Minggu, 20 Oktober 2019, WIB gudangberitaviral.com - Gudang Berita Viral
Breaking News

Senin, 07 Okt 2019, 17:00:09 WIB, 6 View Tim Redaksi, Kategori : News
Ninoy Diancam Kepalanya Dibelah hingga Mayat Dibuang ke Lokasi Demo - Gudang Berita Viral

gudangberitaviral.com – Aktivis media sosial sekaligus relawan Joko Widodo (Jokowi), Ninoy Karundeng menceritakan peristiwa penculikan dan penganiayaan yang dialami dirinya saat berada di tengah demonstrasi di sekitar gedung DPR RI Senayan, Jakarta beberapa waktu lalu. Peristiwa itu disebutkannya berjalan begitu cepat, sehingga tak banyak yang bisa diingat olehnya.

Peristiwa bermula saat Ninoy tengah mengambil foto unjuk rasa. Namun, mendadak dia ditanyai oleh sejumlah orang terkait identitasnya. Pemukulan langsung terjadi saat massa tersebut mengetahui dia merupakan relawan Jokowi. Setelah dipukuli di pinggir jalan, Ninoy kemudian diseret masuk ke masjid Al Falah Pejompongan. Lokasi ini juga digunakan untuk menolong korban unjuk rasa.



“Disitulah saya diinterogasi, ditanya-tanya, setiap pertanyaan yang muncul saya jawab. Jawaban-jawaban itu tidak mendapatkan respon baik. Saya tetap dipukuli setiap saat,” ujar Ninoy di Polda Metro Jaya, Jakarta, Senin (7/10).

Dia berulang kali meminta kepada para pelaku untuk dibebaskan. Namun, tak dipenuhi. Bahkan untuk meminja hijab untuk menutupi kepalanya yang babak belur pun tak dipenuhi. Semakin malam intimidasi semakin menyeramkan. Ketika demonstran sudah tak banyak lagi yang dievakuasi ke masjid, datanglah seorang pria yang dipanggil habib oleh massa.

Habib itu mengultimatum Ninoy dengan pernyataan, Ninoy tak akan hidup lama. Dia akan dibunuh dengan dibelah kepalanya dengan kapak. “Saya bermohon untuk tetap hidup karena saya punya anak, istri, dan seterusnya. Tapi tetap saja saya tidak diperbolehkan pulang, tetap harus ada disitu,” imbuh Ninoy.

“Sebelum subuh saya harus dieksekusi dan mayat saya nanti diangkut untuk dibuang ke arah kerusuhan. Itu sejak demo reda sekitar pukul 02.00 WIB, Habib itu yang merancang untuk membunuh saya,” lanjutnya.

Ninoy akhirnya dilepas oleh para pelaku saat hari menjelang siang. Namun, dia tak menjelaskan pasti pukul berapa dia berhasil keluar dair intimidasi tersebut “Saya dilepaskan itu karena itu sudah siang,” jelasnya.

Hal terkahir yang dia ingat, orang yang disebut habib itu menanyakan ambulans kepada orang yang mengaku sebagai tim medis. Namun, petugas medis mengatakan ambulans belum sampai. Petugas medis tersebut pula yang memesankan mobil box untuk Ninoy pulang. Di dalam mobil box tersebut, diangkut pula sepeda motor Ninoy yang sudah dirusak para pelaku.

Saat diintimidasi, Ninoy ditanya nama lengkap, nama istri dan anak, hingga alamat tinggal. Kejadian ini bahkan menyisakan trauma mendalam. Oleh karena itu, dia sementata waktu ini membawa keluarganya pergi dari rumah, karena khawatir didatangi oleh orang tak dikenal.

Dia menyampaikan tak mengenali semua orang yang telah menganiayanya. Dia pun tak melihat ada orang yang menggunakan atribut tertentu sebagai tanda pengenal. Ninoy hanya memastikan para pelaku intimidasi berjumlah puluhan.




Sumber: jawapos.com

Tag: News



 Truk vs Motor di Jaktim, Satu Tewas  - Gudang Berita Viral Truk vs Motor di Jaktim, Satu Tewas
Minggu, 20 Okt 2019, 04:00:07 WIB, Dibaca : 0 Kali
 Toko Percetakan di Koja Dilalap Api  - Gudang Berita Viral Toko Percetakan di Koja Dilalap Api
Minggu, 20 Okt 2019, 04:00:07 WIB, Dibaca : 0 Kali
 Gol Griezmann Sesuai yang Diharapkan  - Gudang Berita Viral Gol Griezmann Sesuai yang Diharapkan
Minggu, 20 Okt 2019, 04:00:06 WIB, Dibaca : 0 Kali






Buffer Digg Facebook LinkedIn Pinterest Reddit StumbleUpon Tumblr Twitter VK Yummly Print