Jumat, 20 September 2019, WIB gudangberitaviral.com - Gudang Berita Viral
Breaking News

Senin, 02 Sep 2019, 20:00:07 WIB, 2 View Tim Redaksi, Kategori : News
Normalisasi Saluran Air, Bongkar 126 Bangunan di Kalisari - Gudang Berita Viral

gudangberitaviral.com – Penertiban bangunan liar dengan tujuan normalisasi saluran air bakal kembali dilakukan pemkot. Kali ini berimbas pada bangunan semipermanen dan nonpermanen di Jalan Kalisari Damen, Gang Makam. Lebih dari seratus bangunan di lokasi tersebut menyempitkan saluran air yang menuju Kalisari.

Saat musim hujan, beberapa kawasan sepanjang garis aliran tersebut sering terkena imbasnya. Sebab, bangunan berdiri di sepanjang saluran. Hampir mencapai 600 meter. Persis di balik bangunan tersebut ada saluran air. Memanjang dari kawasan Mulyosari hingga pintu air Kalisari.



Bentuk bangunan pun bermacam-macam. Ada yang sepenuhnya permanen, semipermanen, dan nonpermanen. Ukurannya pun kecil, rata-rata bagian depannya selebar 3 meter saja.

Tiap musim hujan aliran air tidak bisa lancar. Terhambat sedimentasi dan lebar yang makin ciut. Sebenarnya lebar saluran itu mencapai 5 meter. Lalu, makin sempit menjadi hanya 1,5 hingga 2 meter.

Akibatnya, wilayah yang dilewati aliran tersebut sering tergenang. Sebab, fungsi gorong-gorong tidak bisa maksimal. Banyak sampah yang nyangkut dan bertahun-tahun tidak dinormalisasi.

Salah satu yang terimbas ada di kawasan Bhaskara dan Mulyosari Prima. Sudah jadi langganan. Bahkan, dinas pekerjaan umum bina marga dan pematusan (DPUBMP) menyediakan pompa celup di sana. Fungsinya, membantu agar air cepat surut.

Karena peran yang vital, rencananya bangunan di sana ditertibkan. Agar alat berat maupun satgas pematusan bisa menormalkan kawasan tersebut. ”Sudah pernah dilakukan pertemuan. Antara kecamatan, kelurahan, dan perangkat warga. Ada kesepakatan agar area itu ditertibkan,” ujar Sekretaris Kecamatan Mulyorejo Deddy Sjahrial Kusuma.

Deddy mengatakan, setahun yang lalu sudah pernah dilakukan pendataan. Hasilnya, lebih dari 90 persen warga di sana tidak ber-KTP Surabaya. Status tanahnya juga tidak jelas. Tidak ada alas haknya. ”Total 126 bangunan berhasil kami data saat itu,” ujarnya.

Pendataan yang dilakukan juga melibatkan lintas dinas. Mulai dinas kependudukan dan pencatatan sipil (dispendukcapil) hingga dinas pengendalian penduduk pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak (DP5A).

Dia menyatakan, saat dilakukan outreach, terlihat bahwa yang membangun saluran itu semakin lama semakin memakan badan saluran. Tumpukan rongsokan juga diletakkan di area tersebut. ”Kalau dibiarkan terus, bisa-bisa tertutup saluran itu,” ujarnya.

Memang mayoritas warga yang tinggal di wilayah itu bermata pencaharian pengepul rongsokan. Terlihat dari banyaknya timbunan rongsokan di sepanjang jalan. Menurut Deddy, area yang ditempati merupakan area steril. Tidak boleh ada bangunan berdiri.

Sempat mandek, kini rencana penertiban tersebut kembali bergulir. Sosialisasi bakal digelar lagi. Agar perbaikan saluran juga bisa segera dilakukan.

Namun, Deddy belum bisa memastikan kapan penertiban dilakukan. ”Yang pasti, koordinasi sudah dilakukan. Nanti tinggal sosialisasi lagi sesuai peraturan,” katanya.




Sumber: jawapos.com

Tag: News



 Data AS Gagal Hijaukan Indeks Dow Jones  - Gudang Berita Viral Data AS Gagal Hijaukan Indeks Dow Jones
Jumat, 20 Sep 2019, 06:00:06 WIB, Dibaca : 0 Kali
 Pemprov Jabar Jamin Wisata Air tak Tabrak Aturan  - Gudang Berita Viral Pemprov Jabar Jamin Wisata Air tak Tabrak Aturan
Jumat, 20 Sep 2019, 06:00:06 WIB, Dibaca : 0 Kali
 Indonesia Diminta Tak Jemawa Hadapi Brunei  - Gudang Berita Viral Indonesia Diminta Tak Jemawa Hadapi Brunei
Jumat, 20 Sep 2019, 06:00:05 WIB, Dibaca : 0 Kali






Buffer Digg Facebook LinkedIn Pinterest Reddit StumbleUpon Tumblr Twitter VK Yummly Print