Akibatnya 1 orang anggota TNI tewas dan 5 aparat lainnya terkena panah.




Sumber: jawapos.com

Tag: News



Teknologi Modifikasi Cuaca Tak Efektif, Asap Masih Pekat - Gudang Berita Viral Teknologi Modifikasi Cuaca Tak Efektif, Asap Masih Pekat
Selasa, 24 Sep 2019, 03:00:10 WIB, Dibaca : 0 Kali
 Rizal Ramli Diminta Ceramah di Festival Film Dunia  - Gudang Berita Viral Rizal Ramli Diminta Ceramah di Festival Film Dunia
Selasa, 24 Sep 2019, 03:00:04 WIB, Dibaca : 0 Kali
 Pelatih Barcelona Merasa Tertekan Sejak Awal Musim  - Gudang Berita Viral Pelatih Barcelona Merasa Tertekan Sejak Awal Musim
Selasa, 24 Sep 2019, 03:00:04 WIB, Dibaca : 0 Kali






Buffer Digg Facebook LinkedIn Pinterest Reddit StumbleUpon Tumblr Twitter VK Yummly Print