Minggu, 18 Agustus 2019, WIB gudangberitaviral.com - Gudang Berita Viral
Breaking News

Selasa, 30 Jul 2019, 12:00:09 WIB, 2 View Tim Redaksi, Kategori : News
Pansel Capim KPK: Masukan Boleh, tapi Tidak Mendikte - Gudang Berita Viral

gudangberitaviral.com – Panitia seleksi (pansel) calon pimpinan (capim) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) berjanji menindaklanjuti laporan dan masukan dari koalisi masyarakat sipil. Laporan tersebut menjadi data tambahan saat tahap wawancara. Dengan catatan, capim yang disorot lolos ke tahap tersebut.

Ketua Pansel Capim KPK Yenti Garnasih yang sebelumnya tidak detail merespons masukan koalisi masyarakat sipil itu akhirnya bersikap kemarin (29/7). Dia menjelaskan, klarifikasi saat tahap wawancara itu sama dengan tahap seleksi capim KPK periode sebelumnya. ”Di dalam wawancara nanti terbuka,” katanya di gedung lama KPK.



Secara teknis, pansel akan menelusuri laporan masyarakat tersebut sebelum mengklarifikasi secara langsung kepada capim saat tahap wawancara. Penelusuran dilakukan orang-orang pilihan. ”Nanti kami sebutkan (saat wawancara, Red). Kami tanyakan (kepada capim, Red) ada masukan seperti ini, bagaimana,” ujarnya.

Peserta seleksi capim KPK ketika bersiap mengikuti tes psikologi di Pusdiklat Kementerian Sekretariat Negara, Cilandak, Jakarta, Minggu (28/7/2019). (FEDRIK TARIGAN/JAWA POS)

Seberapa jauh laporan tersebut memengaruhi hasil akhir capim? Yenti menyatakan, pihaknya akan melihat secara keseluruhan. Dengan kata lain, pansel tidak hanya berpegang pada laporan itu. Komitmen serta pemahaman capim terhadap isu korupsi juga menjadi pertimbangan. ”(Saat wawancara) juga kami tanyakan berkaitan dengan integritas dan sebagainya,” tuturnya.

Dia menegaskan, masukan dari pihak luar tetap akan diterima dan dipertimbangkan. Namun, itu bukan mendikte pansel dalam menentukan keputusan atau sikap terhadap capim tertentu. ”Masukan boleh, tapi tidak boleh mendikte (pansel). Nanti kami pertimbangkan dan kami yang memutuskan juga,” tegasnya.

Begitu pula catatan koalisi masyarakat sipil tentang buruknya tingkat kepatuhan laporan harta kekayaan penyelenggara negara (LHKPN) sejumlah capim. Yenti, menyatakan, pansel memilik penafsiran yang berbeda. Pansel tetap berpegang pada ketentuan bahwa LHKPN disampaikan saat capim terpilih.

”Masalah LHKPN ini juga harus diperbaiki semuanya. Kami melihat undang-undang menyatakan, ketika diangkat (jadi capim, Red) itu berbeda dengan proses (seleksi capim, Red),” jelasnya.

Sementara itu, anggota koalisi masyarakat sipil Kurnia Ramadhana mengungkapkan, pansel semestinya menjadikan rekam jejak dan integritas capim sebagai indikator utama penilaian. Bukan sebagai bahan pertimbangan yang terkesan hanya menjadi indikator sekunder. ”Sedari awal kami menentukan, untuk menjadi pimpinan KPK itu, harus memiliki kriteria ideal,” ungkapnya.




Sumber: jawapos.com

Tag: News



Keseruan Running Man saat Hadir Lengkap di Jakarta - Gudang Berita Viral Keseruan Running Man saat Hadir Lengkap di Jakarta
Minggu, 18 Agu 2019, 20:00:06 WIB, Dibaca : 0 Kali
Ada Jogja dalam Srimenanti - Gudang Berita Viral Ada Jogja dalam Srimenanti
Minggu, 18 Agu 2019, 20:00:06 WIB, Dibaca : 0 Kali
Juara Akita Masters 2019, Firman Mengatakan Itu Hadiah Bagi Indonesia - Gudang Berita Viral Juara Akita Masters 2019, Firman Mengatakan Itu Hadiah Bagi Indonesia
Minggu, 18 Agu 2019, 20:00:06 WIB, Dibaca : 0 Kali






Buffer Digg Facebook LinkedIn Pinterest Reddit StumbleUpon Tumblr Twitter VK Yummly Print